alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Sadis! Oknum ASN di Cianjur Gebuki Tenaga Kerja Sosial di Kantor Dinas

CIANJUR – Seorang Tenaga Kerja Sosial (TKS) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur menjadi korban penganiayaan oknum ASN, Rabu (19/1). Tindakan penganiayaan yang mencoreng korps ASN tersebut dilakukan sang oknum di lingkungan perkantoran dinas.

Kuasa hukum korban Adi Otong mengungkapkan, benar adanya bahwa telah terjadi penganiayaan kepada korban Muhammad Supyan Amsori (23) yang terjadi pada Rabu (19/1).

“Oknum ASN berinisial AK melakukan tindak pidana kekerasan kepada klien kami yang merupakan honorer atau TKS di dinas dimana ia bekerja,”ungkapnya.


Adi menegaskan, pihaknya akan membawa perkara tersebut ke ranah hukum. Dan meminta balasan yang setimpal dari apa yang pelaku lakukakn kepada kliennya.
“Kita laporkan kejadian ini. Yang jelas korban tidak terima,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wenak Pol!! PNS Dapat Jatah WFH setelah Libur Lebaran

Dia menambahkan kejadian tindak pidana kekerasan kepada kliennya tersebut, telah dilaporkan kepada pihak kepolisian Polres Cianjur.

Kita telah melaporkan tindak pidana penganiayaan tersebut. Karena ini merupakan tindakan kriminal yang sangat tidak elok yang harus berada di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang seharusnya jadi pelayan masyarakat ini melakukan tindakan seperti preman.

“Ini contoh yang tidak baik bagi masyarakat. Seharusnya ASN tidak melakukan kekerasan. Bagi saya dimana pun kapan pun kekerasan harus dihilangkan,” pungkasnya. (maharnews/khim)

CIANJUR – Seorang Tenaga Kerja Sosial (TKS) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur menjadi korban penganiayaan oknum ASN, Rabu (19/1). Tindakan penganiayaan yang mencoreng korps ASN tersebut dilakukan sang oknum di lingkungan perkantoran dinas.

Kuasa hukum korban Adi Otong mengungkapkan, benar adanya bahwa telah terjadi penganiayaan kepada korban Muhammad Supyan Amsori (23) yang terjadi pada Rabu (19/1).

“Oknum ASN berinisial AK melakukan tindak pidana kekerasan kepada klien kami yang merupakan honorer atau TKS di dinas dimana ia bekerja,”ungkapnya.

Adi menegaskan, pihaknya akan membawa perkara tersebut ke ranah hukum. Dan meminta balasan yang setimpal dari apa yang pelaku lakukakn kepada kliennya.
“Kita laporkan kejadian ini. Yang jelas korban tidak terima,” ungkapnya.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Bakal Hadiri National Day World Expo 2020 Dubai

Dia menambahkan kejadian tindak pidana kekerasan kepada kliennya tersebut, telah dilaporkan kepada pihak kepolisian Polres Cianjur.

Kita telah melaporkan tindak pidana penganiayaan tersebut. Karena ini merupakan tindakan kriminal yang sangat tidak elok yang harus berada di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang seharusnya jadi pelayan masyarakat ini melakukan tindakan seperti preman.

“Ini contoh yang tidak baik bagi masyarakat. Seharusnya ASN tidak melakukan kekerasan. Bagi saya dimana pun kapan pun kekerasan harus dihilangkan,” pungkasnya. (maharnews/khim)

Most Read

Artikel Terbaru

/