alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

3 Atlet Difabel NPCI Grobogan Peraih Medali Peparnas XVI Papua Dapat Bonus

GROBOGAN – Tiga atlet difabel NPCI Kabupaten Grobogan yang tergabung kontingen Jawa Tengah mendapatkan satu medali emas, dua perak dan dua perunggu dalam event Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) XVI Papua tahun 2021. Atas prestasi yang diraih, ketiga atlet dan satu official mendapatkan bonus tali asih dari Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Penyerahan bonus itu, didampingi Kepala Disporabudpar Grobogan Ngadino di ruang kerja Bupati setempat, Kamis (22/4) kemarin. Tiga atlet yang mendapatkan medali diantaranya medali emas diraih Rizal Bagus Saktiono atlet cabor atletik dengan kelas lari 100 meter. Bonus yang diterima Rp 20 juta.

Dua perak diraih Gunari Eko Jarot Sandiko cabor atletik dengan kelas balap kursi roda putra 200 meter dan balapa kursi roda putra 400 meter. Masing-masing medali perak mendapatkan Rp 15 juta.


Sedangkan dua medali perunggu. Diraih Gunari Eko Jarot Sandiko cabor atletik kelas balap kursi roda putra 100 meter dan Annida Safitri Ningrum cabor tenis meja (Tuna Rungu Wicara) TRW putri. Kemudian official dissabilitas Sunar ketua NPCI Grobogan juga mendapatkan tali asih. Masing-masing Rp 10 juta.

Bupati Sri Sumarni mengatakan, NPCI Kabupaten Grobogan tergabung kontingen Jawa Tengah mengirimkan enam atlet untuk Peparnas XVI Papua tahun 2022 . Dari atlet itu, tiga mendapatkan medali dengan perolehan satu emas, dua perak dan dua perunggu.

”Ada satu atlet dapat tiga medali. Ini luar biasa kedepan nanti bisa belajar dan bisa meneruskan juara tingkat nasional menjadi juar satu,” kata Bupati Sri Sumarni.

Baca Juga :  Pemindahan Pasar Glendoh Grobogan Masih Belum Jelas, Apa Penyebabnya?

Dikatakan, bantuan bonus kepada atlet untuk tali asih untuk difabel yang tergabung di NPCI Grobogan sebagai tali asih. Tujuanya agar bisa semangat atlet kembali lagi dan mendapatkan prestasi lebih banyak lagi.

”Semoga atlet bisa hebat lagi dan semangat lagi untuk prestasi olahraga di Kabupaten Grobogan,” ujarnya.

Ketua NPCI Grobogan Sunar mengatakan, selama ini latihan atlet difabel sudah berjalan sesuai program. Dimana ada program jangka panjang dan menengah untuk menuju Peparprov 2023. Saat ini jumlah atlet Grobogan ada 65 atlet.

”Untuk latihanya beberapa tempat stadion GOR, Karangrayung, KKO SMA N Grobogan dan Solo di Stadion Manahan dan Sriwedari,” kata Sunar.

Dia menambahkan, selama ini kendala atlet latihan terkendala akomodasi. Sebab, kebanyakan atlet rumahnya di desa dan harus pergi ke Kota Purwodadi untuk latihan. Meski demikian, tempat  menyesuaikan tempat yang ada. Untuk NPCI sudah 13 cabor dan yang ada atletnya 9 cabor. Yaitu Angkat berat, atletik, bulu tangkis, catur, panahan, renang, tenis meja, bola voli duduk, bowling. Empat cabor lainya belum ada atletnya  botciia, golbol, sepak bola cp, yudho tunanetra.

”Harapan kita ke depan bisa meningkat dari tahun sebelumnya Peparprov lebih baik,” terang dia. (mun)

GROBOGAN – Tiga atlet difabel NPCI Kabupaten Grobogan yang tergabung kontingen Jawa Tengah mendapatkan satu medali emas, dua perak dan dua perunggu dalam event Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) XVI Papua tahun 2021. Atas prestasi yang diraih, ketiga atlet dan satu official mendapatkan bonus tali asih dari Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Penyerahan bonus itu, didampingi Kepala Disporabudpar Grobogan Ngadino di ruang kerja Bupati setempat, Kamis (22/4) kemarin. Tiga atlet yang mendapatkan medali diantaranya medali emas diraih Rizal Bagus Saktiono atlet cabor atletik dengan kelas lari 100 meter. Bonus yang diterima Rp 20 juta.

Dua perak diraih Gunari Eko Jarot Sandiko cabor atletik dengan kelas balap kursi roda putra 200 meter dan balapa kursi roda putra 400 meter. Masing-masing medali perak mendapatkan Rp 15 juta.

Sedangkan dua medali perunggu. Diraih Gunari Eko Jarot Sandiko cabor atletik kelas balap kursi roda putra 100 meter dan Annida Safitri Ningrum cabor tenis meja (Tuna Rungu Wicara) TRW putri. Kemudian official dissabilitas Sunar ketua NPCI Grobogan juga mendapatkan tali asih. Masing-masing Rp 10 juta.

Bupati Sri Sumarni mengatakan, NPCI Kabupaten Grobogan tergabung kontingen Jawa Tengah mengirimkan enam atlet untuk Peparnas XVI Papua tahun 2022 . Dari atlet itu, tiga mendapatkan medali dengan perolehan satu emas, dua perak dan dua perunggu.

”Ada satu atlet dapat tiga medali. Ini luar biasa kedepan nanti bisa belajar dan bisa meneruskan juara tingkat nasional menjadi juar satu,” kata Bupati Sri Sumarni.

Baca Juga :  Kalah dari PSIM Jogja, Persijap: Sampai Jumpa di Liga 2 Tahun Depan

Dikatakan, bantuan bonus kepada atlet untuk tali asih untuk difabel yang tergabung di NPCI Grobogan sebagai tali asih. Tujuanya agar bisa semangat atlet kembali lagi dan mendapatkan prestasi lebih banyak lagi.

”Semoga atlet bisa hebat lagi dan semangat lagi untuk prestasi olahraga di Kabupaten Grobogan,” ujarnya.

Ketua NPCI Grobogan Sunar mengatakan, selama ini latihan atlet difabel sudah berjalan sesuai program. Dimana ada program jangka panjang dan menengah untuk menuju Peparprov 2023. Saat ini jumlah atlet Grobogan ada 65 atlet.

”Untuk latihanya beberapa tempat stadion GOR, Karangrayung, KKO SMA N Grobogan dan Solo di Stadion Manahan dan Sriwedari,” kata Sunar.

Dia menambahkan, selama ini kendala atlet latihan terkendala akomodasi. Sebab, kebanyakan atlet rumahnya di desa dan harus pergi ke Kota Purwodadi untuk latihan. Meski demikian, tempat  menyesuaikan tempat yang ada. Untuk NPCI sudah 13 cabor dan yang ada atletnya 9 cabor. Yaitu Angkat berat, atletik, bulu tangkis, catur, panahan, renang, tenis meja, bola voli duduk, bowling. Empat cabor lainya belum ada atletnya  botciia, golbol, sepak bola cp, yudho tunanetra.

”Harapan kita ke depan bisa meningkat dari tahun sebelumnya Peparprov lebih baik,” terang dia. (mun)

Most Read

Artikel Terbaru

/