alexametrics
22.6 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Operasi Berhasil usai Kecelakaan Sepeda, Ganjar Putuskan Langsung Bekerja

SEMARANG – Usai menjalani operasi akibat kecelakaan saat gowes, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ogah berlama-lama di rumah sakit. Meski tangan kanannya yang patah masih terbalut perban, Ganjar memutuskan langsung bekerja Senin (7/2) pagi ini.

Ganjar bahkan sudah memakai baju dinas khaki begitu keluar dari kamar perawatan 619 Gedung Garuda RSUP Dr Kariadi Semarang. Agenda pertama Ganjar begitu keluar dari kamar perawatan adalah menengok penanganan Covid-19 dan kesiapan menghadapi lonjakan kasus varian Omicron di rumah sakit tersebut. Ganjar juga didampingi dirut RSUP dr Kariadi.

Teman-teman pagi ini saya ditemani bu dirut dan tim medis. Saya kemarin dirawat tidak apa-apa kok, cuma ditaleni (diperban) ini langsung diajak kerja sama beliau menengok kamar-kamar antisipasi Omicron,” ujar Ganjar.


Ganjar berterima kasih atas doa masyarakat untuknya. Dia mengatakan, banyak sekali kiriman doa dan ucapan yang masuk ke handphone-nya. Semua mendoakan kelancaran operasi dan kesembuhan bagi sang gubernur.

“Ada dua ribu lebih yang masuk, saya jadi terharu, belum bisa membalas satu per satu,” ujarnya.

Baca Juga :  Peningkatan Peran Puskesmas Langkah Penting dalam Pengendalian Covid

Meski sudah masuk kerja, Ganjar mengakui tangannya belum bisa bergerak secara normal. Akibat kecelakaan jatuh dari sepeda saat gowes, Minggu (6/2) pagi, Ganjar mengalami luka cukup serius pada bagian tangan kanan, tepatnya pada tulang hasta.

“Ini masih belum bisa lurus, masih harus nekuk begini,” ucap dia.

Ganjar sendiri mengaku tak kapok usai mengalami kecelakaan tersebut. Dia memastikan akan tetap gowes begitu tangannya sembuh. Sebab, selain untuk berolahraga, kegiatan gowes Ganjar itu sekaligus untuk bersilaturahmi, meninjau, dan mengecek pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat.

“Sekarang kita diminta berhati-hati kalau sepedaan. Ya nikung, nanjak, kiri kanan ada orang apa tidak. Mungkin saya saja yang kemarin kurang hati-hati,” jelasnya.

Ganjar menjelaskan aktivitas hari ini masih berjalan normal. Bahkan, jadwalnya tetap padat seperti biasa. Setelah mengecek RSUP Kariadi untuk menghadapi gelombang Omicron, dilanjutkan dengan kunjungan kerja DPD RI. Dilanjutkan acara pengarahan dengan presiden secara virtual, siang ini. (Radar solo/khim)

SEMARANG – Usai menjalani operasi akibat kecelakaan saat gowes, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ogah berlama-lama di rumah sakit. Meski tangan kanannya yang patah masih terbalut perban, Ganjar memutuskan langsung bekerja Senin (7/2) pagi ini.

Ganjar bahkan sudah memakai baju dinas khaki begitu keluar dari kamar perawatan 619 Gedung Garuda RSUP Dr Kariadi Semarang. Agenda pertama Ganjar begitu keluar dari kamar perawatan adalah menengok penanganan Covid-19 dan kesiapan menghadapi lonjakan kasus varian Omicron di rumah sakit tersebut. Ganjar juga didampingi dirut RSUP dr Kariadi.

Teman-teman pagi ini saya ditemani bu dirut dan tim medis. Saya kemarin dirawat tidak apa-apa kok, cuma ditaleni (diperban) ini langsung diajak kerja sama beliau menengok kamar-kamar antisipasi Omicron,” ujar Ganjar.

Ganjar berterima kasih atas doa masyarakat untuknya. Dia mengatakan, banyak sekali kiriman doa dan ucapan yang masuk ke handphone-nya. Semua mendoakan kelancaran operasi dan kesembuhan bagi sang gubernur.

“Ada dua ribu lebih yang masuk, saya jadi terharu, belum bisa membalas satu per satu,” ujarnya.

Baca Juga :  Bejat, Pemerkosa 12 Santriwati di Bandung Harus Dikebiri

Meski sudah masuk kerja, Ganjar mengakui tangannya belum bisa bergerak secara normal. Akibat kecelakaan jatuh dari sepeda saat gowes, Minggu (6/2) pagi, Ganjar mengalami luka cukup serius pada bagian tangan kanan, tepatnya pada tulang hasta.

“Ini masih belum bisa lurus, masih harus nekuk begini,” ucap dia.

Ganjar sendiri mengaku tak kapok usai mengalami kecelakaan tersebut. Dia memastikan akan tetap gowes begitu tangannya sembuh. Sebab, selain untuk berolahraga, kegiatan gowes Ganjar itu sekaligus untuk bersilaturahmi, meninjau, dan mengecek pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat.

“Sekarang kita diminta berhati-hati kalau sepedaan. Ya nikung, nanjak, kiri kanan ada orang apa tidak. Mungkin saya saja yang kemarin kurang hati-hati,” jelasnya.

Ganjar menjelaskan aktivitas hari ini masih berjalan normal. Bahkan, jadwalnya tetap padat seperti biasa. Setelah mengecek RSUP Kariadi untuk menghadapi gelombang Omicron, dilanjutkan dengan kunjungan kerja DPD RI. Dilanjutkan acara pengarahan dengan presiden secara virtual, siang ini. (Radar solo/khim)

Most Read

Artikel Terbaru

/