Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duka Dibalik Karhutla 2026: 9 Petugas dan Relawan Gugur Saat Bertaruh Nyawa Memadamkan Api

G
Penulis: Ghina Nailal Husna❯

Advertisement

Ilustrasi karhutla
Ilustrasi karhutla

 


Advertisement

RADAR KUDUS - Perjuangan menaklukkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2026 menyisakan duka yang amat mendalam.

 

Sebanyak sembilan petugas gabungan dan relawan garis depan dilaporkan gugur saat menjalankan tugas mulia memadamkan kobaran api. 

Advertisement

 

Para pejuang kemanusiaan ini berasal dari berbagai unsur, mulai dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Satuan Manggala Agni, hingga kelompok relawan pemadam kebakaran mandiri.

 


Para korban harus merenggang nyawa di tengah ekstremnya medan pertempuran: terkepung asap pekat yang merenggut oksigen, perubahan arah angin yang mendadak, serta kobaran api yang membumbung tinggi dan tak terkendali.


Bromo Tengger Semeru Catat Korban Gugur Terbanyak

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur menjadi wilayah dengan catatan duka terdalam.

 

Lima jiwa melayang saat berupaya memadamkan kebakaran hebat yang melanda kawasan konservasi tersebut. Rincian para pahlawan lingkungan yang gugur meliputi:


  • Sukaris: Petugas resmi Balai Besar TNBTS.
  • Hendra Rony Wagiyanata: Manggala Agni Pemula BB TNBTS.
  • Munawi: Relawan dari unsur Masyarakat Peduli Api (MPA).
  • Wisnu Yuda Pratama: Personel dari unsur mitra perusahaan.
  • Sefriel Ardiansyah: Personel dari unsur mitra perusahaan.

Gugurnya Para Pejuang Karhutla di Kalimantan

Ganasnya karhutla juga memakan korban jiwa di Pulau Kalimantan. Di Kalimantan Tengah, tiga pejuang karhutla gugur dalam kurun waktu yang berdekatan saat berjuang memadamkan api di kawasan lahan gambut.

 

Mereka adalah Akhmad Rizani (Ketua Tim Serbu Api Kelurahan/TSAK Palangka Raya), Ahmadin alias Itam Madin (Relawan Damkar Kotawaringin Barat), serta Aries Sutio Luthfil Hadi (anggota MPA Kotawaringin Barat).


Sementara itu di Kalimantan Selatan, rasa duka juga menyelimuti jajaran pemadam kebakaran setelah Nurdin alias Amang Udin, seorang relawan Damkar dari Kabupaten Barito Kuala, menghembuskan napas terakhir saat bertugas menahan laju perambatan api.


Urgensi Evaluasi Keselamatan dan Penguatan Fasilitas Lapangan

Gugurnya sembilan pahlawan pemadam karhutla ini menjadi tamparan keras sekaligus pengingat nyata akan tingginya risiko keselamatan kerja yang dihadapi oleh para petugas di garis depan.

 

 

Keterbatasan alat pengaman diri (APD), minimnya pasokan oksigen portabel, hingga tantangan komunikasi di area terisolasi kerap menjadi ancaman mematikan bagi keselamatan mereka.


Peristiwa tragis ini mendorong tuntutan kuat kepada pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja.

 

Selain itu, peningkatkan alokasi dukungan sarana, prasarana, serta jaminan perlindungan asuransi yang memadai bagi para relawan dan petugas lapangan menjadi hal mendesak yang tidak boleh lagi ditunda. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 4.741 Hektare

Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 4.741 Hektare

Polri menetapkan 113 tersangka dari 169 laporan kasus karhutla hingga 4 September 2026. Luas lahan terbakar mencapai 4.741 hektare, sementara Kalbar mencatat 1.696,3 hektare dan tujuh tersangka.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer