alexametrics
32.7 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Luhut Binsar Pandjaitan: Solo Raya dan Semarang Raya Masuk Level 3

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat ini mulai terdapat beberapa Kabupaten/Kota yang masuk ke dalam Level 4. Selain itu, mulai banyak Kabupaten/Kota yang masuk ke dalam asesmen level 3, diantaranya Solo Raya dan Semarang Raya.

Selanjutnya, untuk wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bali, DIJ, Bandung Raya, Surabaya Raya, dan Malang Raya, saat ini masih berada pada Level 3. “Kenaikan asesmen level di masing-masing daerah ini disebabkan oleh tingkat rawat inap rumah sakit yang meningkat. Terkait detail mengenai peraturan ini akan dituangkan dalam Inmendagri yang akan keluar sore ini,” kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (21/2).

Baca Juga :  Minimalisir penularan COVID-19, Kemenag Ingatkan Kebijakan Satu Pintu

Luhut kembali meminta agar masyarakat tidak terlalu panik. Sebab, yang perlu dilakukan adalah terus menjaga pola hidup sehat, memastikan sudah tervaksin, dan menaati protokol kesehatan.


Berdasarkan data, mereka yang terinfeksi varian ini dan memiliki gejala berat hingga meninggal teridentifikasi sebagai orang-orang yang belum divaksin atau sudah divaksin tapi belum lengkap, memiliki komorbid, dan lansia. “Marilah kita terus berusaha dan berdoa. Semoga Tuhan yang Maha Kasih senantiasa memberikan kesehatan dan keselamatan kita semua, serta kita dapat segera keluar dari badai pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat ini mulai terdapat beberapa Kabupaten/Kota yang masuk ke dalam Level 4. Selain itu, mulai banyak Kabupaten/Kota yang masuk ke dalam asesmen level 3, diantaranya Solo Raya dan Semarang Raya.

Selanjutnya, untuk wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bali, DIJ, Bandung Raya, Surabaya Raya, dan Malang Raya, saat ini masih berada pada Level 3. “Kenaikan asesmen level di masing-masing daerah ini disebabkan oleh tingkat rawat inap rumah sakit yang meningkat. Terkait detail mengenai peraturan ini akan dituangkan dalam Inmendagri yang akan keluar sore ini,” kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (21/2).

Baca Juga :  Diduga Cemburu Buta, Seorang Suami di Semarang Habisi Nyawa Sang Istri

Luhut kembali meminta agar masyarakat tidak terlalu panik. Sebab, yang perlu dilakukan adalah terus menjaga pola hidup sehat, memastikan sudah tervaksin, dan menaati protokol kesehatan.

Berdasarkan data, mereka yang terinfeksi varian ini dan memiliki gejala berat hingga meninggal teridentifikasi sebagai orang-orang yang belum divaksin atau sudah divaksin tapi belum lengkap, memiliki komorbid, dan lansia. “Marilah kita terus berusaha dan berdoa. Semoga Tuhan yang Maha Kasih senantiasa memberikan kesehatan dan keselamatan kita semua, serta kita dapat segera keluar dari badai pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/