alexametrics
31.5 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Remaja di Temanggung Nekat Bobol Konter HP Demi Top Up Diamond Game ML

TEMANGGUNG – Benar-benar nekat aksi dua kakak beradik asal Dusun Krajan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan ini. Mereka membobol konter seluler dan menggasak barang-barang di dalamnya. Sang adik berinisial HSA masih di bawah umur, yakni  16 tahun. Sementara kakaknya, GPS, 18, masih duduk di bangku SMP kelas delapan.

Saat dihadirkan dalam gelar perkara, Senin (29/11) kemarin, GPS terus  tertunduk. Kepada awak media, ia mengaku nekat melakukan aksi pencurian bersama adiknya karena membutuhkan uang untuk top up diamond game Mobile Legends.

“Iya untuk top up sama membantu orangtua bayar kos-kosan,” akunya.
Mereka beraksi pada Kamis (21/10) lalu di konter seluler JA Cell di Dusun Banjarsari, Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat pukul 02.00. Kedua pelaku berhasil merangsek masuk ke dalam konter dengan cara menjebol gembok dan merusak pintu menggunakan linggis.

Baca Juga :  Airlangga Apresiasi Penyaluran BT-PKLWN di Yogyakarta yang Tepat Sasaran

Total ada 4 unit ponsel, 1 unit TV, 527 voucher paket data, 166 kartu perdana, serta beberapa perangkat elektronik seperti microphone, wireless headphone dan speaker portable yang berhasil digasak pelaku.

Wakapolres Temanggung Kompol Ahmad Ghiffar menambahkan, selain barang bukti tersebut, pelaku juga membawa uang celengan konter Rp 7.500.000. Sementara beberapa ponsel yang rusak dibuang pelaku ke Sungai Progo dengan maksud menghilangkan jejak.

“Atas kejadian ini, GPS dikenakan ancaman hukuman pidana selama-lamanya 7 tahun,” terangnya. (nan/lis)






Reporter: Radar Semarang

TEMANGGUNG – Benar-benar nekat aksi dua kakak beradik asal Dusun Krajan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan ini. Mereka membobol konter seluler dan menggasak barang-barang di dalamnya. Sang adik berinisial HSA masih di bawah umur, yakni  16 tahun. Sementara kakaknya, GPS, 18, masih duduk di bangku SMP kelas delapan.

Saat dihadirkan dalam gelar perkara, Senin (29/11) kemarin, GPS terus  tertunduk. Kepada awak media, ia mengaku nekat melakukan aksi pencurian bersama adiknya karena membutuhkan uang untuk top up diamond game Mobile Legends.

“Iya untuk top up sama membantu orangtua bayar kos-kosan,” akunya.
Mereka beraksi pada Kamis (21/10) lalu di konter seluler JA Cell di Dusun Banjarsari, Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat pukul 02.00. Kedua pelaku berhasil merangsek masuk ke dalam konter dengan cara menjebol gembok dan merusak pintu menggunakan linggis.

Baca Juga :  Airlangga Apresiasi Penyaluran BT-PKLWN di Yogyakarta yang Tepat Sasaran

Total ada 4 unit ponsel, 1 unit TV, 527 voucher paket data, 166 kartu perdana, serta beberapa perangkat elektronik seperti microphone, wireless headphone dan speaker portable yang berhasil digasak pelaku.

Wakapolres Temanggung Kompol Ahmad Ghiffar menambahkan, selain barang bukti tersebut, pelaku juga membawa uang celengan konter Rp 7.500.000. Sementara beberapa ponsel yang rusak dibuang pelaku ke Sungai Progo dengan maksud menghilangkan jejak.

“Atas kejadian ini, GPS dikenakan ancaman hukuman pidana selama-lamanya 7 tahun,” terangnya. (nan/lis)






Reporter: Radar Semarang

Most Read

Artikel Terbaru

/