27.2 C
Kudus
Tuesday, February 7, 2023

Cianjur Kembali Diguncang Gempa 4,3 Magnitudo, Begini Kesaksian Warga

CIANJUR – Kabupaten Cianjur kembali diguncang gempa bumi, Selasa (24/1) dini hari sekitar pukul 02.45. Gempa berkekuatan Magnitudo 4,3 dengan kedalam 7 km itu, menyebabkan sejumlah warga terluka. Salah satunya bocah laki-laki berusia 7 tahun, bernama Ajid. Ia mengalami luka cukup serius di bagian kepala, setelah tertimpa reruntuhan bangunan saat terjadinya gempa.

Selain Ajid, ayah korban yakni Ade (40) dan Ai (40) juga menjadi korban yang tertimpa material rumah saat gempa terjadi. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Fatah Rizal mengatakan, Ajid mengalami luka berat di bagian kepala.

“Jadi kronologisnya memang sedang tidur, kemudian ada material menimpa tepat di kepala anak tersebut,” kata Rizal, Selasa, (24/1).

Baca Juga :  Salatiga dan Ambarawa Dilanda Gempa, BMKG Beri Penjelasan

BMKG menyarankan agar masyarakat Cianjur tetap tenang, namun waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi serta cermat terhadap informasi yang muncul.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, 2ilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya kembali diguncang gempa bumi tektonik.

Sementara itu, hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa, gempa bumi kali ini berkekuatan M4,3. Episenter gempa terletak pada koordinat 6.82 LS dan 107.07 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 7 km Barat Laut Cianjur pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cugenang. (*)


CIANJUR – Kabupaten Cianjur kembali diguncang gempa bumi, Selasa (24/1) dini hari sekitar pukul 02.45. Gempa berkekuatan Magnitudo 4,3 dengan kedalam 7 km itu, menyebabkan sejumlah warga terluka. Salah satunya bocah laki-laki berusia 7 tahun, bernama Ajid. Ia mengalami luka cukup serius di bagian kepala, setelah tertimpa reruntuhan bangunan saat terjadinya gempa.

Selain Ajid, ayah korban yakni Ade (40) dan Ai (40) juga menjadi korban yang tertimpa material rumah saat gempa terjadi. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Fatah Rizal mengatakan, Ajid mengalami luka berat di bagian kepala.

“Jadi kronologisnya memang sedang tidur, kemudian ada material menimpa tepat di kepala anak tersebut,” kata Rizal, Selasa, (24/1).

Baca Juga :  Peneliti Politik: Wacana Penundaan Pemilu Berdampak Negatif bagi Jokowi

BMKG menyarankan agar masyarakat Cianjur tetap tenang, namun waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi serta cermat terhadap informasi yang muncul.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, 2ilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya kembali diguncang gempa bumi tektonik.

Sementara itu, hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa, gempa bumi kali ini berkekuatan M4,3. Episenter gempa terletak pada koordinat 6.82 LS dan 107.07 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 7 km Barat Laut Cianjur pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cugenang. (*)


Most Read

Artikel Terbaru