Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SNBP 2026 Undip: Daya Tampung, Cara Daftar dan Jadwal

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Logo UNDIP
Logo UNDIP

RADAR KUDUS - Universitas Diponegoro (Undip) resmi mengumumkan rincian daya tampung mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.


Advertisement

Pengumuman ini menjadi rujukan penting bagi calon mahasiswa untuk memetakan peluang kelulusan sebelum pendaftaran resmi dibuka pada 3 Februari mendatang.

Berdasarkan data yang dirilis melalui akun resmi @pmb.undip, program studi (prodi) S1 Hukum menempati posisi teratas sebagai jurusan dengan daya tampung terbanyak, yakni mencapai 184 kursi.

Advertisement

Sebaliknya, kuota paling terbatas berada pada prodi S1 Teknik Industri Kampus Batang dengan hanya menyediakan 12 kursi.

Berikut adalah rincian daya tampung (kuota) per program studi di Universitas Diponegoro (Undip) untuk jalur SNBP 2026 yang telah disusun kembali dalam bentuk poin-poin agar lebih mudah dibaca:

Rincian Daya Tampung Per Fakultas

  • Fakultas Hukum

    • S1 Hukum: 184 kursi

  • Fakultas Ekonomika dan Bisnis

    • S1 Manajemen: 78 kursi

    • S1 Akuntansi: 78 kursi

    • S1 Ekonomi: 60 kursi

    • S1 Ekonomi Islam: 26 kursi

    • S1 Bisnis dan Digital: 24 kursi

  • Fakultas Kedokteran

    • S1 Kedokteran: 60 kursi

    • S1 Keperawatan: 55 kursi

    • S1 Gizi: 35 kursi

    • S1 Farmasi: 20 kursi

    • S1 Kedokteran Gigi: 15 kursi

  • Fakultas Psikologi

    • S1 Psikologi: 80 kursi

  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

    • S1 Administrasi Bisnis: 56 kursi

    • S1 Ilmu Komunikasi: 56 kursi

    • S1 Ilmu Pemerintahan: 52 kursi

    • S1 Administrasi Publik: 50 kursi

    • S1 Hubungan Internasional: 42 kursi

    • S1 Administrasi Publik (Kampus Rembang): 30 kursi

  • Fakultas Teknik

    • S1 Teknik Sipil: 50 kursi

    • S1 Teknik Kimia: 50 kursi

    • S1 Perencanaan Wilayah dan Kota: 50 kursi

    • S1 Teknik Industri: 48 kursi

    • S1 Teknik Mesin: 46 kursi

    • S1 Teknik Elektro: 46 kursi

    • S1 Arsitektur: 44 kursi

    • S1 Teknik Lingkungan: 44 kursi

    • S1 Teknik Perkapalan: 42 kursi

    • S1 Teknik Komputer: 42 kursi

    • S1 Teknik Geologi: 38 kursi

    • S1 Teknik Industri (Kampus Batang): 12 kursi

  • Fakultas Sains dan Matematika

    • S1 Matematika: 66 kursi

    • S1 Biologi: 63 kursi

    • S1 Kimia: 63 kursi

    • S1 Fisika: 63 kursi

    • S1 Informatika: 50 kursi

    • S1 Statistika: 44 kursi

    • S1 Bioteknologi: 28 kursi

  • Fakultas Ilmu Budaya

    • S1 Sastra Indonesia: 44 kursi

    • S1 Sastra Inggris: 43 kursi

    • S1 Antropologi Sosial: 40 kursi

    • S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi: 39 kursi

    • S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang: 39 kursi

    • S1 Sejarah: 35 kursi

  • Fakultas Kesehatan Masyarakat

    • S1 Kesehatan Masyarakat: 82 kursi

    • S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja: 30 kursi

  • Fakultas Peternakan dan Pertanian

    • S1 Peternakan: 70 kursi

    • S1 Teknologi Pangan: 48 kursi

    • S1 Agribisnis: 44 kursi

    • S1 Agroteknologi: 44 kursi

    • S1 Agribisnis (Kampus Batang): 20 kursi

  • Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

    • S1 Ilmu Kelautan: 50 kursi

    • S1 Oseanografi: 50 kursi

    • S1 Akuakultur: 45 kursi

    • S1 Teknologi Hasil Perikanan: 42 kursi

    • S1 Perikanan Tangkap: 38 kursi

    • S1 Manajemen Sumberdaya Perairan: 37 kursi

    • S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan: 15 kursi

  • Sekolah Vokasi (D4)

    • Akuntansi Perpajakan: 86 kursi

    • Manajemen dan Administrasi Logistik: 46 kursi

    • Informasi dan Humas: 46 kursi

    • Teknik Infrastruktur Sipil & Perencanaan Arsitektur: 42 kursi

    • Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan: 30 kursi

    • Bahasa Asing Terapan: 30 kursi

    • Teknologi Rekayasa Kimia Industri: 26 kursi

    • Rekayasa Perancangan Mekanik: 26 kursi

    • Teknologi Rekayasa Otomasi: 26 kursi

    • Teknik Listrik Industri: 26 kursi

    • Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan: 24 kursi


Poin Penting:

  • Kuota Tertinggi: S1 Hukum (184 kursi)

  • Kuota Terendah: S1 Teknik Industri Kampus Batang (12 kursi)

Syarat Pendaftaran SNBP 2026

Calon pendaftar wajib memastikan diri memenuhi kriteria eligible sebelum melakukan finalisasi data. Persyaratan utama meliputi:

  • Siswa aktif SMA/SMK/MA kelas terakhir (tahun lulus 2026) dengan prestasi unggul.

  • Memiliki NISN yang terdaftar secara valid di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

  • Memenuhi skor Tes Kemampuan Akademik (TKA) sesuai ketentuan yang berlaku tahun ini.

Linimasa Penting Seleksi

Panitia SNPMB telah menetapkan jadwal krusial yang harus diperhatikan agar peserta tidak terlewat:

  • 12 Januari – 18 Februari 2026: Registrasi Akun SNPMB Siswa.

  • 3 – 18 Februari 2026: Masa Pendaftaran SNBP.

  • 31 Maret 2026: Pengumuman Hasil Seleksi.

  • 3 Februari – 30 April 2026: Masa unduh kartu peserta bagi yang dinyatakan lolos.

Pihak universitas mengimbau para siswa untuk bijak dalam memilih program studi dengan mempertimbangkan minat serta keketatan persaingan berdasarkan rasio daya tampung yang tersedia.

Advertisement

Artikel Terkait

Pesta Gol di Jatinangor: ITB Dibantai 12-0 oleh STKIP Pasundan Cimahi di UniLeague

Pesta Gol di Jatinangor: ITB Dibantai 12-0 oleh STKIP Pasundan Cimahi di UniLeague

ITB menelan kekalahan telak 0-12 dari STKIP Pasundan Cimahi dalam lanjutan UniLeague Regional Bandung. Hasil ini semakin mengukuhkan dominasi STKIP Pasundan di puncak klasemen sementara musim ini.

Bantah Isu 'Bisa Bayar Pasti Lolos', Rektor ITB Sebut Seleksi Mandiri Justru Punya Passing Grade Lebih Tinggi dari UTBK

Bantah Isu 'Bisa Bayar Pasti Lolos', Rektor ITB Sebut Seleksi Mandiri Justru Punya Passing Grade Lebih Tinggi dari UTBK

jalur mandiri di ITB yang kini dikenal sebagai Seleksi Siswa Unggul (SSU) tidak didasarkan pada kemampuan calon mahasiswa membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) maupun Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Wakil Rektor ITB Raih Penghargaan Bergengsi dari Prancis atas Kontribusi di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Wakil Rektor ITB Raih Penghargaan Bergengsi dari Prancis atas Kontribusi di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Andryanto Rikrik Kusmara, menerima penghargaan Chevalier dans l’Ordre des Palmes Académiques dari Pemerintah Repub

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer