alexametrics
30.3 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Pertahanan Rapuh, Jalan Persijap Kian Terjal Menuju Delapan Besar

SOLO – Persijap Jepara dipecundangi Persis Solo dalam laga lanjutan grup C Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Solo Selasa (9/11) dengan skor 5-2. Dengan hasil itu, Persis Solo masih kokoh di puncak klasemen sementara. Sementara Persijap harus turun ke peringkat empat. Hasil itu membuat langkah Persijap lolos ke delapan besar kian berat.

Di sepanjang pertandingan, sebenarnya laga berlangsung sengit. Belum 15 menit, sudah ada tiga gol tercipta. Yakni dua gol dari Persis Solo dicetak Rifaldi Bawuo (8’, 9’). Sementara Persijap berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak Faldi Ades Tama pada menit ke-12. Skor sementara 2-1.

Namun, skuad Laskar Kalinyamat mendapatkan mimpi buruk di menit ke-20. Salah satu pemainnya kedapatan handball di kotak penalti. Kasman, wasit yang memimpin laga itu memberi hadiah penalti untuk Persis. Kesempatan itu tak disia-siakan Alberto “Beto” Goncalves. Pemain naturalisasi asal Brazil itu sukses memperbesar keunggulan tim tuan rumah menjadi 3-1. Skor bertahan hingga jeda turun minum.


Di babak kedua, harapan sempat muncul bagi skuad Laskar Kalinyamat. Busari memperkecil kedudukan lewat gol dari luar kotak penalti Persis pada menit ke-59. Namun, seolah tak ingin mental pemain Persijap terangkat, Persis Solo kembali mencetak gol tiga menit berselang. Tepatnya menit ke-62, Beto yang juga mantan striker Persijap kembali mencatatkan nama di papan skor. Jarak gol kembali menjauh 4-2.

Baca Juga :  Seri 1 Tak Pernah Menang, Suporter Persijap Kirim Petisi ke Manajemen

Seakan sudah jatuh tertimpa tangga, di menit ke-72, Crah Angger diusir wasit dari lapangan usai mendapat kartu kuning kedua. Persijap pun bermain dengan sepuluh pemain. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, skuad Laskar Sambernyawa membombardir pertahanan Laskar Kalinyamat. Hasilnya, berujung gol bunuh diri Ardan Atas di menit-83. Kesalahan antisipasi dalam menghalau bola, justru menambah mala petaka bagi timnya. Skor akhir 5-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

”Mohon maaf, kami belum bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jepara. Meski kami kalah, kami sudah berusaha sekuat tenaga. Terima kasih kepada pemain yang telah berjuang. Saya salut atas perjuangan mereka,” ujar Head Coach Persijap Jaya Hartono.

Baginya, semua tim yang tergabung di grup C masih memiliki kesempatan untuk lolos ke delapan besar. Termasuk Persijap. Namun, di sisa laga yang bakal dijalani Persijap harus bisa menyapu bersih dengan kemenangan. Untuk itu, dirinya berjanji bakal mengevaluasi skuadnya. Terutama di bagian lini pertahanan






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

SOLO – Persijap Jepara dipecundangi Persis Solo dalam laga lanjutan grup C Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Solo Selasa (9/11) dengan skor 5-2. Dengan hasil itu, Persis Solo masih kokoh di puncak klasemen sementara. Sementara Persijap harus turun ke peringkat empat. Hasil itu membuat langkah Persijap lolos ke delapan besar kian berat.

Di sepanjang pertandingan, sebenarnya laga berlangsung sengit. Belum 15 menit, sudah ada tiga gol tercipta. Yakni dua gol dari Persis Solo dicetak Rifaldi Bawuo (8’, 9’). Sementara Persijap berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak Faldi Ades Tama pada menit ke-12. Skor sementara 2-1.

Namun, skuad Laskar Kalinyamat mendapatkan mimpi buruk di menit ke-20. Salah satu pemainnya kedapatan handball di kotak penalti. Kasman, wasit yang memimpin laga itu memberi hadiah penalti untuk Persis. Kesempatan itu tak disia-siakan Alberto “Beto” Goncalves. Pemain naturalisasi asal Brazil itu sukses memperbesar keunggulan tim tuan rumah menjadi 3-1. Skor bertahan hingga jeda turun minum.

Di babak kedua, harapan sempat muncul bagi skuad Laskar Kalinyamat. Busari memperkecil kedudukan lewat gol dari luar kotak penalti Persis pada menit ke-59. Namun, seolah tak ingin mental pemain Persijap terangkat, Persis Solo kembali mencetak gol tiga menit berselang. Tepatnya menit ke-62, Beto yang juga mantan striker Persijap kembali mencatatkan nama di papan skor. Jarak gol kembali menjauh 4-2.

Baca Juga :  Menko Airlangga - Menteri Lee Bahas Rencana Ekspor Energi EBT ke Singapura

Seakan sudah jatuh tertimpa tangga, di menit ke-72, Crah Angger diusir wasit dari lapangan usai mendapat kartu kuning kedua. Persijap pun bermain dengan sepuluh pemain. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, skuad Laskar Sambernyawa membombardir pertahanan Laskar Kalinyamat. Hasilnya, berujung gol bunuh diri Ardan Atas di menit-83. Kesalahan antisipasi dalam menghalau bola, justru menambah mala petaka bagi timnya. Skor akhir 5-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

”Mohon maaf, kami belum bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jepara. Meski kami kalah, kami sudah berusaha sekuat tenaga. Terima kasih kepada pemain yang telah berjuang. Saya salut atas perjuangan mereka,” ujar Head Coach Persijap Jaya Hartono.

Baginya, semua tim yang tergabung di grup C masih memiliki kesempatan untuk lolos ke delapan besar. Termasuk Persijap. Namun, di sisa laga yang bakal dijalani Persijap harus bisa menyapu bersih dengan kemenangan. Untuk itu, dirinya berjanji bakal mengevaluasi skuadnya. Terutama di bagian lini pertahanan






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/