alexametrics
21.9 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Pemerintah Penuhi Bahan Pangan lewat Gelar Operasi Pasar dan Pasar Murah,

PEKANBARU Dalam rangka menjaga pasokan dan stabilisasi harga bahan pangan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat, sejak awal bulan ini, pemerintah menggelar sejumlah operasi pasar dan pasar murah di berbagai kota. Kegiatan ini juga untuk memonitor penerapan harga eceran tertinggi (HET), khususnya untuk komoditas minyak goreng.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Riau kemarin, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau pelaksanaan operasi pasar di Pasar Bawah, Kota Pekanbaru. Pasar Bawah merupakan pasar tradisional paling tua yang ada di kota itu. Pasar ini, telah dikenal sejak 1700-an. Juga sangat dikenal di berbagai kalangan masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Pekanbaru, sehingga pemerintah setempat menjadikan pasar wisata.

Pengaturan HET minyak goreng sawit yang diberlakukan saat ini, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 yang berlaku sejak 1 Februari 2022. Aturan itu, mencantumkan HET minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.


Menko Airlangga meninjau sekaligus memastikan kesesuaian pelaksanaan pengaturan HET di lapangan untuk penjualan minyak goreng kemasan di pasar tradisional. Selain itu, Airlangga juga menanyakan ketersediaan bahan pangan lain, seperti beras, tepung terigu, gula, telur, hingga ikan asin yang dijual di Pasar Bawah.

”Kami harapkan stok tetap terjaga di pasar ini dan harga minyak goreng juga harus di Rp 28.000 per 2 liter, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok beras, gula, dan tepung, juga terlihat cukup terpenuhi di sini,” lanjut Airlangga.

Dalam pasar murah kali ini, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan empat distributor lokal telah menyediakan 3.000 liter minyak goreng untuk dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 24.000 per 2 liter. Perum Bulog menyediakan 7.500 kg beras seharga Rp 44.500 per 5 kg, dan gula pasir disediakan Starbudi Rosebrand 2.000 kg dengan harga Rp 9.500 per kg.

Baca Juga :  Pria Pembuang Sesaji di Semeru Dilaporkan ke Polda Jatim

Untuk komoditas minyak goreng curah disediakan 2 tanki oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia. Masing-masing tanki berisi 18.000 kg dan 22.000 kg. Dijual serharga Rp 10.500 per liter.

Para pembeli minyak goreng curah yang kebanyakan pedagang eceran, diharuskan mengisi form pakta integritas yang menyatakan, mereka mendukung program minyak goreng HET dari pemerintah. Juga bersedia menjual minyak goreng itu, sesuai HET serta tidak akan menimbun minyak goreng curah, minyak goreng kemasan sederhana, maupun premium.

Selanjutnya, Menko Airlangga juga mengunjungi kegiatan pasar murah di area Pelindo. Pasar murah itu, menjual berbagai kebutuhan pokok atau bahan pangan, khususnya minyak goreng kemasan, beras, dan gula pasir.

”Dalam pasar murah, minyak goreng dijual di bawah HET. Di sini juga disediakan tanki untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng curah. Ini akan membantu para pedagang eceran dan pelaku industri rumahan untuk mendapatkan minyak goreng,” katanya.

Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir, pelaksanaan operasi pasar tersebut tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat, seperti penggunaan masker, baik bagi pembeli maupun penjual.

Masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng kemasan, serta hanya boleh membeli maksimal dua kemasan. Salah seorang pembeli yang berprofesi sebagai pedagang gorengan dan keripik mengaku, sangat membutuhkan minyak goreng untuk usahanya. Minyak goreng yang dibeli akan cukup memenuhi stok beberapa minggu ke depan.

”Kalau bisa acara seperti ini bisa diadakan tiga bulan sekali. Jadi, masyarakat seperti kami akan terbantu sekali. Kami rela datang jauh-jauh demi mendapatkan minyak goreng ini,” tuturnya.

Turut hadir mendampingi Menko Perekonomian dalam kegiatan ini, wakil menteri Perdagangan, anggota DPR RI, gubernur Riau, dan wakil wali Kota Pekanbaru. (rep/fsr/lin)

PEKANBARU Dalam rangka menjaga pasokan dan stabilisasi harga bahan pangan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat, sejak awal bulan ini, pemerintah menggelar sejumlah operasi pasar dan pasar murah di berbagai kota. Kegiatan ini juga untuk memonitor penerapan harga eceran tertinggi (HET), khususnya untuk komoditas minyak goreng.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Riau kemarin, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau pelaksanaan operasi pasar di Pasar Bawah, Kota Pekanbaru. Pasar Bawah merupakan pasar tradisional paling tua yang ada di kota itu. Pasar ini, telah dikenal sejak 1700-an. Juga sangat dikenal di berbagai kalangan masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Pekanbaru, sehingga pemerintah setempat menjadikan pasar wisata.

Pengaturan HET minyak goreng sawit yang diberlakukan saat ini, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 yang berlaku sejak 1 Februari 2022. Aturan itu, mencantumkan HET minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

Menko Airlangga meninjau sekaligus memastikan kesesuaian pelaksanaan pengaturan HET di lapangan untuk penjualan minyak goreng kemasan di pasar tradisional. Selain itu, Airlangga juga menanyakan ketersediaan bahan pangan lain, seperti beras, tepung terigu, gula, telur, hingga ikan asin yang dijual di Pasar Bawah.

”Kami harapkan stok tetap terjaga di pasar ini dan harga minyak goreng juga harus di Rp 28.000 per 2 liter, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok beras, gula, dan tepung, juga terlihat cukup terpenuhi di sini,” lanjut Airlangga.

Dalam pasar murah kali ini, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan empat distributor lokal telah menyediakan 3.000 liter minyak goreng untuk dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 24.000 per 2 liter. Perum Bulog menyediakan 7.500 kg beras seharga Rp 44.500 per 5 kg, dan gula pasir disediakan Starbudi Rosebrand 2.000 kg dengan harga Rp 9.500 per kg.

Baca Juga :  KIB Tandatangani Kerja Sama, Golkar Sambut Sahabat PAN dan PPP

Untuk komoditas minyak goreng curah disediakan 2 tanki oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia. Masing-masing tanki berisi 18.000 kg dan 22.000 kg. Dijual serharga Rp 10.500 per liter.

Para pembeli minyak goreng curah yang kebanyakan pedagang eceran, diharuskan mengisi form pakta integritas yang menyatakan, mereka mendukung program minyak goreng HET dari pemerintah. Juga bersedia menjual minyak goreng itu, sesuai HET serta tidak akan menimbun minyak goreng curah, minyak goreng kemasan sederhana, maupun premium.

Selanjutnya, Menko Airlangga juga mengunjungi kegiatan pasar murah di area Pelindo. Pasar murah itu, menjual berbagai kebutuhan pokok atau bahan pangan, khususnya minyak goreng kemasan, beras, dan gula pasir.

”Dalam pasar murah, minyak goreng dijual di bawah HET. Di sini juga disediakan tanki untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng curah. Ini akan membantu para pedagang eceran dan pelaku industri rumahan untuk mendapatkan minyak goreng,” katanya.

Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir, pelaksanaan operasi pasar tersebut tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat, seperti penggunaan masker, baik bagi pembeli maupun penjual.

Masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng kemasan, serta hanya boleh membeli maksimal dua kemasan. Salah seorang pembeli yang berprofesi sebagai pedagang gorengan dan keripik mengaku, sangat membutuhkan minyak goreng untuk usahanya. Minyak goreng yang dibeli akan cukup memenuhi stok beberapa minggu ke depan.

”Kalau bisa acara seperti ini bisa diadakan tiga bulan sekali. Jadi, masyarakat seperti kami akan terbantu sekali. Kami rela datang jauh-jauh demi mendapatkan minyak goreng ini,” tuturnya.

Turut hadir mendampingi Menko Perekonomian dalam kegiatan ini, wakil menteri Perdagangan, anggota DPR RI, gubernur Riau, dan wakil wali Kota Pekanbaru. (rep/fsr/lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/