alexametrics
30.6 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Tegas!!! Kabareskrim Polri Minta Stop Kasus Korban Begal Jadi Tersangka

JAKARTA – Mabes Polri melalui Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto meminta agar menghentikan kasus korban begal Amaq Santi yang ditetapkan tersangka oleh Polres Lombok Tengah, karena menghabisi dua pelaku begal.

Menurut Agus, penghentian kasus ini mesti dilakukan karena dirinya khawatir masyarakat jadi takut untuk melawan pelaku kejahatan.

“Hentikanlah menurut saya. Nanti masyarakat menjadi apatis, takut melawan kejahatan. Padahal kejahatan harus lawan bersama,” ujar Agus  Jumat (15/4).


Agus juga telah memerintahkan Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto untuk menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama untuk menentukan layak atau tidaknya kasus tersebut diproses.

“Penegakan hukum yang tidak dapat legitimasi masyarakat mencederai rasa keadilan. Untuk apa ditegakkan,” katanya.

Baca Juga :  Cakupan TV Digital Diperluas, Kini Bisa Dinikmati Seluruh Provinsi

Sementara, pengamat hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Chudry Sitompul mengatakan, keputusan Polres Lombok Tengah dengan menetapkan Amaq Santi sebagai tersangka adalah tidak tepat. Karena dia terpaksa melakukan tindakan tersebut untuk membela diri.

JAKARTA – Mabes Polri melalui Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto meminta agar menghentikan kasus korban begal Amaq Santi yang ditetapkan tersangka oleh Polres Lombok Tengah, karena menghabisi dua pelaku begal.

Menurut Agus, penghentian kasus ini mesti dilakukan karena dirinya khawatir masyarakat jadi takut untuk melawan pelaku kejahatan.

“Hentikanlah menurut saya. Nanti masyarakat menjadi apatis, takut melawan kejahatan. Padahal kejahatan harus lawan bersama,” ujar Agus  Jumat (15/4).

Agus juga telah memerintahkan Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto untuk menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama untuk menentukan layak atau tidaknya kasus tersebut diproses.

“Penegakan hukum yang tidak dapat legitimasi masyarakat mencederai rasa keadilan. Untuk apa ditegakkan,” katanya.

Baca Juga :  Wow, Satpol PP Jogja Beli Kawasaki Ninja ZX untuk Motor Operasional

Sementara, pengamat hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Chudry Sitompul mengatakan, keputusan Polres Lombok Tengah dengan menetapkan Amaq Santi sebagai tersangka adalah tidak tepat. Karena dia terpaksa melakukan tindakan tersebut untuk membela diri.

Most Read

Artikel Terbaru

/