alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Persiku Jr Lakoni Tanding di Piala Soeratin U-17 dengan Dana Pribadi

KUDUS – Manajemen Persiku Junior memastikan melakoni debut Piala Soeratin U-17 dengan dana pribadi sementara waktu. Manajemen tak ingin fokus tim terpecah lantaran persiapan yang mendesak.

Manajemen Persiku Junior sendiri sebelumnya telah berkomunikasi dengan KONI Kudus untuk pendanaan tim. Melihat keterlambatan APBD perubahan yang disahkan, imbasnya pendanaan tim tersendat.

Melihat kondisi itu, KONI Kudus telah mengusulkan pendanaan Persiku Junior melalui Peraturan kepala daerah (Perkada). Hal itu dianggap prioritas dan mendesak.


Manajer Persiku Junior Ade Roni Saputra mengaku tak ingin mempermasalahkan hal tersebut. Manajemen untuk sementara waktu akan menggunakan pendanaan secara pribadi. Pasalnya kick off  Piala Soeratin U-17 pada Senin (6/12) mendatang.

Skuad Macan Muria muda ini akan berlaga di Stadion Hoegeng, Kabupaten Pekalongan.

Roni menyebut, kompetisi yang terkesan mendadak itu manajemen harus bersikap profesional. Kesiapan tim di luar tandang harus dipenuhi. Persiku melakoni babak penyisihan grup di Pekalongan hingga Rabu (8/12) mendatang.

“Kami harus menyiapkan kebutuhan tim di luar tandang, itu sifatnya sangat mendesak dan harus dipenuhi,” katanya.

Sejauh ini, Roni telah berkomunikasi dengan Askab PSSI Kudus dan KONI Kudus terkait kucuran anggaran untuk skuad Persiku Junior. Sampai dengan saat ini anggaran tersebut belum kunjung cair.

Baca Juga :  Persiku Junior Butuh Rp 350 Juta, Siapa Mau Jadi Sponsor?

Manajemen Persiku Jr telah mengkalkulasi besaran anggaran yang dibutuhkan tim selama satu musim di Piala Soeratin U-17. Macan Muria muda membutuhkan anggaran sebesar Rp 350 juta.

“Anggarannya belum jelas kapan turunnya, kami telah berkomunikasi dengan KONI Kudus maupun Askab,” terangnya.

Ketua KONI Kudus Imam Triyanto menyatakan, manajemen Persiku Jr telah berkomunikasi dengannya atas pengajuaan pendanaan tim. Sejauh ini pihaknya masih menunggu pencairan. Dimungkinkan dana tersebut cair pada pekan depan.

“Kami sudah akomodir dan ajukan usulan pendanaan untuk Persiku Jr, pengajuannya sekitar Rp 300-an juta. Mungkin disetujui sekitar Rp 200-an juta,” terangnya.

KONI Kudus sendiri mengusulkan pendanaan sebesar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut akan dibagi 51 cabor dan apresiasi atlet berprestasi.

Lebih lanjut, dengan berkoordinasi dan komunikasi KONI Kudus akan mendukung kelangsungan tim Persiku Jr pada tahun depan. (mal)

 






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Manajemen Persiku Junior memastikan melakoni debut Piala Soeratin U-17 dengan dana pribadi sementara waktu. Manajemen tak ingin fokus tim terpecah lantaran persiapan yang mendesak.

Manajemen Persiku Junior sendiri sebelumnya telah berkomunikasi dengan KONI Kudus untuk pendanaan tim. Melihat keterlambatan APBD perubahan yang disahkan, imbasnya pendanaan tim tersendat.

Melihat kondisi itu, KONI Kudus telah mengusulkan pendanaan Persiku Junior melalui Peraturan kepala daerah (Perkada). Hal itu dianggap prioritas dan mendesak.

Manajer Persiku Junior Ade Roni Saputra mengaku tak ingin mempermasalahkan hal tersebut. Manajemen untuk sementara waktu akan menggunakan pendanaan secara pribadi. Pasalnya kick off  Piala Soeratin U-17 pada Senin (6/12) mendatang.

Skuad Macan Muria muda ini akan berlaga di Stadion Hoegeng, Kabupaten Pekalongan.

Roni menyebut, kompetisi yang terkesan mendadak itu manajemen harus bersikap profesional. Kesiapan tim di luar tandang harus dipenuhi. Persiku melakoni babak penyisihan grup di Pekalongan hingga Rabu (8/12) mendatang.

“Kami harus menyiapkan kebutuhan tim di luar tandang, itu sifatnya sangat mendesak dan harus dipenuhi,” katanya.

Sejauh ini, Roni telah berkomunikasi dengan Askab PSSI Kudus dan KONI Kudus terkait kucuran anggaran untuk skuad Persiku Junior. Sampai dengan saat ini anggaran tersebut belum kunjung cair.

Baca Juga :  Duh, Jadi Salah Satu Venue Porprov Jateng, Atap Stadion SGBK Jepara Tak Kunjung Diperbaiki

Manajemen Persiku Jr telah mengkalkulasi besaran anggaran yang dibutuhkan tim selama satu musim di Piala Soeratin U-17. Macan Muria muda membutuhkan anggaran sebesar Rp 350 juta.

“Anggarannya belum jelas kapan turunnya, kami telah berkomunikasi dengan KONI Kudus maupun Askab,” terangnya.

Ketua KONI Kudus Imam Triyanto menyatakan, manajemen Persiku Jr telah berkomunikasi dengannya atas pengajuaan pendanaan tim. Sejauh ini pihaknya masih menunggu pencairan. Dimungkinkan dana tersebut cair pada pekan depan.

“Kami sudah akomodir dan ajukan usulan pendanaan untuk Persiku Jr, pengajuannya sekitar Rp 300-an juta. Mungkin disetujui sekitar Rp 200-an juta,” terangnya.

KONI Kudus sendiri mengusulkan pendanaan sebesar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut akan dibagi 51 cabor dan apresiasi atlet berprestasi.

Lebih lanjut, dengan berkoordinasi dan komunikasi KONI Kudus akan mendukung kelangsungan tim Persiku Jr pada tahun depan. (mal)

 






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/