alexametrics
25.6 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Mendag RI Bertemu Mendag Jepang Koichi Hagiuda, Bahas Pengembangan Ekonomi Kawasan Bangkok

JAKARTA  – Indonesia mengapresiasi keinginan Jepang untuk membahas inisiatif, ‘Asia    Japan Investing for Future Initiative’. Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyampaikan, Indonesia menyambut baik diskusi untuk mempersiapkan inisiatif ini demi pengembangan ekonomi kawasan.

Hal tersebut disampaikan Mendag Lutfi dalam pertemuan  bilateral dengan Menteri  Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Koichi Hagiuda, Sabtu (21/5). Pertemuan bilateral tersebut diadakan di  sela-sela Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC (APEC MRT)  di  Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya untuk menjalankan Asia Japan Investing for Future  Initiative. Hal ini untuk memastikan inisiatif tersebut akan bermanfaat bagi ekonomi kawasan,”kata Mendag Lutfi saat pertemuan bilateral.


Mendag Lutfi mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi perhatian Indonesia  terkait inisiatif tersebut. Hal-hal tersebut yaitu terkait hasil yang diharapkan, mekanisme pendanaan, dan rencana waktu implementasinya.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei 2022). Mendag Lutfi menyampaikan dukungan penuh Indonesia kepada Jepang dalam mempersiapkan Expo 2025 Osaka. (Kemendag for Radar Kudus)

Sementara itu terkait G20, Mendag Lutfi mengapresiasi dukungan Jepang terhadap Presidensi G20 tahun ini. Ia berharap dukungan Jepang terhadap presidensi tahun ini akan  membantu negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat.Mendag Lutfi juga menyampaikan, keinginan Amerika Serikat untuk bekerja sama dalam skema Indo—Pacific Economic Framework (IPEF) harus disinergikan dengan skema ASEAN Outlook on the Indo—Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

Sementara itu terkait Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Mendag Lutfi  mengatakan Indonesia sedang memfinalisasi ratifikasi RCEP, yang diharapkan selesai di paruh pertama 2022.

Baca Juga :  Indonesia Ajak Dunia Capai Pemulihan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Terkait  Indonesia—Japan  Economic  Partnership  Agreement(IJEPA),  Mendag  Lutfi  mengapresiasi upaya  tim  perunding  Indonesia  dan  Jepang  yang  telah  menggelar  pertemuan  intersesi  pada Maret—April  2022 untuk  membahas isu-isu yang belum  disepakati.  Mendag  Lutfi  mengajak Menteri Hagiuda untuk saling menaruh perhatian pada isu-isu yang menjadi kepentingan masing-masing negara. Mendag  Lutfi  juga  mengapresiasi  tema  yang  akan  diangkat Jepang pada Expo 2025 Osaka yaitu terkait dengan sustainable development goals.

Menanggapi hal ini, Menteri Hagiuda menyampaikan langkah-langkah Jepang dalam mempersiapkan perhelatan Expo 2025 Osaka.

Menteri Hagiuda menyampaikan juga pandangan Jepang terhadap IPEF dan respons Jepang terhadap peran RCEP dalam pengembangan ekonomi kawasan. Selain itu, kedua menteri  juga mendiskusikan kerjasama investasi proyek energi, yaitu Investment Renewable Energy Hydroelectric Project.

Pada Januari–Maret  2022, total perdagangan Indonesia dan Jepang mencapai USD 9,98  miliar. Nilai ini tumbuh 36,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD 7,25 miliar. Pada 2021 ekspor Indonesia ke Jepang mencapai USD 17,85  miliar, sementara impor Indonesia dari Jepang sebesar USD 14,64 miliar.

Indonesia mencatatkan surplus USD 3,21 miliar.Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang pada 2021 adalah udang beku, minyak kelapa sawit, timah, filet ikan beku, dan  moluska. Sementara itu, impor utama Indonesia dari Jepang adalah suku cadang dan  aksesori kendaraan bermotor, kendaraan bermotor, mesin lainnya, alat berat shovel, dan logam campuran. (adv)

JAKARTA  – Indonesia mengapresiasi keinginan Jepang untuk membahas inisiatif, ‘Asia    Japan Investing for Future Initiative’. Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyampaikan, Indonesia menyambut baik diskusi untuk mempersiapkan inisiatif ini demi pengembangan ekonomi kawasan.

Hal tersebut disampaikan Mendag Lutfi dalam pertemuan  bilateral dengan Menteri  Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Koichi Hagiuda, Sabtu (21/5). Pertemuan bilateral tersebut diadakan di  sela-sela Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC (APEC MRT)  di  Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya untuk menjalankan Asia Japan Investing for Future  Initiative. Hal ini untuk memastikan inisiatif tersebut akan bermanfaat bagi ekonomi kawasan,”kata Mendag Lutfi saat pertemuan bilateral.

Mendag Lutfi mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi perhatian Indonesia  terkait inisiatif tersebut. Hal-hal tersebut yaitu terkait hasil yang diharapkan, mekanisme pendanaan, dan rencana waktu implementasinya.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei 2022). Mendag Lutfi menyampaikan dukungan penuh Indonesia kepada Jepang dalam mempersiapkan Expo 2025 Osaka. (Kemendag for Radar Kudus)

Sementara itu terkait G20, Mendag Lutfi mengapresiasi dukungan Jepang terhadap Presidensi G20 tahun ini. Ia berharap dukungan Jepang terhadap presidensi tahun ini akan  membantu negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat.Mendag Lutfi juga menyampaikan, keinginan Amerika Serikat untuk bekerja sama dalam skema Indo—Pacific Economic Framework (IPEF) harus disinergikan dengan skema ASEAN Outlook on the Indo—Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

Sementara itu terkait Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Mendag Lutfi  mengatakan Indonesia sedang memfinalisasi ratifikasi RCEP, yang diharapkan selesai di paruh pertama 2022.

Baca Juga :  Pekerja Gaji di Bawah Rp 3,5 Juta Dapat Bantuan Rp 1 Juta, Ini Jadwalnya

Terkait  Indonesia—Japan  Economic  Partnership  Agreement(IJEPA),  Mendag  Lutfi  mengapresiasi upaya  tim  perunding  Indonesia  dan  Jepang  yang  telah  menggelar  pertemuan  intersesi  pada Maret—April  2022 untuk  membahas isu-isu yang belum  disepakati.  Mendag  Lutfi  mengajak Menteri Hagiuda untuk saling menaruh perhatian pada isu-isu yang menjadi kepentingan masing-masing negara. Mendag  Lutfi  juga  mengapresiasi  tema  yang  akan  diangkat Jepang pada Expo 2025 Osaka yaitu terkait dengan sustainable development goals.

Menanggapi hal ini, Menteri Hagiuda menyampaikan langkah-langkah Jepang dalam mempersiapkan perhelatan Expo 2025 Osaka.

Menteri Hagiuda menyampaikan juga pandangan Jepang terhadap IPEF dan respons Jepang terhadap peran RCEP dalam pengembangan ekonomi kawasan. Selain itu, kedua menteri  juga mendiskusikan kerjasama investasi proyek energi, yaitu Investment Renewable Energy Hydroelectric Project.

Pada Januari–Maret  2022, total perdagangan Indonesia dan Jepang mencapai USD 9,98  miliar. Nilai ini tumbuh 36,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD 7,25 miliar. Pada 2021 ekspor Indonesia ke Jepang mencapai USD 17,85  miliar, sementara impor Indonesia dari Jepang sebesar USD 14,64 miliar.

Indonesia mencatatkan surplus USD 3,21 miliar.Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang pada 2021 adalah udang beku, minyak kelapa sawit, timah, filet ikan beku, dan  moluska. Sementara itu, impor utama Indonesia dari Jepang adalah suku cadang dan  aksesori kendaraan bermotor, kendaraan bermotor, mesin lainnya, alat berat shovel, dan logam campuran. (adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/