alexametrics
32.7 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Pemerintah Larang Mobil Mewah Gunakan Pertalite, Ini Alasannya

JAKARTA – Pemerintah secara tegas melarang mobil mewah menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar. Hal itu dilakukan untuk menghemat ketersediaan BBM serta memastikan subsidi BBM agar tepat sasaran.

Baca Juga : Breaking News! Truk Tleler Sruduk Kios Tambal Ban di Kaliori Rembang, Begini Kronologinya

Nantinya, melalui PT Pertamina (Persero) pemerintah akan membatasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik pertalite maupun solar. Karena itu, hanya kendaraan tertentu yang diperbolehkan untuk menggunakan BBM bersubsidi.


Namun, untuk jenis mobil mewahnya seperti apa, hingga saat ini pemerintah masih terus menggodok terkait regulasi tersebut.

”Kriteria mewah itu seperti apa, apakah nantinya mengikuti Kementerian Keuangan PPN barang mewah itu kan menjadi kajian kita,” ujar Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman, Minggu (12/6).

Baca Juga :  Tujuh Daerah di Jateng Diminta Tingkatkan Vaksinasi Dua Kali Lipat

Saleh mengaku bahwa saat ini pemerintah mengeluarkan banyak uang untuk menyubdisi BBM jenis pertalite tersebut. Apabila hal itu diteruskan dan tidak dibatasi, maka konsumsi pertalite justru akan membengkak.

“Kalau ini tidak direm tentu sangat besar (kompensasi). Belum tentu juga ini digunakan untuk hal-hal yang produktif. Untuk kendaraan niaga, plat kuning, apakah diberikan izin untuk menggunakan Pertalite itu opsinya,” imbuhnya.

Sementara itu, ia belum bisa memastikan siapa saja nantinya yang boleh membeli Pertalite. Hingga kini, pihaknya mengaku tengah mengkaji berapa kuota yang bisa diselamatkan dari berbagai mekanisme tersebut. (khim)

JAKARTA – Pemerintah secara tegas melarang mobil mewah menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar. Hal itu dilakukan untuk menghemat ketersediaan BBM serta memastikan subsidi BBM agar tepat sasaran.

Baca Juga : Breaking News! Truk Tleler Sruduk Kios Tambal Ban di Kaliori Rembang, Begini Kronologinya

Nantinya, melalui PT Pertamina (Persero) pemerintah akan membatasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik pertalite maupun solar. Karena itu, hanya kendaraan tertentu yang diperbolehkan untuk menggunakan BBM bersubsidi.

Namun, untuk jenis mobil mewahnya seperti apa, hingga saat ini pemerintah masih terus menggodok terkait regulasi tersebut.

”Kriteria mewah itu seperti apa, apakah nantinya mengikuti Kementerian Keuangan PPN barang mewah itu kan menjadi kajian kita,” ujar Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman, Minggu (12/6).

Baca Juga :  Ini Klarifikasi Menag Soal Pernyataan Suara Azan Ibarat Gonggongan Anjing

Saleh mengaku bahwa saat ini pemerintah mengeluarkan banyak uang untuk menyubdisi BBM jenis pertalite tersebut. Apabila hal itu diteruskan dan tidak dibatasi, maka konsumsi pertalite justru akan membengkak.

“Kalau ini tidak direm tentu sangat besar (kompensasi). Belum tentu juga ini digunakan untuk hal-hal yang produktif. Untuk kendaraan niaga, plat kuning, apakah diberikan izin untuk menggunakan Pertalite itu opsinya,” imbuhnya.

Sementara itu, ia belum bisa memastikan siapa saja nantinya yang boleh membeli Pertalite. Hingga kini, pihaknya mengaku tengah mengkaji berapa kuota yang bisa diselamatkan dari berbagai mekanisme tersebut. (khim)


Most Read

Artikel Terbaru

/