alexametrics
23.8 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Hadapi Porprov Jateng, Atlet Biliar Pati Latihan Sepekan Full

PATI – Cabang olahraga Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Pati bersiap menghadapi pra Porprov Jateng. Tujuh atlet disiapkan untuk mengikuti ajang Porprov Jateng pada 2023. Altet tersebut digembleng latihan sepekan ful, sepekan jeda.

Atlet cabang olahraga POBSI Kabupaten Pati terlihat melaksanakan kegiatan rutinitas latihan billiard di salah satu tempat latihannya di Desa Muktisari, Margorejo belum lama ini. Latiannya fokus menembak lurus bola billiard. ”Sepekan ini full latihan. Kemudian jeda sepekan istirahat. Lalu sepekannya full latihan lagi. Ini treatmen terbaru kami,” papar Ketua POBSI Pati, Endro Edy Yulianto diwawancarai kemarin (28/2).

Endro menambahkan, walaupun belum tahu jadwal pastinya, latihan tersebut untuk lebih inten dalam menghadapi pra Porprov Jateng. Gemblengannya berlangsung pun hingga menjelang event tersebut. ”Belum tahu jadwal persisnya. Tapi ini untuk mengasah keterampilan atlet kami,” ujarnya.


Pihaknya menyiapkan tujuh atlet yang lolos seleksi latihan untuk berlaga di Porprov Jateng pada 2023 mendatang. Sedangkan untuk laga pra porprov sendiri pihaknya menargetkan untuk Cabor POBSI harus bisa meraih tiket.

”Ini agar bisa lolos dan mengikuti ajang perlombaan olahraga tingkat provinsi tersebut. Target utama meraih tiga emas. Itu untuk sumbangkan prestasi di Bumi Mina Tani seperti para Cabor lainnya. Soalnya untuk PON Kemarin tidak membawa nama Pati. Tapi Jateng,” ujarnya.

Baca Juga :  Dilantik, Pengurus PBSI Kudus Kenalkan Bulu Tangkis ke Sekolah

Endro pun yakin memperoleh itu. Pasalnya, Atlet billiar Jawa Tengah yang dinaunginya Rizkha Affandy menyumbangkan medali perak di arena PON XX Papua. Pada nomor sigle 15 bola, pembiliar ini mengalami kekalahan di pertandingan final. ”Kami yakin karena telah mendapatkan medali perak PON XX Papua. Akan tetapi, tetap jangan jumawa. Harus latihan agar skill tak kendor,” pungkasnya.

Sejauh ini upaya yang dilakukan untuk mencapai target tersebut, pihaknya memaksimalkan latihan bagi para atlet. Baik latihan teknik, fisik dan psikologis.

”Sebenarnya tak hanya itu, kami juga mengikuti beberapa turnamen atau tryout yang diselenggarakan oleh beberapa pihak. Tujuan untuk melatih skill dan kekuatan permainan,” imbuhnya.

Endro berharap, kedepannya Cabor billiard menjadi olahraga yang berprestasi. Sehingga dapat mengubah paradigma negatif terkait olahraga biliard di tengah masyarakat.

”Saya ingin ubah paradigma olahraga billiard. Semula negatif menjadi positif. Serta dapat melahirkan atlet billiard junior di Kabupaten Pati,” pungkasnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Cabang olahraga Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Pati bersiap menghadapi pra Porprov Jateng. Tujuh atlet disiapkan untuk mengikuti ajang Porprov Jateng pada 2023. Altet tersebut digembleng latihan sepekan ful, sepekan jeda.

Atlet cabang olahraga POBSI Kabupaten Pati terlihat melaksanakan kegiatan rutinitas latihan billiard di salah satu tempat latihannya di Desa Muktisari, Margorejo belum lama ini. Latiannya fokus menembak lurus bola billiard. ”Sepekan ini full latihan. Kemudian jeda sepekan istirahat. Lalu sepekannya full latihan lagi. Ini treatmen terbaru kami,” papar Ketua POBSI Pati, Endro Edy Yulianto diwawancarai kemarin (28/2).

Endro menambahkan, walaupun belum tahu jadwal pastinya, latihan tersebut untuk lebih inten dalam menghadapi pra Porprov Jateng. Gemblengannya berlangsung pun hingga menjelang event tersebut. ”Belum tahu jadwal persisnya. Tapi ini untuk mengasah keterampilan atlet kami,” ujarnya.

Pihaknya menyiapkan tujuh atlet yang lolos seleksi latihan untuk berlaga di Porprov Jateng pada 2023 mendatang. Sedangkan untuk laga pra porprov sendiri pihaknya menargetkan untuk Cabor POBSI harus bisa meraih tiket.

”Ini agar bisa lolos dan mengikuti ajang perlombaan olahraga tingkat provinsi tersebut. Target utama meraih tiga emas. Itu untuk sumbangkan prestasi di Bumi Mina Tani seperti para Cabor lainnya. Soalnya untuk PON Kemarin tidak membawa nama Pati. Tapi Jateng,” ujarnya.

Baca Juga :  Joko Susilo Lengser dari Kursi Pelatih Persik Sebelum Kickoff

Endro pun yakin memperoleh itu. Pasalnya, Atlet billiar Jawa Tengah yang dinaunginya Rizkha Affandy menyumbangkan medali perak di arena PON XX Papua. Pada nomor sigle 15 bola, pembiliar ini mengalami kekalahan di pertandingan final. ”Kami yakin karena telah mendapatkan medali perak PON XX Papua. Akan tetapi, tetap jangan jumawa. Harus latihan agar skill tak kendor,” pungkasnya.

Sejauh ini upaya yang dilakukan untuk mencapai target tersebut, pihaknya memaksimalkan latihan bagi para atlet. Baik latihan teknik, fisik dan psikologis.

”Sebenarnya tak hanya itu, kami juga mengikuti beberapa turnamen atau tryout yang diselenggarakan oleh beberapa pihak. Tujuan untuk melatih skill dan kekuatan permainan,” imbuhnya.

Endro berharap, kedepannya Cabor billiard menjadi olahraga yang berprestasi. Sehingga dapat mengubah paradigma negatif terkait olahraga biliard di tengah masyarakat.

”Saya ingin ubah paradigma olahraga billiard. Semula negatif menjadi positif. Serta dapat melahirkan atlet billiard junior di Kabupaten Pati,” pungkasnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/