alexametrics
30.8 C
Kudus
Sunday, May 29, 2022

Dihukum Sebulan Komdis PSSI, Coach Jaya Hartono Legowo

JEPARA – Selain PSG Pati, Komdis PSSI menjatuhi hukuman kepada Pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono. Yakni berupa larangan aktivitas terkait sepakbola selama sebulan dan denda Rp 25 juta. Terkait adanya hukuman itu, Jaya Hartono legowo.

”Kalau masalah sanksi tersebut, saya rasa tidak perlu dibahas lagi. Karena sudah ditetapkan dan saya juga sudah menjalaninya,” ujar Jaya Hartono saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Jenis pelanggaran yang diperbuatnya berupa tingkah laku buruk official. Berupa mendiskreditkan keputusan PSSI. Sanksi dari PSSI itu didapatkan Jaya Hartono usai mengawal anak asuhnya di laga awal Persijap melawan PSHW di Stadion Manahan Solo Senin (27/9) lalu. Saat laga itu dirinya protes keras terkait beberapa hal. Mulai dari keputusan wasit, hingga tentang regulasi pergantian pemain.

Baca Juga :  Dihadiri Pelatih, Persijap Jepara Optimistis Raih Poin Penuh dari HWFC

Protes itu ditanggapi PSSI dengan menjatuhkan sanksi kepada Jaya Hartono berupa larangan mendampingi punggawa Persijap Jepara. Terbukti, di laga melawan Persis Solo yang digelar Selasa (5/10), Jaya Hartono tak Nampak di pinggir lapangan.

Di laga ke tiga Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, melawan PSG Pati juga tak didampingi Jaya Hartono. Begitu pula laga ke empat melawan PSCS Cilacap yang digelar belum lama ini.

Dirinya pun dipastikan tak bisa mendampingi tim hingga seri pertama Liga 2 2021 rampung. Di laga terakhir seri pertama, Laskar Kalinyamat bakal melawan PSIM Yogyakarta. ”Masih belum bisa mendampingi tim hingga tanggal 1 November mendatang. Ya sudah, diterima dan jalani saja,” kata Jaya Hartono. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Selain PSG Pati, Komdis PSSI menjatuhi hukuman kepada Pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono. Yakni berupa larangan aktivitas terkait sepakbola selama sebulan dan denda Rp 25 juta. Terkait adanya hukuman itu, Jaya Hartono legowo.

”Kalau masalah sanksi tersebut, saya rasa tidak perlu dibahas lagi. Karena sudah ditetapkan dan saya juga sudah menjalaninya,” ujar Jaya Hartono saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Jenis pelanggaran yang diperbuatnya berupa tingkah laku buruk official. Berupa mendiskreditkan keputusan PSSI. Sanksi dari PSSI itu didapatkan Jaya Hartono usai mengawal anak asuhnya di laga awal Persijap melawan PSHW di Stadion Manahan Solo Senin (27/9) lalu. Saat laga itu dirinya protes keras terkait beberapa hal. Mulai dari keputusan wasit, hingga tentang regulasi pergantian pemain.

Baca Juga :  Nasib Pelatih Arema FC Sementara Masih Aman

Protes itu ditanggapi PSSI dengan menjatuhkan sanksi kepada Jaya Hartono berupa larangan mendampingi punggawa Persijap Jepara. Terbukti, di laga melawan Persis Solo yang digelar Selasa (5/10), Jaya Hartono tak Nampak di pinggir lapangan.

Di laga ke tiga Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, melawan PSG Pati juga tak didampingi Jaya Hartono. Begitu pula laga ke empat melawan PSCS Cilacap yang digelar belum lama ini.

Dirinya pun dipastikan tak bisa mendampingi tim hingga seri pertama Liga 2 2021 rampung. Di laga terakhir seri pertama, Laskar Kalinyamat bakal melawan PSIM Yogyakarta. ”Masih belum bisa mendampingi tim hingga tanggal 1 November mendatang. Ya sudah, diterima dan jalani saja,” kata Jaya Hartono. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/