Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kuliah di UST Korea Gratis? Ini Skema Beasiswa LPDP 2026

Iwan Arfianto • Jumat, 6 Februari 2026 | 10:21 WIB

Ilustrasi beasiswa
Ilustrasi beasiswa

RADAR KUDUS – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan kembali menghadirkan peluang studi luar negeri melalui skema beasiswa Co-Funding LPDP–University of Science & Technology (UST) Korea tahun 2026.

Program ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor (S3).

Beasiswa hasil kerja sama LPDP dan UST Korea ini mendukung studi di berbagai bidang strategis, mulai dari energi, maritim, kesehatan, digitalisasi, hilirisasi dan industrialisasi, material, hingga manufaktur maju.

Menariknya, peserta diperbolehkan mendaftar hingga dua program studi sekaligus sesuai ketentuan.

Cakupan Pendanaan Beasiswa

Beasiswa Co-Funding LPDP–UST Korea mencakup dua komponen utama, yakni dana pendidikan dan dana pendukung.

Dana pendidikan meliputi biaya kuliah (tuition fee), biaya pendaftaran, tunjangan buku, bantuan penelitian tesis atau disertasi, bantuan seminar internasional, serta dukungan publikasi jurnal internasional.

Sementara itu, dana pendukung mencakup transportasi, biaya aplikasi visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, biaya hidup bulanan, dukungan lomba internasional, tunjangan keluarga khusus penerima doktoral, hingga dana darurat bila diperlukan.

Persyaratan Pendaftar

Secara umum, pelamar harus merupakan WNI, termasuk PNS/CPNS, TNI, maupun Polri.

Untuk jenjang S2, pelamar wajib lulusan D4 atau S1, sedangkan S3 diperuntukkan bagi lulusan S2.

Pendaftar juga tidak diperkenankan mengambil jenjang yang sama jika sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tersebut.

Pelamar wajib melampirkan surat rekomendasi yang masih berlaku maksimal satu tahun, serta dokumen penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi lulusan luar negeri.

Bagi pendaftar yang masih berstatus on going, diperlukan surat pemberhentian studi jika dinyatakan lolos seleksi.

Khusus jenjang doktor, proposal penelitian menjadi dokumen wajib.

Seluruh pendaftar juga harus menandatangani surat pernyataan sebagai calon penerima beasiswa LPDP.

Ketentuan Khusus dan Syarat IPK

Beasiswa ini hanya berlaku untuk studi S2 dan S3 di University of Science & Technology (UST) Korea.

Pelamar diwajibkan terlebih dahulu mendaftar ke UST dan melampirkan bukti pendaftaran.

Dari sisi akademik, IPK minimal untuk program magister adalah 3,00, sementara program doktor mensyaratkan IPK minimal 3,25.

Bagi lulusan yang tidak menggunakan sistem IPK, wajib menyertakan surat keterangan resmi dari perguruan tinggi asal.

Selain itu, pelamar juga harus memenuhi syarat kemampuan bahasa Inggris dengan skor TOEFL iBT minimal 79 atau IELTS minimal 6,0, yang sertifikatnya masih berlaku dalam dua tahun terakhir.

Alur Pendaftaran

Proses pendaftaran dimulai dengan mendaftar ke UST Korea.

Setelah itu, pelamar melanjutkan pendaftaran secara daring melalui laman resmi LPDP, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, dan melakukan submit data sesuai jadwal yang ditetapkan.

Jadwal Seleksi

Pendaftaran Beasiswa Co-Funding LPDP–UST Korea 2026 dibuka pada 2–23 Februari 2026.

Seleksi administrasi berlangsung hingga pertengahan Maret, dilanjutkan seleksi bakat skolastik pada April dan seleksi substansi pada awal Mei 2026.

Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 21 Mei 2026, dengan perkuliahan paling cepat dimulai pada Juli 2026.

Editor : Ali Mustofa
#Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) #Studi Luar Negeri #kementerian keuangan #Beasiswa MBUS