alexametrics
25.6 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Bakar Semangat Jelang Final, Persipa Diguyur Bonus 30 Juta

PATI – Tim pelatih dan pemain Persipa Pati mendapat bonus uang tunai Rp 30 juta sebagai hadiah atas keberhasilannya melaju ke babak final Liga 3 Zona Jawa Tengah 2021 sekaligus memastikan tempat melaju ke putaran nasional yang rencananya akan digelar tahun depan. Bonus berupa uang tunai itu diserahkan oleh Pembina Persipa, Joni Kurnianto.

Pria yang juga menjadi Wakil Ketua I DPRD Pati ini mengungkapkan, bonus tersebut sebagai pelecut semangat jelang laga final pada 15 Desember mendatang. Pihaknya berharap Persipa bisa juara dan mengobati dahaga prestasi puluhan tahun.

“Alhamdulillah hari ini bisa saya serahkan. Bonus ini patungan dari saya sendiri 10 juta dan Yoyok Sukawi 20 juta. Sebagai orang asal Pati, pemilik PSIS Semarang ini sangat bersimpati atas perjuangan Persipa,” papar Joni.


Lebih lanjut, Joni mengungkapkan, bersama pihak-pihak lain yang peduli, dirinya akan terus berupaya membantu perjalanan tim menuju final zona Jateng dan putaran nasional. Bantuan di sini terutama mengenai finansial tim.

“Jangan sampai Persipa disuruh kalah karena tidak ada dana. Kami akan tetap berjuang. Adik-adik di Patifosi (kelompok pendukung Persipa) juga selalu berjuang mencari uang. Puskompati juga. Kemudian urunan-urunan dari pengusaha. Ini bentuk keguyuban masyarakat Pati,” imbuh Joni.

Selain itu dari pemerintah juga saat ini telah berkomitmen mendukung penuh tim berjuluk Laskar Saridin ini. Pemkab bersama DPRD Pati juga telah sepakat memberi dana Rp 2 miliar untuk Persipa pada 2022, untuk mengarungi putaran nasional.

Baca Juga :  Petenis Binaan Pelti Pati Raih Juara 3 Kejurnas Tenis Junior di Tegal

“Bupati sudah sepakat dengan pimpinan dewan dan anggota banggar. Semua sepakat memberi dana untuk Persipa 2022 sebesar Rp 2 miliar. Sudah di-dok pada APBD 2022. Dana itu termasuk untuk persiapan Liga 3 Nasional,” jelasnya.

Sementara itu Manajer Persipa Pati Dian Dwi Budianto menegaskan bahwa manajemen, pemain, dan pelatih berkomitmen membela kehormatan Pati.

“Alhamdulillah kita jadi saksi sejarah pertama kali di final, lalu pertama kali masuk putaran nasional sejak 1951. Itu bukan akhir pencapaian, melainkan bagian dari puzzle yang belum lengkap. Kita masih separuh jalan,” jelas Dian.

Dia meminta seluruh pemain Persipa agar kompak dan loyal pada Pati. Dian juga meminta para pemain agar di partai final tetap “ngeyel” untuk menang dengan mengedepankan kepentingan tim.

Manajemen sangat mengharapkan Tri Handoko dan kawan-kawan tidak mengecewakan para anggota Patifosi yang telah berjuang dengan gerakan #DiurusCahCah.

Untuk diketahui para pendukung militan ini sampai menggalang dana dengan cara turun ke jalan, rumah ke rumah, mengais koin demi koin untuk keberlanjutan tim. (aua)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Tim pelatih dan pemain Persipa Pati mendapat bonus uang tunai Rp 30 juta sebagai hadiah atas keberhasilannya melaju ke babak final Liga 3 Zona Jawa Tengah 2021 sekaligus memastikan tempat melaju ke putaran nasional yang rencananya akan digelar tahun depan. Bonus berupa uang tunai itu diserahkan oleh Pembina Persipa, Joni Kurnianto.

Pria yang juga menjadi Wakil Ketua I DPRD Pati ini mengungkapkan, bonus tersebut sebagai pelecut semangat jelang laga final pada 15 Desember mendatang. Pihaknya berharap Persipa bisa juara dan mengobati dahaga prestasi puluhan tahun.

“Alhamdulillah hari ini bisa saya serahkan. Bonus ini patungan dari saya sendiri 10 juta dan Yoyok Sukawi 20 juta. Sebagai orang asal Pati, pemilik PSIS Semarang ini sangat bersimpati atas perjuangan Persipa,” papar Joni.

Lebih lanjut, Joni mengungkapkan, bersama pihak-pihak lain yang peduli, dirinya akan terus berupaya membantu perjalanan tim menuju final zona Jateng dan putaran nasional. Bantuan di sini terutama mengenai finansial tim.

“Jangan sampai Persipa disuruh kalah karena tidak ada dana. Kami akan tetap berjuang. Adik-adik di Patifosi (kelompok pendukung Persipa) juga selalu berjuang mencari uang. Puskompati juga. Kemudian urunan-urunan dari pengusaha. Ini bentuk keguyuban masyarakat Pati,” imbuh Joni.

Selain itu dari pemerintah juga saat ini telah berkomitmen mendukung penuh tim berjuluk Laskar Saridin ini. Pemkab bersama DPRD Pati juga telah sepakat memberi dana Rp 2 miliar untuk Persipa pada 2022, untuk mengarungi putaran nasional.

Baca Juga :  Hadapi Union Makes Strength di Liga 3 Nasional, Persipa Harus Main Ngeyel

“Bupati sudah sepakat dengan pimpinan dewan dan anggota banggar. Semua sepakat memberi dana untuk Persipa 2022 sebesar Rp 2 miliar. Sudah di-dok pada APBD 2022. Dana itu termasuk untuk persiapan Liga 3 Nasional,” jelasnya.

Sementara itu Manajer Persipa Pati Dian Dwi Budianto menegaskan bahwa manajemen, pemain, dan pelatih berkomitmen membela kehormatan Pati.

“Alhamdulillah kita jadi saksi sejarah pertama kali di final, lalu pertama kali masuk putaran nasional sejak 1951. Itu bukan akhir pencapaian, melainkan bagian dari puzzle yang belum lengkap. Kita masih separuh jalan,” jelas Dian.

Dia meminta seluruh pemain Persipa agar kompak dan loyal pada Pati. Dian juga meminta para pemain agar di partai final tetap “ngeyel” untuk menang dengan mengedepankan kepentingan tim.

Manajemen sangat mengharapkan Tri Handoko dan kawan-kawan tidak mengecewakan para anggota Patifosi yang telah berjuang dengan gerakan #DiurusCahCah.

Untuk diketahui para pendukung militan ini sampai menggalang dana dengan cara turun ke jalan, rumah ke rumah, mengais koin demi koin untuk keberlanjutan tim. (aua)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/