alexametrics
31.8 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Gubernur Ganjar Minta Call Center di Grobogan Sampai Level Desa

GROBOGAN – Public Safety Center (PSC) Si Sigap 119 milik Dinkes Grobogan selama pandemi Covid-19 ini menjadi salah satu pusat call center kesehatan yang paling dicari masyarakat. Tim reaksi cepat pertolongan pertama ini mendapatkan kunjungan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kemarin.

Ganjar langsung melakukan pengecekan laporan apa saja yang sudah masuk dari masyarakat. Kemudian meninjau kinerja petugas PSC saat memberikan pelayanan dalam menanggapi aduan dari masyarakat.

Ia mengapresiasi kecekatan Pemkab Grobogan yang tanggap pada kondisi kedaruratan. Ia berharap semua daerah juga melakukan hal yang sama. “Saya kalau ke daerah selalu mampir ke call center. Saya lihat ada tidak yang menangani. Ternyata di sini 24 jam dan ada 3 shift. Ini sudah benar,” katanya.


Tak hanya menerima aduan, Ganjar meminta agar call center benar-benar bisa menangani sampai tingkat pendistribusian. Misalnya ada yang minta ambulans dan lain sebagainya.

”Termasuk mungkin nanti akan banyak yang mengadu soal bantuan sosial tunai (BST). Maka Dinsosnya harus siap, kawan-kawan operator harus mengerti kontaknya, sehingga layanan jadi gampang,” jelasnya.

Selama PPKM Level masih dilaksanakan, masyarakat diminta mengurangi mobilitas. Saat tidak ke luar rumah, mereka harus bisa dilayani jika ada aduan.

Baca Juga :  Yes, Wisata Grobogan Dibuka, Seniman Boleh Pentas

”Dan call center ini adalah ujung tombaknya. Saya sedang mendorong, tidak hanya level Kabupaten/Kota saja yang membuat, tapi bisa sampai desa. Tidak harus pakai nomor susah, yang paling gampang pakai WhatsApp saja. Sehingga harapannya, lurah/kades itu kalau ada keluhan bisa ditangani lebih dulu. Kalau tidak bisa baru ke kecamatan, kabupaten sampai provinsi,” pungkasnya.

Diketahui, Call center ini sudah ada sejak 2017 dengan nomor WhatsApp 0811 2930 119. Mereka memiliki 20 personel. ”Dulu hanya digunakan untuk gawat darurat. Tapi sekarang karena pandemi, kami juga gunakan untuk penanganan kedaruratan Covid-19,” kata salah satu petugas PSC Si Sigap 119, Daru Puji Hidayat.

Daru menerangkan, selama pandemi banyak aduan masyarakat yang masuk. Terbanyak bertanya soal vaksinasi, layanan kesehatan, ambulans hingga isolasi.

”Kalau yang aduan soal bantuan seperti BST belum ada. Yang paling banyak soal vaksinasi dan tempat isolasi. Kalau aduan secara umum ada di Laporbupati di 112, di sana melayani semua aduan masyarakat,” terangnya.

Dengan ditinjaunya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ke sini. Mereka akan semakin cepat dalam menangani kegawat daruratan. Bahkan dalam waktu dekat akan memiliki gedung baru, di sisi selatan gedung lama.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Public Safety Center (PSC) Si Sigap 119 milik Dinkes Grobogan selama pandemi Covid-19 ini menjadi salah satu pusat call center kesehatan yang paling dicari masyarakat. Tim reaksi cepat pertolongan pertama ini mendapatkan kunjungan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kemarin.

Ganjar langsung melakukan pengecekan laporan apa saja yang sudah masuk dari masyarakat. Kemudian meninjau kinerja petugas PSC saat memberikan pelayanan dalam menanggapi aduan dari masyarakat.

Ia mengapresiasi kecekatan Pemkab Grobogan yang tanggap pada kondisi kedaruratan. Ia berharap semua daerah juga melakukan hal yang sama. “Saya kalau ke daerah selalu mampir ke call center. Saya lihat ada tidak yang menangani. Ternyata di sini 24 jam dan ada 3 shift. Ini sudah benar,” katanya.

Tak hanya menerima aduan, Ganjar meminta agar call center benar-benar bisa menangani sampai tingkat pendistribusian. Misalnya ada yang minta ambulans dan lain sebagainya.

”Termasuk mungkin nanti akan banyak yang mengadu soal bantuan sosial tunai (BST). Maka Dinsosnya harus siap, kawan-kawan operator harus mengerti kontaknya, sehingga layanan jadi gampang,” jelasnya.

Selama PPKM Level masih dilaksanakan, masyarakat diminta mengurangi mobilitas. Saat tidak ke luar rumah, mereka harus bisa dilayani jika ada aduan.

Baca Juga :  Buronan Penipuan senilai Rp 233 Miliar Akhirnya Tertangkap

”Dan call center ini adalah ujung tombaknya. Saya sedang mendorong, tidak hanya level Kabupaten/Kota saja yang membuat, tapi bisa sampai desa. Tidak harus pakai nomor susah, yang paling gampang pakai WhatsApp saja. Sehingga harapannya, lurah/kades itu kalau ada keluhan bisa ditangani lebih dulu. Kalau tidak bisa baru ke kecamatan, kabupaten sampai provinsi,” pungkasnya.

Diketahui, Call center ini sudah ada sejak 2017 dengan nomor WhatsApp 0811 2930 119. Mereka memiliki 20 personel. ”Dulu hanya digunakan untuk gawat darurat. Tapi sekarang karena pandemi, kami juga gunakan untuk penanganan kedaruratan Covid-19,” kata salah satu petugas PSC Si Sigap 119, Daru Puji Hidayat.

Daru menerangkan, selama pandemi banyak aduan masyarakat yang masuk. Terbanyak bertanya soal vaksinasi, layanan kesehatan, ambulans hingga isolasi.

”Kalau yang aduan soal bantuan seperti BST belum ada. Yang paling banyak soal vaksinasi dan tempat isolasi. Kalau aduan secara umum ada di Laporbupati di 112, di sana melayani semua aduan masyarakat,” terangnya.

Dengan ditinjaunya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ke sini. Mereka akan semakin cepat dalam menangani kegawat daruratan. Bahkan dalam waktu dekat akan memiliki gedung baru, di sisi selatan gedung lama.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/