alexametrics
20.2 C
Kudus
Tuesday, July 26, 2022

Ponpes Bahrul Ulum Juara Liga Santri Piala Kasad 2022 Tingkat Pati

PATI – Tim sepakbola dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Piala Kasad 2022 tingkat Kabupaten Pati. Pondok pesantren asal Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus ini meraup total 6 poin dari dua kali kemenangan. Mewakili Kabupaten Pati di babak selanjutnya, pondok pesantren ini berharap ingin melaju hingga ke tingkat nasional.

Untuk diketahui gelaran Liga Santri 2022 dimulai pada Senin (20/6) hingga kemarin sore. Seluruh pertandingan dipusatkan di Stadion Joyokusumo. Ada tiga peserta yang mengikuti. Mereka adalah Pondok Pesantren Yanbu’ul Quran Wedarijaksa dengan tim PSYQ FC, Pondok Pesantren Mathaliul Falah Kajen dengan tim Mathole’ FC, dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kuryokalangan dengan tim Bahrul Ulum FC. Seluruh pemain merupakan santri.

Hasil pertandingan pertama antara PSYQ FC dengan Mathole’ FC berkahir dengan kemenangan 2 -0 untuk Mathole’ FC, di pertandingan kedua Mathole’ FC kalah dengan skor tipis 1-0 atas Bahrul Ulum FC, dan pertandingan terakhir Bahrul Ulum FC menang telak 4 – 1 PSYQ FC.

Baca Juga :  Askab PSSI Pati Gelar Kongres Tahunan Pertengahan Februari, Ini Agendanya

“Alhamdulillah seluruh pertandingan Liga Santri Piala Kasad 2022 tingkat Kabupaten Pati telah selesai digelar, sesuai rencana. Sekarang kami tinggal menunggu jadwal dari tingkat Korem untuk kompetisi level selanjutnya, pemenang tingkat kabupaten akan bertanding di tingkat Korem. Kami berharap para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas dan solidaritas sebagai pemain sepakbola,” papar Pasiter Kodim 0718/Pati Kapten Cba Kistono.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Irham Saifuddin cukup puas dengan turnamen Liga Santri tahun ini. Pihaknya juga memuji permainan dari lawan-lawannya yang luar biasa.

Lebih lanjut pihaknya juga berharap anak asuhnya nantinya bisa melaju lebih jauh bahkan hingga tingkat nasional. “Ini sungguh luar biasa kami bisa mewakili Kabupaten Pati. Semoga nanti bisa lolos ke tingkat nasional. Namun ini tentu tidak mudah karena tentu harus membagi waktu antara latihan, ngaji dan sekolah. Semua harus seimbang,” paparnya. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Tim sepakbola dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Piala Kasad 2022 tingkat Kabupaten Pati. Pondok pesantren asal Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus ini meraup total 6 poin dari dua kali kemenangan. Mewakili Kabupaten Pati di babak selanjutnya, pondok pesantren ini berharap ingin melaju hingga ke tingkat nasional.

Untuk diketahui gelaran Liga Santri 2022 dimulai pada Senin (20/6) hingga kemarin sore. Seluruh pertandingan dipusatkan di Stadion Joyokusumo. Ada tiga peserta yang mengikuti. Mereka adalah Pondok Pesantren Yanbu’ul Quran Wedarijaksa dengan tim PSYQ FC, Pondok Pesantren Mathaliul Falah Kajen dengan tim Mathole’ FC, dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kuryokalangan dengan tim Bahrul Ulum FC. Seluruh pemain merupakan santri.

Hasil pertandingan pertama antara PSYQ FC dengan Mathole’ FC berkahir dengan kemenangan 2 -0 untuk Mathole’ FC, di pertandingan kedua Mathole’ FC kalah dengan skor tipis 1-0 atas Bahrul Ulum FC, dan pertandingan terakhir Bahrul Ulum FC menang telak 4 – 1 PSYQ FC.

Baca Juga :  Pekan Depan PTM Terbatas di Pati Dibuka Lagi, Ini Pertimbangannya

“Alhamdulillah seluruh pertandingan Liga Santri Piala Kasad 2022 tingkat Kabupaten Pati telah selesai digelar, sesuai rencana. Sekarang kami tinggal menunggu jadwal dari tingkat Korem untuk kompetisi level selanjutnya, pemenang tingkat kabupaten akan bertanding di tingkat Korem. Kami berharap para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas dan solidaritas sebagai pemain sepakbola,” papar Pasiter Kodim 0718/Pati Kapten Cba Kistono.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Irham Saifuddin cukup puas dengan turnamen Liga Santri tahun ini. Pihaknya juga memuji permainan dari lawan-lawannya yang luar biasa.

Lebih lanjut pihaknya juga berharap anak asuhnya nantinya bisa melaju lebih jauh bahkan hingga tingkat nasional. “Ini sungguh luar biasa kami bisa mewakili Kabupaten Pati. Semoga nanti bisa lolos ke tingkat nasional. Namun ini tentu tidak mudah karena tentu harus membagi waktu antara latihan, ngaji dan sekolah. Semua harus seimbang,” paparnya. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/