Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Konflik Memanas! Rudal Iran Hantam Pusat Energi Israel, Listrik di Tel Aviv Terganggu

Ali Mustofa • Selasa, 10 Maret 2026 | 14:41 WIB

Asap tebal membubung setelah serangan rudal balasan dari Iran menghantam wilayah Tel Aviv, Israel, pada Jumat malam, 13 Juni 2025. (Reuters)
Asap tebal membubung setelah serangan rudal balasan dari Iran menghantam wilayah Tel Aviv, Israel, pada Jumat malam, 13 Juni 2025. (Reuters)

RADAR KUDUS – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali memanas setelah Teheran melancarkan serangan rudal balistik yang menargetkan sejumlah fasilitas energi penting di Israel.

Serangan yang terjadi pada malam hari tersebut dilaporkan menyebabkan gangguan listrik di beberapa wilayah di sekitar Tel Aviv, bahkan membuat sebagian area kota itu sempat dilaporkan gelap total.

Serangan ini disebut sebagai bagian dari respons Iran dalam rangka membalas eskalasi konflik yang semakin tajam antara kedua negara di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Mengapa Kebiasaan Seseorang Terbentuk? Ini Faktor Internal dan Eksternal yang Jarang Disadari

Salah satu sasaran utama dalam serangan tersebut adalah Pembangkit Listrik Orot Rabin yang berada di dekat kota Hadera, sekitar 45 kilometer di utara Tel Aviv.

Fasilitas tersebut dikenal sebagai salah satu pembangkit listrik terbesar dan paling strategis di Israel.

Dengan kapasitas produksi sekitar 2.590 megawatt, pembangkit ini diperkirakan memasok hampir seperlima kebutuhan listrik nasional Israel.

Karena perannya yang sangat vital, gangguan pada fasilitas ini dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi di berbagai wilayah.

Laporan awal menyebutkan bahwa beberapa rudal menghantam area di sekitar fasilitas tersebut dan menyebabkan gangguan distribusi listrik di sejumlah kawasan di pinggiran Tel Aviv serta wilayah Israel bagian tengah.

Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan kondisi beberapa area di Tel Aviv yang tiba-tiba kehilangan penerangan pada malam hari.

Warga setempat melaporkan bahwa kota yang biasanya terang mendadak menjadi gelap, memicu kekhawatiran terkait keamanan pasokan energi di pusat aktivitas ekonomi Israel itu.

Baca Juga: Keributan Massal Warnai Final Campeonato Mineiro, 23 Pemain Kena Kartu Merah

Hingga saat ini, otoritas Israel belum memberikan keterangan rinci mengenai sejauh mana kerusakan yang terjadi pada jaringan listrik nasional.

Namun berbagai laporan awal mengindikasikan adanya gangguan listrik yang dirasakan oleh kawasan permukiman maupun pusat kegiatan bisnis.

Tim darurat dilaporkan segera dikerahkan untuk melakukan penanganan serta mempercepat pemulihan aliran listrik di wilayah yang terdampak.

Sementara itu, laporan dari media internasional menyebutkan bahwa serangan rudal Iran tidak hanya menyasar pembangkit listrik.

Beberapa fasilitas kilang minyak di kawasan Teluk Haifa Bay juga disebut menjadi target dalam operasi tersebut.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran, Donald Trump: Saya Tidak Senang

Di antara fasilitas yang terdampak adalah kompleks kilang minyak milik Bazan Group, yang merupakan salah satu pusat pemurnian minyak terbesar di Israel.

Serangan terhadap infrastruktur energi tersebut dinilai memiliki dampak strategis karena dapat memengaruhi ketahanan energi nasional sekaligus aktivitas ekonomi negara tersebut.

Operasi militer ini diklaim dilakukan oleh pasukan elit Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas operasi sebelumnya yang diduga melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah fasilitas energi Iran.

Fasilitas yang disebut menjadi sasaran serangan sebelumnya antara lain depot bahan bakar serta lokasi penyimpanan minyak di wilayah Tehran dan Provinsi Alborz.

IRGC juga mengklaim bahwa operasi ini menggunakan rudal balistik berpresisi tinggi, termasuk jenis Kheibar Shekan yang dirancang untuk menghantam target strategis dengan tingkat akurasi tinggi.

Pemadaman listrik di sekitar Tel Aviv turut berdampak pada berbagai layanan publik.

Beberapa rumah sakit dan fasilitas penting dilaporkan harus mengaktifkan generator cadangan agar layanan medis tetap berjalan.

Selain itu, gangguan listrik juga memengaruhi sistem lampu lalu lintas serta jaringan transportasi publik yang sempat mengalami gangguan sementara.

Kondisi ini semakin menambah tekanan bagi warga yang sebelumnya sudah hidup dalam situasi darurat akibat seringnya sirene peringatan serangan udara serta kewajiban berlindung di bunker setiap kali ancaman serangan muncul.

Editor : Ali Mustofa
#iran #tel aviv #Israel #pembangkit listrik #rudal balistik