25 C
Kudus
Tuesday, June 6, 2023

PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Terdampak Banjir di Jayapura

JAYAPURA – Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, PT PLN (Persero) gerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di Jayapura terimbas banjir bandang. Sebab, banjir itu merusak gardu dan infrastruktur kelistrikan di ibu kota Papua itu.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Abdul Farid menjelaskan, imbas hujan badai dan angin kencang mengakibatkan banjir bandang dan longsor pada Kamis (6/1) lalu. ”Ada 225 petugas dikerahkan. Hingga Senin pukul 15.00 WIT, 292 gardu listrik dari total 297 gardu terdampak telah berhasil dipulihkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan sistem kelistrikan di Jayapura dan sekitarnya. ”Hingga Senin (10/1), progresnya sudah 97,9 persen. Lima gardu masih dalam pemulihan oleh petugas kami di lapangan. Hal ini disebabkan adanya gardu yang masih terendam,” tambah Farid.


Baca Juga :  Divonis 5 tahun 7 bulan, Mantan Bupati Kuansing di Penjara atas Kasus Suap

Saat ini masih ada dua lokasi terdampak banjir yang sedang dalam proses penormalan menunggu air surut. Yakni di Kabupaten Jayapura, meliputi BTN Gajah Mada Sentani dan Kampung Ayapo. Satu lagi, lokasi Abepura, meliputi  sebagian kompleks Organda Dalam.

”Demi mengutamakan keselamatan masyarakat, untuk sementara listrik di lokasi-lokasi tersebut masih belum dapat kami nyalakan. Kami upayakan suplai listrik untuk pelanggan dapat segera pulih,”ujar Abdul Farid.

Dia mengimbau kepada masyarakat, agar terus waspada di tengah intensitas hujan dan potensi bahaya cuaca ekstrem. ”Bagi masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem,” imbuhnya.

Bagi masyarakat yang melihat terdapat potensi bahaya ketenagalistrikan, diharapkan segera melapor ke contact center PLN 123 dan PLN Mobile. (lin)

JAYAPURA – Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, PT PLN (Persero) gerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di Jayapura terimbas banjir bandang. Sebab, banjir itu merusak gardu dan infrastruktur kelistrikan di ibu kota Papua itu.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Abdul Farid menjelaskan, imbas hujan badai dan angin kencang mengakibatkan banjir bandang dan longsor pada Kamis (6/1) lalu. ”Ada 225 petugas dikerahkan. Hingga Senin pukul 15.00 WIT, 292 gardu listrik dari total 297 gardu terdampak telah berhasil dipulihkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan sistem kelistrikan di Jayapura dan sekitarnya. ”Hingga Senin (10/1), progresnya sudah 97,9 persen. Lima gardu masih dalam pemulihan oleh petugas kami di lapangan. Hal ini disebabkan adanya gardu yang masih terendam,” tambah Farid.

Baca Juga :  Ajaib! Parasut Tak Bisa Mengembang, Prada Salman Prajurit TNI AU Selamat

Saat ini masih ada dua lokasi terdampak banjir yang sedang dalam proses penormalan menunggu air surut. Yakni di Kabupaten Jayapura, meliputi BTN Gajah Mada Sentani dan Kampung Ayapo. Satu lagi, lokasi Abepura, meliputi  sebagian kompleks Organda Dalam.

”Demi mengutamakan keselamatan masyarakat, untuk sementara listrik di lokasi-lokasi tersebut masih belum dapat kami nyalakan. Kami upayakan suplai listrik untuk pelanggan dapat segera pulih,”ujar Abdul Farid.

Dia mengimbau kepada masyarakat, agar terus waspada di tengah intensitas hujan dan potensi bahaya cuaca ekstrem. ”Bagi masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem,” imbuhnya.

Bagi masyarakat yang melihat terdapat potensi bahaya ketenagalistrikan, diharapkan segera melapor ke contact center PLN 123 dan PLN Mobile. (lin)


Most Read

Artikel Terbaru