alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Ambisi Bali United Puncaki Klasemen Terbentur Persikabo

Jakarta-Bali United tak mampu menundukkan Persikabo 1973 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Hasil itu membuat tim berjuluk Serdadu Tridatu gagal menutup seri pertama Liga 1 dengan kemenangan.

Persikabo justru lebih dulu unggul 1-0 lewat gol Dimas Drajad (30’). Beruntung, tim asal Pulau Dewata tersebut bisa menyamakan kedudukan pada menit terakhir melalui Lerby Eliandry (86’).

Pelatih Bali United Stefano ”Teco” Cugurra menyatakan, tim bisa menang andai memaksimalkan peluang dengan baik. Termasuk dua kali peluang yang membentur mistar gawang. ”Ya, kami kehilangan dua poin di laga ini,” ujarnya saat prescon virtual seusai pertandingan.


Kehilangan dua poin membuat Bali gagal mengudeta pemuncak klasemen sementara. Saat ini Bali menduduki peringkat kedua dengan 12 poin. Posisi puncak ditempati Bhayangkara FC dengan 13 poin.

The Guardian –julukan Bhayangkara– bisa lebih menjauh andai menang melawan PS Barito Putera hari ini (3/10).

Bali memang belum pernah kalah. Namun, Ilija Spasojevic dkk sudah tiga kali imbang. Mengenai tiga hasil seri yang didapat, pelatih asal Brasil tersebut tidak mempermasalahkannya. Teco menyebutkan bahwa pertandingan masih sangat banyak.

Baca Juga :  Persebaya Hendak Tahan Pemainnya ke Timnas Karena Hal Ini

Tim masih berpeluang tampil lebih baik dan memelihara kans mempertahankan gelar juara yang didapat pada Liga 1 musim 2019.

Pelatih Persikabo 1973 Igor Kriushenko juga kecewa lantaran banyak peluang yang tidak bisa dikonversi menjadi gol.

Namun, secara keseluruhan, dia senang karena tidak memberikan tiga angka buat Bali yang berambisi ke puncak klasemen sementara. Igor memberikan angka 8 dari 10 untuk perjuangan pemain di laga tersebut.

”Terima kasih kepada pemain yang tampil habis-habisan sejak menit pertama sampai akhir. Ini game yang sangat bagus,” tuturnya.

Pemain Persikabo 1973 Guntur Triaji kecewa tim kecolongan pada menit terakhir. Meski, hasil imbang yang diraih dinilainya cukup adil bagi kedua tim yang bermain terbuka.

”Pertandingan bagus, tensi tinggi. Situasi pertandingan cukup baik. Ini hasil baik buat tim kami yang otomatis meningkatkan kepercayaan diri pemain,” ucapnya.

Jakarta-Bali United tak mampu menundukkan Persikabo 1973 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Hasil itu membuat tim berjuluk Serdadu Tridatu gagal menutup seri pertama Liga 1 dengan kemenangan.

Persikabo justru lebih dulu unggul 1-0 lewat gol Dimas Drajad (30’). Beruntung, tim asal Pulau Dewata tersebut bisa menyamakan kedudukan pada menit terakhir melalui Lerby Eliandry (86’).

Pelatih Bali United Stefano ”Teco” Cugurra menyatakan, tim bisa menang andai memaksimalkan peluang dengan baik. Termasuk dua kali peluang yang membentur mistar gawang. ”Ya, kami kehilangan dua poin di laga ini,” ujarnya saat prescon virtual seusai pertandingan.

Kehilangan dua poin membuat Bali gagal mengudeta pemuncak klasemen sementara. Saat ini Bali menduduki peringkat kedua dengan 12 poin. Posisi puncak ditempati Bhayangkara FC dengan 13 poin.

The Guardian –julukan Bhayangkara– bisa lebih menjauh andai menang melawan PS Barito Putera hari ini (3/10).

Bali memang belum pernah kalah. Namun, Ilija Spasojevic dkk sudah tiga kali imbang. Mengenai tiga hasil seri yang didapat, pelatih asal Brasil tersebut tidak mempermasalahkannya. Teco menyebutkan bahwa pertandingan masih sangat banyak.

Baca Juga :  Pelatih AHHA PS Pati: Kami Tak Gentar Hadapi Persis Solo

Tim masih berpeluang tampil lebih baik dan memelihara kans mempertahankan gelar juara yang didapat pada Liga 1 musim 2019.

Pelatih Persikabo 1973 Igor Kriushenko juga kecewa lantaran banyak peluang yang tidak bisa dikonversi menjadi gol.

Namun, secara keseluruhan, dia senang karena tidak memberikan tiga angka buat Bali yang berambisi ke puncak klasemen sementara. Igor memberikan angka 8 dari 10 untuk perjuangan pemain di laga tersebut.

”Terima kasih kepada pemain yang tampil habis-habisan sejak menit pertama sampai akhir. Ini game yang sangat bagus,” tuturnya.

Pemain Persikabo 1973 Guntur Triaji kecewa tim kecolongan pada menit terakhir. Meski, hasil imbang yang diraih dinilainya cukup adil bagi kedua tim yang bermain terbuka.

”Pertandingan bagus, tensi tinggi. Situasi pertandingan cukup baik. Ini hasil baik buat tim kami yang otomatis meningkatkan kepercayaan diri pemain,” ucapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/