alexametrics
25.1 C
Kudus
Sunday, May 22, 2022

80 WNI Dievakuasi dari Ukraina Tiba di Tanah Air, Begini Kondisinya

JAKARTA – Sebanyak 80 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Ukraina telah tiba di Tanah Air pada Kamis (3/3) pukul 17.10. Mereka tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan disambut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam konferensi pers, Menlu Retno mengatakan, terdapat 80 orang WNI dan tiga orang warga negara asing (WNA) yang merupakan anggota keluarga WNI masuk dalam rombongan tersebut.

Mereka dijemput dari Bukares, Rumania, setelah sebelumnya dievakuasi dari Ukraina. Menyusul situasi mencekam lantaran serangan yang dilancarkan Rusia di negara tersebut.


“Tim penjemput dari Jakarta berangkat menuju Bukares dari Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (2/3) pukul 18.40 WIB dan tiba di Bandara Henri Coanda, Bukares, pada 3 Maret pukul 15.10 waktu setempat,” jelas Retno.

Kemudian, pesawat penjemput kembali diberangkatkan dari Bukares menuju Jakarta pada pukul 20.23 waktu setempat, atau 5,5 jam setelah mendarat. Penerbangan mengambil rute Bukares-Madinah-Jakarta dengan waktu tempuh selama kurang lebih 17 jam.

Sementara sebanyak 14 orang yang dievakuasi dari Ukraina belum dapat ikut dalam rombongan kepulangan dan masih harus tinggal di Bukares. Sebab, dari 14 orang itu 12 orang di antaranya diketahui positif Covid-19. Sedangkan dua orang lainnya memilih untuk tinggal guna menemani anggota keluarga yang positif Covid-19.

Baca Juga :  Gandeng KBRI, BNI Buka Sentra Distribusi Produk UMKM di Jepang

“Empat belas orang tersebut akan terus dipantau dan didampingi oleh KBRI di Bukares. Jika kondisi kesehatan sudah memungkinkan, mereka akan dipulangkan dengan pesawat komersial,” jelas Retno.

Dalam kesempatan tersebut, Retno menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Duta Besar RI di Bukares, Warsawa, Kiev, dan Moskow, serta seluruh tim yang terlibat dalam proses pemulangan tersebut.

Selain itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada tim penjemput yang terdiri dari Mabes TNI, BIN, Garuda Indonesia, serta instansi lain.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada pak menteri pertahanan, dalam hal ini diwakili oleh pak wakil menteri pertahanan yang telah memberikan beberapa advis selama proses evakuasi,” papar Menlu Retno. (Antara)






Reporter: Antara News

JAKARTA – Sebanyak 80 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Ukraina telah tiba di Tanah Air pada Kamis (3/3) pukul 17.10. Mereka tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan disambut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam konferensi pers, Menlu Retno mengatakan, terdapat 80 orang WNI dan tiga orang warga negara asing (WNA) yang merupakan anggota keluarga WNI masuk dalam rombongan tersebut.

Mereka dijemput dari Bukares, Rumania, setelah sebelumnya dievakuasi dari Ukraina. Menyusul situasi mencekam lantaran serangan yang dilancarkan Rusia di negara tersebut.

“Tim penjemput dari Jakarta berangkat menuju Bukares dari Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (2/3) pukul 18.40 WIB dan tiba di Bandara Henri Coanda, Bukares, pada 3 Maret pukul 15.10 waktu setempat,” jelas Retno.

Kemudian, pesawat penjemput kembali diberangkatkan dari Bukares menuju Jakarta pada pukul 20.23 waktu setempat, atau 5,5 jam setelah mendarat. Penerbangan mengambil rute Bukares-Madinah-Jakarta dengan waktu tempuh selama kurang lebih 17 jam.

Sementara sebanyak 14 orang yang dievakuasi dari Ukraina belum dapat ikut dalam rombongan kepulangan dan masih harus tinggal di Bukares. Sebab, dari 14 orang itu 12 orang di antaranya diketahui positif Covid-19. Sedangkan dua orang lainnya memilih untuk tinggal guna menemani anggota keluarga yang positif Covid-19.

Baca Juga :  Gandeng KBRI, BNI Buka Sentra Distribusi Produk UMKM di Jepang

“Empat belas orang tersebut akan terus dipantau dan didampingi oleh KBRI di Bukares. Jika kondisi kesehatan sudah memungkinkan, mereka akan dipulangkan dengan pesawat komersial,” jelas Retno.

Dalam kesempatan tersebut, Retno menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Duta Besar RI di Bukares, Warsawa, Kiev, dan Moskow, serta seluruh tim yang terlibat dalam proses pemulangan tersebut.

Selain itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada tim penjemput yang terdiri dari Mabes TNI, BIN, Garuda Indonesia, serta instansi lain.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada pak menteri pertahanan, dalam hal ini diwakili oleh pak wakil menteri pertahanan yang telah memberikan beberapa advis selama proses evakuasi,” papar Menlu Retno. (Antara)






Reporter: Antara News

Most Read

Artikel Terbaru

/