alexametrics
25.3 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Isu Gibran di Pilkada 2024, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah: Tergantung Partai

SOLO – Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menanggapi potensi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada 2024 menyusul beredarnya hasil survei Pilkada Jawa Tengah.

“Boleh boleh saja (survei),” kata Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu tersebut di Solo, Kamis (20/1).

Dia mengatakan sesuai dengan aturan, maka siapa pun boleh mencalonkan, dipilih, maupun memilih pada pelaksanaan pilkada.


“Namun di situ kan ada aturan tambahannya. Misalnya UU Pilkada harus didukung minimal 20 persen dari partai maupun gabungan partai, ada yang harus mengumpulkan KTP sekian,” beber Bambang Pacul.

Dia mengklaim Jawa Tengah sendiri merupakan kandang PDIP. Oleh karena itu, bukan perkara sulit untuk memenangkan calon yang diusung partai berlambang banteng tersebut.

“Tinggal perintah partainya apa, perintah ketua umum tegak lurus. Selama ada rekomendasi dari ketua umum, ya bisa saja. Sama dengan Mas Ganjar (Gubernur Jawa Tengah) dulu, kami ini tegak lurus pada perintah ketua umum,” tutur dia.

Di sisi lain, dia berpendapat untuk memilih pemimpin, maka harus dilihat rekam jejak yang bersangkutan.

Baca Juga :  Usai Laksanakan PTM 100 Persen, 11 Siswa SMP dan SMA di Solo Positif Covid

“Kalau TNI, Polri itu kan sistemnya terlihat jelas. Namun melihat track record (rekam jejak) seseorang kan gampang. Di situ akan muncul tiga hal, yakni integritas, kompetensi, dan kapasitas,” katanya.

Menurut dia, kapasitas seseorang akan terlihat bagaimana orang tersebut menghadapi sebuah masalah.

“Kapasitas ini seperti cc (kapasitas mesin kendaraan), cc ini adalah kecerdasan dalam menyelesaikan masalah. Kalau cc-nya rendah, menghadapi masalah ya macet,” ujar dia.

Termasuk mengenai survei, dikatakannya, hanya sebatas persepsi dan bersifat dinamis.

“Akan bergerak dari waktu ke waktu, nggak ada survei yang cocok banget, pertempuran darat itu sangat keras,” tambah dia.

Sebelumnya, hasil survei Charta Politika Indonesia menempatkan Gibran Rakabuming di posisi teratas untuk tingkat elektabilitas dan popularitas tokoh di Jawa Tengah.

Nama tokoh lain yang juga muncul dalam survei tersebut, yakni Taj Yasin Maimoen, Hendrar Prihardi, Rustriningsih, F.X. Hadi Rudiyatmo, dan Bambang Wuryanto.

Mantan wali kota Solo sekaligus Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudiyatmo menempati posisi keenam dalam survei tersebut. Sedangkan Bambang Wuryanto yang menempati posisi ketujuh. (Antara)






Reporter: Antara News

SOLO – Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menanggapi potensi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada 2024 menyusul beredarnya hasil survei Pilkada Jawa Tengah.

“Boleh boleh saja (survei),” kata Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu tersebut di Solo, Kamis (20/1).

Dia mengatakan sesuai dengan aturan, maka siapa pun boleh mencalonkan, dipilih, maupun memilih pada pelaksanaan pilkada.

“Namun di situ kan ada aturan tambahannya. Misalnya UU Pilkada harus didukung minimal 20 persen dari partai maupun gabungan partai, ada yang harus mengumpulkan KTP sekian,” beber Bambang Pacul.

Dia mengklaim Jawa Tengah sendiri merupakan kandang PDIP. Oleh karena itu, bukan perkara sulit untuk memenangkan calon yang diusung partai berlambang banteng tersebut.

“Tinggal perintah partainya apa, perintah ketua umum tegak lurus. Selama ada rekomendasi dari ketua umum, ya bisa saja. Sama dengan Mas Ganjar (Gubernur Jawa Tengah) dulu, kami ini tegak lurus pada perintah ketua umum,” tutur dia.

Di sisi lain, dia berpendapat untuk memilih pemimpin, maka harus dilihat rekam jejak yang bersangkutan.

Baca Juga :  Tegaskan Transformasi, BNI Rampungkan 2 Corporate Action

“Kalau TNI, Polri itu kan sistemnya terlihat jelas. Namun melihat track record (rekam jejak) seseorang kan gampang. Di situ akan muncul tiga hal, yakni integritas, kompetensi, dan kapasitas,” katanya.

Menurut dia, kapasitas seseorang akan terlihat bagaimana orang tersebut menghadapi sebuah masalah.

“Kapasitas ini seperti cc (kapasitas mesin kendaraan), cc ini adalah kecerdasan dalam menyelesaikan masalah. Kalau cc-nya rendah, menghadapi masalah ya macet,” ujar dia.

Termasuk mengenai survei, dikatakannya, hanya sebatas persepsi dan bersifat dinamis.

“Akan bergerak dari waktu ke waktu, nggak ada survei yang cocok banget, pertempuran darat itu sangat keras,” tambah dia.

Sebelumnya, hasil survei Charta Politika Indonesia menempatkan Gibran Rakabuming di posisi teratas untuk tingkat elektabilitas dan popularitas tokoh di Jawa Tengah.

Nama tokoh lain yang juga muncul dalam survei tersebut, yakni Taj Yasin Maimoen, Hendrar Prihardi, Rustriningsih, F.X. Hadi Rudiyatmo, dan Bambang Wuryanto.

Mantan wali kota Solo sekaligus Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudiyatmo menempati posisi keenam dalam survei tersebut. Sedangkan Bambang Wuryanto yang menempati posisi ketujuh. (Antara)






Reporter: Antara News

Most Read

Artikel Terbaru

/