alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Tatap 10 Besar Liga 3 Jateng, Persipa Pati Perkuat Pertahanan

PATI – Persipa Pati menambah amunisi pemainnya dalam menatap babak 10 besar Liga 3 Jawa Tengah pada 21 November mendatang. Tambahan amunisi pemain ini diprioritaskan untuk memperkuat lini belakang tim yang memastikan lolos ke babak selanjutnya dengan predikat juara grup ini.

Hal ini diungkapkan Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto saat memantau latihan tim pekan kemarin. “Saat ini masih pemain yang diincar masih menjalani trial. Senin kemungkinan baru bisa dikontrak,” jelas Dian Dwi Budianto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Pemain tersebut berposisi sebagai full back kiri. Pemain tersebut asal Kabupaten Semarang yang merupakan binaan tim Liga 1 Bali United. Pihaknya berharap tambahan amunisi pemain di lini belakang mampu menutup sektor kiri agar lebih aman dari serangan lawan.


“Penambahan pemain baru  ini sesuai dengan hasil evaluasi tim pelatih kemarin. Yang menginginkan penambahan pemain untuk menutup lubang di sisi kiri,” jelas Dian.

Tambahan pemain baru diharapkan manajemen mampu untuk menambah kedalaman skuad Laskar Saridin tersebut. “Semua lini harus kuat. Kalau tengah dan depan sudah oke dari hasil evaluasi kemarin,” jelas pria yang juga pernah menjadi Manager Persipa Pati Junior pada Piala Soeratin U-17 musim 2018.

Baca Juga :  Tampil Disiplin, PSIS Semarang Gasak Persik Tiga Gol Tanpa Balas

Selama menjalani babak awal lini depan Persipa Pati memang tampil baik. Total anak asuh Nazal Mustofa ini mencetak delapan gol. Dari empat pertandingan selalu hanya sekali tak mencetak gol saat berhadapan dengan Persip Pekalongan. Tiga pertandingan lain selalu menang. Masing-masing membantai Slawi United dengan skor 4-0, menghajar PSD Demak dengan skor 3-1, dan mengalahkan Persab Brebes dengan skor tipis 1-0.

Selain itu untuk saat ini, Dian menjelaskan, pihaknya akan fokus pada persiapan menghadapi laga 10 besar. Namun Persipa Pati harus menghadapi masalah non teknis klasik yaitu kurangnya pendanaan tim.

Salah satu yang menjadi fokus yaitu pada masalah anggaran, pertandingan home turnamen pada laga penyisihan sebelumnya menguras banyak biaya karena harus menyewa hotel dan biaya makan yang membengkak.  Tak dipungkiri untuk meminimalisir anggaran akan dilakukan pencoretan pemain yang dianggap performanya kurang maksimal.

Dian berharap sinergi dari semua elemen masyarakat Pati untuk membantu Persipa Pati dalam berlaga. “Pemkab Pati harus turut membantu penuh kepada Persipa dalam mengarungi pertandingan di babak 10 besar mendatang,” paparnya.






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Persipa Pati menambah amunisi pemainnya dalam menatap babak 10 besar Liga 3 Jawa Tengah pada 21 November mendatang. Tambahan amunisi pemain ini diprioritaskan untuk memperkuat lini belakang tim yang memastikan lolos ke babak selanjutnya dengan predikat juara grup ini.

Hal ini diungkapkan Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto saat memantau latihan tim pekan kemarin. “Saat ini masih pemain yang diincar masih menjalani trial. Senin kemungkinan baru bisa dikontrak,” jelas Dian Dwi Budianto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Pemain tersebut berposisi sebagai full back kiri. Pemain tersebut asal Kabupaten Semarang yang merupakan binaan tim Liga 1 Bali United. Pihaknya berharap tambahan amunisi pemain di lini belakang mampu menutup sektor kiri agar lebih aman dari serangan lawan.

“Penambahan pemain baru  ini sesuai dengan hasil evaluasi tim pelatih kemarin. Yang menginginkan penambahan pemain untuk menutup lubang di sisi kiri,” jelas Dian.

Tambahan pemain baru diharapkan manajemen mampu untuk menambah kedalaman skuad Laskar Saridin tersebut. “Semua lini harus kuat. Kalau tengah dan depan sudah oke dari hasil evaluasi kemarin,” jelas pria yang juga pernah menjadi Manager Persipa Pati Junior pada Piala Soeratin U-17 musim 2018.

Baca Juga :  Hadapi Pemilu 2024, Demokrat Pati Siap Ngegas

Selama menjalani babak awal lini depan Persipa Pati memang tampil baik. Total anak asuh Nazal Mustofa ini mencetak delapan gol. Dari empat pertandingan selalu hanya sekali tak mencetak gol saat berhadapan dengan Persip Pekalongan. Tiga pertandingan lain selalu menang. Masing-masing membantai Slawi United dengan skor 4-0, menghajar PSD Demak dengan skor 3-1, dan mengalahkan Persab Brebes dengan skor tipis 1-0.

Selain itu untuk saat ini, Dian menjelaskan, pihaknya akan fokus pada persiapan menghadapi laga 10 besar. Namun Persipa Pati harus menghadapi masalah non teknis klasik yaitu kurangnya pendanaan tim.

Salah satu yang menjadi fokus yaitu pada masalah anggaran, pertandingan home turnamen pada laga penyisihan sebelumnya menguras banyak biaya karena harus menyewa hotel dan biaya makan yang membengkak.  Tak dipungkiri untuk meminimalisir anggaran akan dilakukan pencoretan pemain yang dianggap performanya kurang maksimal.

Dian berharap sinergi dari semua elemen masyarakat Pati untuk membantu Persipa Pati dalam berlaga. “Pemkab Pati harus turut membantu penuh kepada Persipa dalam mengarungi pertandingan di babak 10 besar mendatang,” paparnya.






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/