alexametrics
29.8 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Kabar Gembira! Enam Kecamatan di Jombang Bebas Covid

JOMBANG – Saat ini di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sudah tidak ada lagi daerah yang berstatus zona merah dan angka persebaran COvid-19 juga terus menurun. Bahkan enam kecamatan sudah dinyatakan telah memasuki zona hijau atau menjadi wilayah bebas Covid-19.

Data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, pada Kamis (4/10) kemarin, tercatat ada lima kecamatan sudah berstatus zona hijau alias wilayah kecamatan yang sudah nihil kasus Covid-19. Masing-masing Kecamatan Bareng, Kabuh, Kudu, Ploso, Tembelang dan Kesamben.

Sementara itu, sebanyak 12 kecamatan sudah berstatus zona kuning dengan tingkat persebaran kasus Covid-19 aktif antara 1-5 kasus. Masing-masing Kecamatan Wonosalam, Ngoro, Mojowarno, Mojoagung, Jogoroto, Diwek, Perak dan Bandarkedungmulyo. Selain itu, Kecamatan Peterongan, Megaluh, Ngusikan, Plandaan.


 

Adapun tiga kecamatan lain, masing-masing Kecamatan Gudo, Jombang dan Sumobito masih tertahan di zona oranye. Dengan sebaran kasus Covid-19 aktif antara 6-10 kasus. ”Alhamdulillah, tren kasusnya semakin menurun. Beberapa wilayah kecamatan juga sudah berhasil mentas ke zona hijau, artinya sudah nihil kasus,” terang Budi Winarno Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Senin (4/10) kemarin.

Baca Juga :  Sopir Mendiang Vanessa Angel, Dipindahkan ke Lapas Jombang

Laporan perkembangan kasus Covid-19 per Senin (4/10) kemarin, ada penambahan satu kasus positif dari Kecamatan Perak. Selain itu, ada penambahan tiga kasus sembuh dan satu kasus meninggal berasal dari Kecamatan Kesamben. Secara kumulatif,  sejak awal pandemi, tercatat kasus Covid di Kabupaten mencapai 12.301 kasus, sebanyak 10.697 sembuh dan 1.556 kasus meninggal. ”Kalau melihat trennya memang kasusnya turun drastis dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Namun tetap, kewaspadaan penting untuk terus dilakukan,” tandas Budi.

Dikatakan Budi, salah satu faktor penurunan kasus sangat dipengaruhi kegiatan vaksinasi, juga tingkat kesadaran warga menjalankan prokes juga semakin baik. ”Jadi semakin banyak warga yang sudah divaksin, maka akan menambah imunitasnya, sehingga tidak mudah terpapar Covid-19. Selain itu penurunan kasus menunjukkan kearah terbentuknya kekebalan kelompok,”  singkat Budi.

Saat ini, program vaksinasi terus berjalan. Dia pun mendorong warga yang belum mendapat suntikan vaksin, agar pro aktif mendatangi puskesmas untuk mendapatkan vaksin. ”Selain kita juga lakukan vaksinasi Door to Door,” singkat Budi. (nac)

JOMBANG – Saat ini di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sudah tidak ada lagi daerah yang berstatus zona merah dan angka persebaran COvid-19 juga terus menurun. Bahkan enam kecamatan sudah dinyatakan telah memasuki zona hijau atau menjadi wilayah bebas Covid-19.

Data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, pada Kamis (4/10) kemarin, tercatat ada lima kecamatan sudah berstatus zona hijau alias wilayah kecamatan yang sudah nihil kasus Covid-19. Masing-masing Kecamatan Bareng, Kabuh, Kudu, Ploso, Tembelang dan Kesamben.

Sementara itu, sebanyak 12 kecamatan sudah berstatus zona kuning dengan tingkat persebaran kasus Covid-19 aktif antara 1-5 kasus. Masing-masing Kecamatan Wonosalam, Ngoro, Mojowarno, Mojoagung, Jogoroto, Diwek, Perak dan Bandarkedungmulyo. Selain itu, Kecamatan Peterongan, Megaluh, Ngusikan, Plandaan.

 

Adapun tiga kecamatan lain, masing-masing Kecamatan Gudo, Jombang dan Sumobito masih tertahan di zona oranye. Dengan sebaran kasus Covid-19 aktif antara 6-10 kasus. ”Alhamdulillah, tren kasusnya semakin menurun. Beberapa wilayah kecamatan juga sudah berhasil mentas ke zona hijau, artinya sudah nihil kasus,” terang Budi Winarno Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Senin (4/10) kemarin.

Baca Juga :  Dewan Kunker ke Jombang saat PPKM Darurat, Wabup: “Astaghfirullah”

Laporan perkembangan kasus Covid-19 per Senin (4/10) kemarin, ada penambahan satu kasus positif dari Kecamatan Perak. Selain itu, ada penambahan tiga kasus sembuh dan satu kasus meninggal berasal dari Kecamatan Kesamben. Secara kumulatif,  sejak awal pandemi, tercatat kasus Covid di Kabupaten mencapai 12.301 kasus, sebanyak 10.697 sembuh dan 1.556 kasus meninggal. ”Kalau melihat trennya memang kasusnya turun drastis dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Namun tetap, kewaspadaan penting untuk terus dilakukan,” tandas Budi.

Dikatakan Budi, salah satu faktor penurunan kasus sangat dipengaruhi kegiatan vaksinasi, juga tingkat kesadaran warga menjalankan prokes juga semakin baik. ”Jadi semakin banyak warga yang sudah divaksin, maka akan menambah imunitasnya, sehingga tidak mudah terpapar Covid-19. Selain itu penurunan kasus menunjukkan kearah terbentuknya kekebalan kelompok,”  singkat Budi.

Saat ini, program vaksinasi terus berjalan. Dia pun mendorong warga yang belum mendapat suntikan vaksin, agar pro aktif mendatangi puskesmas untuk mendapatkan vaksin. ”Selain kita juga lakukan vaksinasi Door to Door,” singkat Budi. (nac)

Most Read

Artikel Terbaru

/