Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratusan Emak-emak Turun ke Jalan Dukung Program MBG, Minta Koruptor Ditindak

N
Penulis: Nabila Agustin❯
Masa dari Jakarta Timur memegang poster saat aksi (ANTARA)
Masa dari Jakarta Timur memegang poster saat aksi (ANTARA)

Advertisement

RADAR KUDUS – Ratusan ibu rumah tangga dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Massa yang didominasi kaum perempuan tersebut meminta pemerintah melanjutkan program MBG sekaligus menindak tegas pelaku korupsi dalam pelaksanaannya.

Para peserta aksi mengenakan pakaian putih dan membawa berbagai poster serta spanduk bertuliskan dukungan terhadap program MBG.

Advertisement

Mereka melakukan long march dari kawasan Monas menuju Patung Kuda sambil menyuarakan aspirasi agar program unggulan pemerintah tersebut tetap dilanjutkan.

Salah seorang peserta aksi, Suhartini, mengaku program MBG sangat membantu keluarga, terutama bagi anak-anak yang kerap tidak sempat sarapan di rumah.

"Anak saya kebetulan jarang sarapan di rumah. Dengan adanya program MBG ini, anak bisa langsung makan di sekolah bersama teman-temannya," ujar Suhartini.

Advertisement

Menurut Suhartini, menu makanan yang diterima anaknya cukup bervariasi. Namun, ia berharap pemerintah dapat menambah variasi menu yang lebih praktis dan disukai anak-anak.

"Misalnya, makanan kering, roti, burger, atau susu yang disukai anak-anak, tetapi tetap terpenuhi nilai gizinya," tambahnya.

Dalam aksi tersebut, sejumlah peserta juga menerima bantuan berupa paket makanan ringan dan peralatan rumah tangga.

Salah seorang peserta bernama Desy mengaku senang memperoleh wajan baru yang dibagikan penyelenggara.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Pati Komitmen Tekan Angka Perkawinan Anak, Tahun 2025 Tembus 278 Kasus

Pemkab Pati Komitmen Tekan Angka Perkawinan Anak, Tahun 2025 Tembus 278 Kasus

Kasus perkawinan anak menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pati. Upaya kongkret dilakukan agar bisa menekan angka perkawinan anak yang terbilang tinggi.

50 Dapur SPPG di Jepara Belum Beroperasi, Sejumlah Sekolah Tak Lagi Terima MBG

50 Dapur SPPG di Jepara Belum Beroperasi, Sejumlah Sekolah Tak Lagi Terima MBG

Sebanyak 50 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum beroperasi. Selain itu, delapan dapur lainnya tengah di-suspend buntut dugaan keracunan maupun sanksi administratif.

Hanya Ganti Frasa Esensi Masih Sama, Insentif SPPG Tidak Lagi Rp 6 Juta Kini Rp 2.000 per Porsi

Hanya Ganti Frasa Esensi Masih Sama, Insentif SPPG Tidak Lagi Rp 6 Juta Kini Rp 2.000 per Porsi

Sebelumnya SPPG digelontorkan insentif Rp 6 juta, kini skema pencarian mengalami penyesuaian. Dengan perhitungan per porsi Rp 2 ribu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer