alexametrics
29.8 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Banding Ditolak, Peluang PSG Pati Lolos 8 Besar Tertutup

PATI– PSG Pati dipastikan tak lolos ke babak 8 besar Liga 2 musim ini. Hal ini karena banding yang diajukan manajemen ditolak Komite Banding PSSI. Dengan kondisi ini, tim asuhan Joko Susilo dipastikan tetap mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI yakni dinyatakan kalah 0-3 dari Persis Solo, pengurangan tiga poin dan denda Rp 90 juta.

Untuk diketahui, sanksi yang dijatuhkan ini terkait pemain tidak sah atas nama Gede Sukadana yang dimainkan di laga lawan Persis Solo pada 3 November 2021 lalu. Dengan ditolaknya banding ini, peluang tim berlogo kuda hitam untuk dapat lolos ke babak 8 Besar dipastikan tertutup rapat.

Saat ini, Zulham Zamrun dkk yang semula mengantongi 8 poin, harus kehilangan total empat poin. Artinya, saat ini hanya tersisa 4 poin atau berselisih satu poin saja dari penghuni dasar klasemen Grup C, Hizbul Wathan FC.


“Sebuah kabar yang tentunya menyedihkan untuk  PSG Pati yang tengah berjuang untuk dapat lolos ke babak 8 Besar. Namun keputusan ini harus dihormati dan tim harus berjuang lebih keras lagi di dua laga tersisa,” kata manajer PSG Pati, Arfan Afif.

Arfan mengakui kondisi saat ini cukup mempengaruhi sisi psikologis tim khususnya pemain. Namun demikian, dia berharap dua laga terakhir di Grup C, tim dapat tetap tampil dengan semangat yang tak luntur bahkan harus lebih terlecut lagi.

Baca Juga :  Buntut Dua Laga Awal Jeblok, Tim Pelatih dan Manajer PSG Pati Mundur

“Peluang untuk ke babak 8 besar sudah tertutup. Kini tim harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi,” imbuhnya.

Arfan juga yakin, para pemain akan berjuang sepenuh hati di dua laga terakhir demi lepas dari zona merah.

Adapun dua laga tersisa yang akan dijalani oleh PSG Pati adalah matchday 9 melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu 24 November 2021 dan matchday 10 atau terakhir melawan Hizbul Wathan pada Selasa 30 November 2021.

Dua laga itu dipastikan bakal ketat dan tidak mudah bagi anak asuh Joko Susilo. PSIM Yogyakarta yang baru saja memenangi derbi Mataram melawan Persi Solo tentu semakin berlipat kepercayaan diri mereka ditambah semangat meraup tiga poin untuk mengamankan posisi kedua.

Melawan Hizbul Wathan FC kiga dipastikan tidak mudah. Meskipun di pertemuan putaran pertama Zulham Zamrun dkk dapat membantai dengan skor 4-1, Hizbul Wathan pasti bakal bermain lepas untuk mencuri poin dan berusaha lolos dari lubang jarum degrasi dengan menyalip perolehan poin PSG Pati.






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI– PSG Pati dipastikan tak lolos ke babak 8 besar Liga 2 musim ini. Hal ini karena banding yang diajukan manajemen ditolak Komite Banding PSSI. Dengan kondisi ini, tim asuhan Joko Susilo dipastikan tetap mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI yakni dinyatakan kalah 0-3 dari Persis Solo, pengurangan tiga poin dan denda Rp 90 juta.

Untuk diketahui, sanksi yang dijatuhkan ini terkait pemain tidak sah atas nama Gede Sukadana yang dimainkan di laga lawan Persis Solo pada 3 November 2021 lalu. Dengan ditolaknya banding ini, peluang tim berlogo kuda hitam untuk dapat lolos ke babak 8 Besar dipastikan tertutup rapat.

Saat ini, Zulham Zamrun dkk yang semula mengantongi 8 poin, harus kehilangan total empat poin. Artinya, saat ini hanya tersisa 4 poin atau berselisih satu poin saja dari penghuni dasar klasemen Grup C, Hizbul Wathan FC.

“Sebuah kabar yang tentunya menyedihkan untuk  PSG Pati yang tengah berjuang untuk dapat lolos ke babak 8 Besar. Namun keputusan ini harus dihormati dan tim harus berjuang lebih keras lagi di dua laga tersisa,” kata manajer PSG Pati, Arfan Afif.

Arfan mengakui kondisi saat ini cukup mempengaruhi sisi psikologis tim khususnya pemain. Namun demikian, dia berharap dua laga terakhir di Grup C, tim dapat tetap tampil dengan semangat yang tak luntur bahkan harus lebih terlecut lagi.

Baca Juga :  Buntut Dua Laga Awal Jeblok, Tim Pelatih dan Manajer PSG Pati Mundur

“Peluang untuk ke babak 8 besar sudah tertutup. Kini tim harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi,” imbuhnya.

Arfan juga yakin, para pemain akan berjuang sepenuh hati di dua laga terakhir demi lepas dari zona merah.

Adapun dua laga tersisa yang akan dijalani oleh PSG Pati adalah matchday 9 melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu 24 November 2021 dan matchday 10 atau terakhir melawan Hizbul Wathan pada Selasa 30 November 2021.

Dua laga itu dipastikan bakal ketat dan tidak mudah bagi anak asuh Joko Susilo. PSIM Yogyakarta yang baru saja memenangi derbi Mataram melawan Persi Solo tentu semakin berlipat kepercayaan diri mereka ditambah semangat meraup tiga poin untuk mengamankan posisi kedua.

Melawan Hizbul Wathan FC kiga dipastikan tidak mudah. Meskipun di pertemuan putaran pertama Zulham Zamrun dkk dapat membantai dengan skor 4-1, Hizbul Wathan pasti bakal bermain lepas untuk mencuri poin dan berusaha lolos dari lubang jarum degrasi dengan menyalip perolehan poin PSG Pati.






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/