alexametrics
30.3 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Satu Pemain Dikartu Merah, Persijap Dihajar Persis Solo 5-2

SOLO – Persijap Jepara harus rela kalah dengan selisih tiga gol dalam laga lanjutan Liga 2. Tadi malam (9/11), skuad asuhan Jaya Hartono itu ditundukkan 5-2 oleh Persis Solo di Stadion Manahan.

Di sepanjang pertandingan, sebernarnya laga berlangsung sengit. Belum 15 menit, sudah ada tiga gol tercipta. Yakni dua gol dari Rifaldi Bawuo (8’, 9’) dan  Faldi Ades Tama pada menit ke-12. Skor 2-1 untuk Laskar Sambernyawa-julukan Persis.

Alberto “Beto” Goncalves membikin mimpi buruk untuk skuad Kota Ukir. Pada menit ke-20, pemain naturalisasi asal Brazil itu sukses memperbesar keunggulan tim tuan rumah menjadi 3-1. Skor bertahan hingga jeda turun minum.


Harapan sempat muncul saat Busari memperkecil kedudukan lewat gol tendangan geledeknya pada menit ke -59. Sayang, tiga menit berselang, tepatnya menit ke-62, Beto seakan mengandaskan perlawanan Persijap dengan tambahan golnya. Skor 4-2.

Seakan sudah jatuh tertimpa tangga, pada menit ke-72, Crah Angger diusir wasit dari lapangan usai mendapat kartu kuning kedua. Persijap pun bermain dengan 10 pemain.

Gol terakhir di laga ini tercipta melalui gol bunuh diri Ardan Atas beberapa menit jelang bubaran. Skor akhir 5-2 sekaligus mempersulit Persijap lolos ke babak 8 besar.

“Terima kasih kepada pemain saya yang telah berjuang. Saya salut atas perjuangan mereka. Soal gol bunuh diri (Ardan Aras), itu tidak bisa dihindari. Selamat kepada Persis Solo,” ujar pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono.

Di laga selanjutnya, Persijap bakal berjumpa tim tetangga PSG Pati di Stadion Manahan, 16 November. Dalam duel tersebut, Jaya Hartono tidak bisa memainkan pemain kuncinya Crah Angger. Setelah tadi malam menerima kartu kuning kedua pada menit ke-72.

Baca Juga :  PSG Pati Jalani Laga Hidup Mati Sore Ini

Sementara, Eko Purdjianto pelatih Persis Solo mengaku kemenangan tersebut menjadi kado untuk Persis.

“Seperti yang saya bilang, target kami memberi kemenagan untuk kado ultah Persis Solo ke-98. Bersyukur sekali akhirnya kami bisa meraihnya malam ini (tadi malam),” kata Eko usai laga sebagaimana dikutip dari Radar Solo.

Menurut Eko, sudah ada kemajuan dalam hal finishing touchHandicap yang selalu dibenahi di tiap sesi latihan. Dan terbukti, kompartemen lini depan bermain moncer.

Alhamdulillah (Rifaldi) Bawuo dan Beto bisa cetak gol. Ini buah dari kerja keras mereka dalam latihan. Kami bermain sangat lepas sejak awal. Rasa percaya diri jadi kekuatan tim. Semoga (konsistensi) ini terus terjaga di laga-laga berikutnya,” imbuh Eko.

Hasil tadi malam membuat Laksar Sambernyawa melesat sendirian di posisi puncak klasemen sementara Grup C dengan tabungan 15 poin. Unggul empat poin dari PSCS Cilacap di posisi kedua, yang diluar dugaan ditekuk PSG Pati 0-1 di tempat yang sama, kemarin sore (9/11). Serta lima poin di atas PSIM Jogja yang menang telak 3-1 atas Hizbul Wathan FC, Senin (8/11).

Sebaliknya, kekalahan ini membikin kans Persijap lolos ke fase delapan besar menipis. Mereka harus rela turun satu strip ke peringkat keempat dengan koleksi delapan poin. Menyamai PSG di posisi kelima yang kalah produktivitas gol.

SOLO – Persijap Jepara harus rela kalah dengan selisih tiga gol dalam laga lanjutan Liga 2. Tadi malam (9/11), skuad asuhan Jaya Hartono itu ditundukkan 5-2 oleh Persis Solo di Stadion Manahan.

Di sepanjang pertandingan, sebernarnya laga berlangsung sengit. Belum 15 menit, sudah ada tiga gol tercipta. Yakni dua gol dari Rifaldi Bawuo (8’, 9’) dan  Faldi Ades Tama pada menit ke-12. Skor 2-1 untuk Laskar Sambernyawa-julukan Persis.

Alberto “Beto” Goncalves membikin mimpi buruk untuk skuad Kota Ukir. Pada menit ke-20, pemain naturalisasi asal Brazil itu sukses memperbesar keunggulan tim tuan rumah menjadi 3-1. Skor bertahan hingga jeda turun minum.

Harapan sempat muncul saat Busari memperkecil kedudukan lewat gol tendangan geledeknya pada menit ke -59. Sayang, tiga menit berselang, tepatnya menit ke-62, Beto seakan mengandaskan perlawanan Persijap dengan tambahan golnya. Skor 4-2.

Seakan sudah jatuh tertimpa tangga, pada menit ke-72, Crah Angger diusir wasit dari lapangan usai mendapat kartu kuning kedua. Persijap pun bermain dengan 10 pemain.

Gol terakhir di laga ini tercipta melalui gol bunuh diri Ardan Atas beberapa menit jelang bubaran. Skor akhir 5-2 sekaligus mempersulit Persijap lolos ke babak 8 besar.

“Terima kasih kepada pemain saya yang telah berjuang. Saya salut atas perjuangan mereka. Soal gol bunuh diri (Ardan Aras), itu tidak bisa dihindari. Selamat kepada Persis Solo,” ujar pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono.

Di laga selanjutnya, Persijap bakal berjumpa tim tetangga PSG Pati di Stadion Manahan, 16 November. Dalam duel tersebut, Jaya Hartono tidak bisa memainkan pemain kuncinya Crah Angger. Setelah tadi malam menerima kartu kuning kedua pada menit ke-72.

Baca Juga :  Kick Off Kurang Sebulan, Baru Tujuh Pemain Persiku Sepakat Kontrak

Sementara, Eko Purdjianto pelatih Persis Solo mengaku kemenangan tersebut menjadi kado untuk Persis.

“Seperti yang saya bilang, target kami memberi kemenagan untuk kado ultah Persis Solo ke-98. Bersyukur sekali akhirnya kami bisa meraihnya malam ini (tadi malam),” kata Eko usai laga sebagaimana dikutip dari Radar Solo.

Menurut Eko, sudah ada kemajuan dalam hal finishing touchHandicap yang selalu dibenahi di tiap sesi latihan. Dan terbukti, kompartemen lini depan bermain moncer.

Alhamdulillah (Rifaldi) Bawuo dan Beto bisa cetak gol. Ini buah dari kerja keras mereka dalam latihan. Kami bermain sangat lepas sejak awal. Rasa percaya diri jadi kekuatan tim. Semoga (konsistensi) ini terus terjaga di laga-laga berikutnya,” imbuh Eko.

Hasil tadi malam membuat Laksar Sambernyawa melesat sendirian di posisi puncak klasemen sementara Grup C dengan tabungan 15 poin. Unggul empat poin dari PSCS Cilacap di posisi kedua, yang diluar dugaan ditekuk PSG Pati 0-1 di tempat yang sama, kemarin sore (9/11). Serta lima poin di atas PSIM Jogja yang menang telak 3-1 atas Hizbul Wathan FC, Senin (8/11).

Sebaliknya, kekalahan ini membikin kans Persijap lolos ke fase delapan besar menipis. Mereka harus rela turun satu strip ke peringkat keempat dengan koleksi delapan poin. Menyamai PSG di posisi kelima yang kalah produktivitas gol.

Most Read

Artikel Terbaru

/