alexametrics
24.5 C
Kudus
Saturday, July 23, 2022

Masih Bertahan, Pemain Naturalisasi Persiku Tunggu Kepastian Manajemen

KUDUS – Pemain naturalisasi Persiku Kudus Mamadou Diallo masih bertahan di tim Macan Muria hingga akhir bulan nanti. Santer beredar Diallo masih menunggu haknya dipenuhi Manajemen Persiku Kudus.

Sebelumnya, Persiku Kudus harus gugur dan angkat kaki dari kompetisi Liga 3 Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Sejak saat itu hingga kini beredar isu dugaan gaji sebagaian pemain belum dibayar.

Ditemui Jawa Pos Radar Kudus siang kemarin, Diallo masih tinggal di lantai II sebuah kos di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota.


Ketika ditanya terkait dugaan tersebut, pemain naturalisasi asal Guinea itu tak merespon dan tidak ingin membicarakan rahasia klub. Dia lebih memilih menunggu janji manajemen. Alasan manajemen, penggajian masih proses menunggu APBD perubahan dicairkan.

“Saya tidak mau berkomentar banyak,” katanya.

Diallo mengakui, saat ini masih berlatih dengan tim Persiku Kudus. Keberadaanya juga tengah mendapat tawaran dari klub lain. Namun secara profesional, dirinya masih tetap bertahan hingga kontraknya selesai sekaligus ada kejelasan dari manajemen.

“Kalau pagi saya jogging di Balai Jagong, lalu fitnes, kemudian sorenya latihan bersama tim,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dana Rp 1,4 M Tak Kunjung Cair, Eks Manajemen Persiku Tagih Bupati Kudus

Sementara itu, pemilik kos yang ditempati Diallo, Yudi Priyanto menyatakan, Diallo sudah ngekos semenjak September lalu. Yudi masih berusaha menarik tunggakan kos sebanyak Rp 1,2 juta.

“Belum bayar untuk bulan ini. Di sini fasilitasnya ada AC, TV, tempat tidur, dapur, kamar mandi dalam,” terangnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Manajer Persiku Kudus Ferdaus Ardyansyah P menampik rumor yang beredar. Dia mengklaim telah memberikan hak pemain, terutama Diallo. Gaji pemain naturalisasi itu sudah dibayarkan selama dua bulan.

“Sudah digaji, tinggal Desember saja. Kami masih menunggu pencairan APBD,” katanya.

Ardy menyebut, sudah membayarkan gaji Diallo sebesar Rp 40 juta. Diallo menerima Rp 20 juta per bulan. “Kontraknya akan berakhir pada akhir Desember,” katanya.

Di sisi lain, dirinya juga mendukung kebutuhan pemain. Dari tempat tinggal hingga jaminan makan untuk pemain.

“Mes dan makan sudah didukung. Kalau ada pernyataan tidak dikasih makan berarti bohong. Ada bukti transfer tiga hari sekali sebanyak Rp 500 ribu,” jelasnya. (mal)

 






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Pemain naturalisasi Persiku Kudus Mamadou Diallo masih bertahan di tim Macan Muria hingga akhir bulan nanti. Santer beredar Diallo masih menunggu haknya dipenuhi Manajemen Persiku Kudus.

Sebelumnya, Persiku Kudus harus gugur dan angkat kaki dari kompetisi Liga 3 Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Sejak saat itu hingga kini beredar isu dugaan gaji sebagaian pemain belum dibayar.

Ditemui Jawa Pos Radar Kudus siang kemarin, Diallo masih tinggal di lantai II sebuah kos di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota.

Ketika ditanya terkait dugaan tersebut, pemain naturalisasi asal Guinea itu tak merespon dan tidak ingin membicarakan rahasia klub. Dia lebih memilih menunggu janji manajemen. Alasan manajemen, penggajian masih proses menunggu APBD perubahan dicairkan.

“Saya tidak mau berkomentar banyak,” katanya.

Diallo mengakui, saat ini masih berlatih dengan tim Persiku Kudus. Keberadaanya juga tengah mendapat tawaran dari klub lain. Namun secara profesional, dirinya masih tetap bertahan hingga kontraknya selesai sekaligus ada kejelasan dari manajemen.

“Kalau pagi saya jogging di Balai Jagong, lalu fitnes, kemudian sorenya latihan bersama tim,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kick off 24 Oktober, Manajer Persiku: Kami Akan Berupaya Maksimal

Sementara itu, pemilik kos yang ditempati Diallo, Yudi Priyanto menyatakan, Diallo sudah ngekos semenjak September lalu. Yudi masih berusaha menarik tunggakan kos sebanyak Rp 1,2 juta.

“Belum bayar untuk bulan ini. Di sini fasilitasnya ada AC, TV, tempat tidur, dapur, kamar mandi dalam,” terangnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Manajer Persiku Kudus Ferdaus Ardyansyah P menampik rumor yang beredar. Dia mengklaim telah memberikan hak pemain, terutama Diallo. Gaji pemain naturalisasi itu sudah dibayarkan selama dua bulan.

“Sudah digaji, tinggal Desember saja. Kami masih menunggu pencairan APBD,” katanya.

Ardy menyebut, sudah membayarkan gaji Diallo sebesar Rp 40 juta. Diallo menerima Rp 20 juta per bulan. “Kontraknya akan berakhir pada akhir Desember,” katanya.

Di sisi lain, dirinya juga mendukung kebutuhan pemain. Dari tempat tinggal hingga jaminan makan untuk pemain.

“Mes dan makan sudah didukung. Kalau ada pernyataan tidak dikasih makan berarti bohong. Ada bukti transfer tiga hari sekali sebanyak Rp 500 ribu,” jelasnya. (mal)

 






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/