alexametrics
24.6 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

2.154 Positif Covid-19, Gubernur Jatim Siapkan RS dan Ruang Isolasi

SURABAYA – Dalam sehari, pasien Covid-19 di Jawa Timur bertambah sebanyak 2.154 orang. Per Sabtu (5/2), terdapat 5.055 kasus Covid-19.

Artinya, angka kumulatif konfirmasi kasus Covid-19 mencapai 409.431 kasus. Sedangkan kasus aktif nasional mencapai 144.497 atau 3,23 persen dari kasus kumulatif konfirmasi 4.480.423.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pasien dengan gejala ringan melakukan isolasi di rumah sakit atau tempat isolasi terpusat (isoter). Pasien akan mendapat perawatan yang baik untuk mendukung percepatan kesembuhan.


”Fasilitas isolasi terpusat (isoter) ini disiapkan Pemprov Jatim bersama pemkab/pemkot khusus bagi pasien tanpa gejala maupun bergejala ringan,” kata Khofifah saat meninjau RS Lapangan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) sisi Bangkalan dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo, Minggu (6/2).

Angka tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Jatim per 5 Februari untuk ICU RS 9 persen, BOR isolasi RS 8 persen, dan BOR RS Darurat 0 persen.

Baca Juga :  Kabur Lima Hari, Pembunuh Adik di Surabaya Ditangkap di Rumah Mantan Istri

Menurut gubernur, fasilitas isolasi terpusat hanya diperuntukkan bagi pasien Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala. Pasien dengan gejala sedang dan berat akan diarahkan ke fasilitas rumah sakit rujukam Covid-19.

Untuk RS Lapangan BPWS Sisi Bangkalan disiapkan sebanyak 330 tempat tidur (TT) untuk melayani pasien Covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan di wilayah Madura.

Khofifah menjelaskan, isoter di RS Lapangan BPWS juga dilengkapi musala, TV, dan wifi dengan dukungan 82 tenaga kesehatan (nakes) serta 6 mobil ambulans yang telah disiagakan. Sedangkan MPP Kabupaten Sidoarjo disiapkan 85 tenpat tidur dengan 10 nakes dan memiliki fasilitas olah raga.

Langkah kuratif Pemprov Jatim itu, lanjut Khofifah, di antaranya dengan membuka kembali layanan bagi pasien Covid-19. Sejumlah 164 rumah sakit di Jawa Timur kembali membuka layanan tersebut. Juga menyiagakan kembali para tenaga kesehatan (nakes) dan relawan.

SURABAYA – Dalam sehari, pasien Covid-19 di Jawa Timur bertambah sebanyak 2.154 orang. Per Sabtu (5/2), terdapat 5.055 kasus Covid-19.

Artinya, angka kumulatif konfirmasi kasus Covid-19 mencapai 409.431 kasus. Sedangkan kasus aktif nasional mencapai 144.497 atau 3,23 persen dari kasus kumulatif konfirmasi 4.480.423.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pasien dengan gejala ringan melakukan isolasi di rumah sakit atau tempat isolasi terpusat (isoter). Pasien akan mendapat perawatan yang baik untuk mendukung percepatan kesembuhan.

”Fasilitas isolasi terpusat (isoter) ini disiapkan Pemprov Jatim bersama pemkab/pemkot khusus bagi pasien tanpa gejala maupun bergejala ringan,” kata Khofifah saat meninjau RS Lapangan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) sisi Bangkalan dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo, Minggu (6/2).

Angka tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Jatim per 5 Februari untuk ICU RS 9 persen, BOR isolasi RS 8 persen, dan BOR RS Darurat 0 persen.

Baca Juga :  Pembukaan Wisata untuk Wisatawan Mancanegara Harus Dipersiapkan Matang

Menurut gubernur, fasilitas isolasi terpusat hanya diperuntukkan bagi pasien Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala. Pasien dengan gejala sedang dan berat akan diarahkan ke fasilitas rumah sakit rujukam Covid-19.

Untuk RS Lapangan BPWS Sisi Bangkalan disiapkan sebanyak 330 tempat tidur (TT) untuk melayani pasien Covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan di wilayah Madura.

Khofifah menjelaskan, isoter di RS Lapangan BPWS juga dilengkapi musala, TV, dan wifi dengan dukungan 82 tenaga kesehatan (nakes) serta 6 mobil ambulans yang telah disiagakan. Sedangkan MPP Kabupaten Sidoarjo disiapkan 85 tenpat tidur dengan 10 nakes dan memiliki fasilitas olah raga.

Langkah kuratif Pemprov Jatim itu, lanjut Khofifah, di antaranya dengan membuka kembali layanan bagi pasien Covid-19. Sejumlah 164 rumah sakit di Jawa Timur kembali membuka layanan tersebut. Juga menyiagakan kembali para tenaga kesehatan (nakes) dan relawan.

Most Read

Artikel Terbaru

/