alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Hadapi PSCS Senin Besok, PSG Pati Kembali Diperkuat Kapten Zulham

PATI – AHHA PS Pati atau PSG Pati mengaku sudah melupakan kekalahan di laga perdana Liga 2 2021 dari Persis Solo. Kini, tim berjuluk Java Army fokus penuh menatap matchday kedua melawan PSCS Cilacap di Stadion Manahan, Solo, Senin (4/10/2021) sore.

Hasil buruk di laga pertama membuat tim asuhan Ibnu Grahan bertekad bangkit dan memetik poin penuh di laga kedua.

“Hari ini tim menjalani Latihan ringan dengan banyak fun game. Ini untuk memotivasi pemain yang di laga pertama lalu menelan hasil buruk,” ucap pelatih kepala AHHA PS Pati, Ibnu Grahan, Minggu (3/10/2021).


Dari laga pertama lawan Persis Solo, dia mengakui ada sejumlah hal yang menjadi catatan tim pelatih.

“Para pemain muda kami masih nervous di laga pertama lalu. Ada beberapa pemain yang menjalani debutnya di liga professional. Namun tentu laga berikutnya lawan PSCS, kemenangan menjadi hal yang penting,” ungkap mantan pelatih Persebaya Surabaya ini.

Dijelaskan Ibnu Grahan, di babak pertama lawan Persis, pemainnya sangat mudah kehilangan bola. Namun di babak kedua skema dapat lebih berjalan namun memang belum bisa mencetak gol.

“Bagaimana kita bisa mencetak gol ke gawang lawan, ini yang kita terus perbaiki untuk laga lawan PSCS,” kata Ibnu lagi.

Baca Juga :  Ada Peluang Liga 1 Dihadiri Penonton Mulai Berlaku Pada Akhir Seri 2

Dia menyadari bahwa PSCS sendiri saat ini tengah dalam percaya diri yang tinggi usai menang lawan PSIM Yogyakarta.

PSCS disebut Ibnu sangat diwaspadai oleh anak asuhnya di laga nanti. Pelatih yang juga berkontribusi saat Bhayangkara FC juara Liga 1 2017 itu mengakui akan memaksimalkan sisi-sisi yang dianggap sebagai kelemahan lawan dan akan mencoba menetralisir kelebihan PSCS.

“Kemenangan di laga kedua akan menjadi sangat penting artinya bagi pemain untuk dapat terus meningkatkan mental dan performa tim di laga-laga berikutnya,” tegas Ibnu Grahan.

Di sisi lain, angin segar berhembus dengan kehadiran sang kapten tim, Zulham Zamrun. Pemain bernomor punggung 7 ini sudah berlatih bersama tim di Solo.

“Kehadiran Zulham Zamrun dibutuhkan sebagai pemain senior untuk dapat memotivasi pemain lain. Tak kalah penting leadership sosok Zulham diharapkan dapat lebih membakar fighting spirit tim  dalam tiap pertandingan,” kata Ibnu Grahan.

Sementara itu gelandang AHHA PS Pati, Ichsan Kurniawan menegaskan timnya siap untuk bangkit dan memetik poin penuh pada laga kedua lawan PSCS. “Kita sudah lupakan laga pertama, dan kini siap merebut tiga poin pertama sebagai bekal yang penting untuk mengarungi kompetisi,” ujar mantan pemain timnas Indonesia U-19 itu.






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – AHHA PS Pati atau PSG Pati mengaku sudah melupakan kekalahan di laga perdana Liga 2 2021 dari Persis Solo. Kini, tim berjuluk Java Army fokus penuh menatap matchday kedua melawan PSCS Cilacap di Stadion Manahan, Solo, Senin (4/10/2021) sore.

Hasil buruk di laga pertama membuat tim asuhan Ibnu Grahan bertekad bangkit dan memetik poin penuh di laga kedua.

“Hari ini tim menjalani Latihan ringan dengan banyak fun game. Ini untuk memotivasi pemain yang di laga pertama lalu menelan hasil buruk,” ucap pelatih kepala AHHA PS Pati, Ibnu Grahan, Minggu (3/10/2021).

Dari laga pertama lawan Persis Solo, dia mengakui ada sejumlah hal yang menjadi catatan tim pelatih.

“Para pemain muda kami masih nervous di laga pertama lalu. Ada beberapa pemain yang menjalani debutnya di liga professional. Namun tentu laga berikutnya lawan PSCS, kemenangan menjadi hal yang penting,” ungkap mantan pelatih Persebaya Surabaya ini.

Dijelaskan Ibnu Grahan, di babak pertama lawan Persis, pemainnya sangat mudah kehilangan bola. Namun di babak kedua skema dapat lebih berjalan namun memang belum bisa mencetak gol.

“Bagaimana kita bisa mencetak gol ke gawang lawan, ini yang kita terus perbaiki untuk laga lawan PSCS,” kata Ibnu lagi.

Baca Juga :  Ada Peluang Liga 1 Dihadiri Penonton Mulai Berlaku Pada Akhir Seri 2

Dia menyadari bahwa PSCS sendiri saat ini tengah dalam percaya diri yang tinggi usai menang lawan PSIM Yogyakarta.

PSCS disebut Ibnu sangat diwaspadai oleh anak asuhnya di laga nanti. Pelatih yang juga berkontribusi saat Bhayangkara FC juara Liga 1 2017 itu mengakui akan memaksimalkan sisi-sisi yang dianggap sebagai kelemahan lawan dan akan mencoba menetralisir kelebihan PSCS.

“Kemenangan di laga kedua akan menjadi sangat penting artinya bagi pemain untuk dapat terus meningkatkan mental dan performa tim di laga-laga berikutnya,” tegas Ibnu Grahan.

Di sisi lain, angin segar berhembus dengan kehadiran sang kapten tim, Zulham Zamrun. Pemain bernomor punggung 7 ini sudah berlatih bersama tim di Solo.

“Kehadiran Zulham Zamrun dibutuhkan sebagai pemain senior untuk dapat memotivasi pemain lain. Tak kalah penting leadership sosok Zulham diharapkan dapat lebih membakar fighting spirit tim  dalam tiap pertandingan,” kata Ibnu Grahan.

Sementara itu gelandang AHHA PS Pati, Ichsan Kurniawan menegaskan timnya siap untuk bangkit dan memetik poin penuh pada laga kedua lawan PSCS. “Kita sudah lupakan laga pertama, dan kini siap merebut tiga poin pertama sebagai bekal yang penting untuk mengarungi kompetisi,” ujar mantan pemain timnas Indonesia U-19 itu.






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/