alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Bertemu Menkeu Singapura, Airlangga: Tingkatkan Peluang Kerja Sama Strategis Kedua Negara

JAKARTA Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Menteri Keuangan Singapura H.E. Lawrence Wong di Jakarta, Rabu (18/5) lalu. Dalam pertemuan ini, dibahas perkembangan situasi pandemi Covid-19, perkembangan pengembangan KEK Kendal dan Pelabuhan Kendal, serta tantangan dalam menjawab kondisi geopolitik dunia saat ini.

Menko Airlangga menyampaikan, perlu bersyukur untuk situasi pandemi Covid-19 di negara Indonesia yang sudah mulai terkendali. Sekarang sedang menuju tahap endemi. Namun, tetap turut siaga, sejalan dengan yang dilakukan Singapura.

Menteri Lawrence Wong yang saat ini berperan sebagai co-chair Satgas Interkementerian Penanganan Pandemi Covid-19 Singapura mengungkapkan, kondisi pandemi Covid-19 di Singapura sudah cukup terkendali. Namun, tetap siaga terhadap potensi munculnya varian virus baru di kuartal III-2022. Khususnya ketika imunitas masyarakat Singapura yang sudah memperoleh vaksin ketiga atau vaksin booster mulai menurun.


Selanjutnya juga dibahas tentang upaya percepatan pembangunan dan investasi di KEK Kendal di Jawa Tengah. Hal ini menjadi harapan kedua menteri mengingat terdapat peluang strategis dalam membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan potensi ekspor.

”Dikarenakan kedekatan jarak antara KEK Kendal dengan KIT Batang, diharapkan pembangunan pelabuhan baru dapat memfasilitasi kedua wilayah tersebut, daripada membangun dua pelabuhan baru di masing-masing wilayah,” jelas Menko Airlangga.

Menteri Lawrence Wong mengamini hal tersebut dan juga mengharapkan pelabuhan baru tersebut dapat dilengkapi fasilitas dan teknologi modern. Seusai pertemuan dengan menko Perekonomian ini, menkeu Singapura akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kendal.

Baca Juga :  Mendag: Niaga Elektronik Ekonomi Digital Sumbang Rp 1.908 T Pada 2030

Selebihnya, kedua menteri bertukar pandangan mengenai tantangan dari kondisi geopolitik terkini yang terdampak perang Rusia dan Ukraina. Menko Airlangga mengatakan, sebagai salah satu anggota dari Champion Group of the Global Crisis Response Group (GCRG), Presiden Joko Widodo dipercaya sekjen PBB untuk mendorong konsensus global. Juga melakukan advokasi solusi untuk mengatasi krisis pangan, energi, dan keuangan global bersama dengan lima pemimpin dunia lain, yaitu presiden Senegal, kanselir Jerman, perdana menteri Barbados, perdana menteri Denmark, dan perdana menteri Bangladesh.

Kerja sama dalam bidang energi baru terbarukan, Presidensi G20 Indonesia, serta rencana kunjungan Menko Perekonomian ke Singapura untuk menghadiri Asia Tech Singapore (ATxSG) juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga mengucapkan selamat kepada Menteri Lawrence yang telah terpilih sebagai ketua People’s Action Party’s (PAP) Fourth-Generation (4G) Team sehingga akan diangkat menjadi perdana menteri Singapura berikutnya menggantikan Perdana Menteri Lee Hsien Loong. Apabila Partai PAP memenangkan Pemilu Singapura berikutnya pada 2025. PM Lee sebagai Perdana Menteri ketiga Singapura telah menjabat sejak 2004.

Turut hadir dalam pertemuan ini mendampingi Menko Airlangga, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi Prio Pambudi. Sementara, Menteri Keuangan Singapura didampingi Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar. (dep7/rep/fsr/lin)

JAKARTA Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Menteri Keuangan Singapura H.E. Lawrence Wong di Jakarta, Rabu (18/5) lalu. Dalam pertemuan ini, dibahas perkembangan situasi pandemi Covid-19, perkembangan pengembangan KEK Kendal dan Pelabuhan Kendal, serta tantangan dalam menjawab kondisi geopolitik dunia saat ini.

Menko Airlangga menyampaikan, perlu bersyukur untuk situasi pandemi Covid-19 di negara Indonesia yang sudah mulai terkendali. Sekarang sedang menuju tahap endemi. Namun, tetap turut siaga, sejalan dengan yang dilakukan Singapura.

Menteri Lawrence Wong yang saat ini berperan sebagai co-chair Satgas Interkementerian Penanganan Pandemi Covid-19 Singapura mengungkapkan, kondisi pandemi Covid-19 di Singapura sudah cukup terkendali. Namun, tetap siaga terhadap potensi munculnya varian virus baru di kuartal III-2022. Khususnya ketika imunitas masyarakat Singapura yang sudah memperoleh vaksin ketiga atau vaksin booster mulai menurun.

Selanjutnya juga dibahas tentang upaya percepatan pembangunan dan investasi di KEK Kendal di Jawa Tengah. Hal ini menjadi harapan kedua menteri mengingat terdapat peluang strategis dalam membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan potensi ekspor.

”Dikarenakan kedekatan jarak antara KEK Kendal dengan KIT Batang, diharapkan pembangunan pelabuhan baru dapat memfasilitasi kedua wilayah tersebut, daripada membangun dua pelabuhan baru di masing-masing wilayah,” jelas Menko Airlangga.

Menteri Lawrence Wong mengamini hal tersebut dan juga mengharapkan pelabuhan baru tersebut dapat dilengkapi fasilitas dan teknologi modern. Seusai pertemuan dengan menko Perekonomian ini, menkeu Singapura akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kendal.

Baca Juga :  Mendag: Niaga Elektronik Ekonomi Digital Sumbang Rp 1.908 T Pada 2030

Selebihnya, kedua menteri bertukar pandangan mengenai tantangan dari kondisi geopolitik terkini yang terdampak perang Rusia dan Ukraina. Menko Airlangga mengatakan, sebagai salah satu anggota dari Champion Group of the Global Crisis Response Group (GCRG), Presiden Joko Widodo dipercaya sekjen PBB untuk mendorong konsensus global. Juga melakukan advokasi solusi untuk mengatasi krisis pangan, energi, dan keuangan global bersama dengan lima pemimpin dunia lain, yaitu presiden Senegal, kanselir Jerman, perdana menteri Barbados, perdana menteri Denmark, dan perdana menteri Bangladesh.

Kerja sama dalam bidang energi baru terbarukan, Presidensi G20 Indonesia, serta rencana kunjungan Menko Perekonomian ke Singapura untuk menghadiri Asia Tech Singapore (ATxSG) juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga mengucapkan selamat kepada Menteri Lawrence yang telah terpilih sebagai ketua People’s Action Party’s (PAP) Fourth-Generation (4G) Team sehingga akan diangkat menjadi perdana menteri Singapura berikutnya menggantikan Perdana Menteri Lee Hsien Loong. Apabila Partai PAP memenangkan Pemilu Singapura berikutnya pada 2025. PM Lee sebagai Perdana Menteri ketiga Singapura telah menjabat sejak 2004.

Turut hadir dalam pertemuan ini mendampingi Menko Airlangga, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi Prio Pambudi. Sementara, Menteri Keuangan Singapura didampingi Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar. (dep7/rep/fsr/lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/