alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Antisipasi Hoax, Remaja di Polanharjo Semangat Ikut Pelatihan Medsos

KLATEN – Sebuah pelatihan atau workshop bijak menggunakan sosial media untuk remaja telah diadakan oleh PT Tirta Investama (TIV)-Pabrik AQUA Klaten dan LSM Lestari dalam rangka mencegah maraknya penyebaran hoax melalui media sosial. Pelatihan bijak menggunakan sosial media ini dihadiri oleh puluhan remaja dari dua desa di Kecamatan Polanharjo, yaitu Desa Ponggok dan Desa Wangen.

Kegiatan pelatihan tersebut terbagi dalam dua sesi, pagi hari di Desa Wangen kemudian siangnya di Desa Ponggok. Puluhan remaja dari dua desa yang menghadiri acara tersebut sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, karena mereka adalah pengguna aktif media sosial dalam kesehariannya.

Direktur LSM Lestari Yogyakarta Agus Hartono, mengatakan bahwa saat ini media sosial telah menjadi media komunikasi utama yang paling sering digunakan masyarakat. Termasuk remaja atau pemuda yang setiap hari beraktivitas dengan media sosial.


“Kontrol terhadap penggunaan media sosial seperti ini masih terlalu longgar, maka kami mengadakan pelatihan. Ada tema khusus dalam pelatihan yaitu stunting, kami ingin peserta paham tentang stunting. Karena meskipun masih belum menikah mereka harus diberikan pemahaman sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga :  Temui Keluarga Tragedi ‘98, Airlangga: Mereka Pelopor Semangat Reformasi

Dalam pelatihan tersebut, dihadirkan juga bidan Puskesmas Polanharjo untuk memberikan apa penyebab dan cara mencegah stunting. Selanjutnya peserta mengupload di media sosial yang mereka miliki.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk nyata penggunaan media secara bijak. Jadi peserta tidak hanya sekedar upload status atau foto yang belum tentu memiliki edukasi,” tambahnya.

Manager Corporate Social Responsibilty (CSR) Pabrik AQUA Klaten Rama Zakaria, mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut. Karena ada nilai pendidikan yang terdapat dalam materi pelatihan dalam hal ini bagaimana mencegah stunting.

“Perusahaan memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam hal ini kami berkolaborasi dengan Lestari untuk mengadakan kegiatan ini,” tambahnya.

KLATEN – Sebuah pelatihan atau workshop bijak menggunakan sosial media untuk remaja telah diadakan oleh PT Tirta Investama (TIV)-Pabrik AQUA Klaten dan LSM Lestari dalam rangka mencegah maraknya penyebaran hoax melalui media sosial. Pelatihan bijak menggunakan sosial media ini dihadiri oleh puluhan remaja dari dua desa di Kecamatan Polanharjo, yaitu Desa Ponggok dan Desa Wangen.

Kegiatan pelatihan tersebut terbagi dalam dua sesi, pagi hari di Desa Wangen kemudian siangnya di Desa Ponggok. Puluhan remaja dari dua desa yang menghadiri acara tersebut sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, karena mereka adalah pengguna aktif media sosial dalam kesehariannya.

Direktur LSM Lestari Yogyakarta Agus Hartono, mengatakan bahwa saat ini media sosial telah menjadi media komunikasi utama yang paling sering digunakan masyarakat. Termasuk remaja atau pemuda yang setiap hari beraktivitas dengan media sosial.

“Kontrol terhadap penggunaan media sosial seperti ini masih terlalu longgar, maka kami mengadakan pelatihan. Ada tema khusus dalam pelatihan yaitu stunting, kami ingin peserta paham tentang stunting. Karena meskipun masih belum menikah mereka harus diberikan pemahaman sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga :  Terbukti Bawa Kemajuan, Ribuan Emak-Emak Jateng Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024

Dalam pelatihan tersebut, dihadirkan juga bidan Puskesmas Polanharjo untuk memberikan apa penyebab dan cara mencegah stunting. Selanjutnya peserta mengupload di media sosial yang mereka miliki.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk nyata penggunaan media secara bijak. Jadi peserta tidak hanya sekedar upload status atau foto yang belum tentu memiliki edukasi,” tambahnya.

Manager Corporate Social Responsibilty (CSR) Pabrik AQUA Klaten Rama Zakaria, mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut. Karena ada nilai pendidikan yang terdapat dalam materi pelatihan dalam hal ini bagaimana mencegah stunting.

“Perusahaan memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam hal ini kami berkolaborasi dengan Lestari untuk mengadakan kegiatan ini,” tambahnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/