alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Pekerja Freelance Resah PayPal Diblokir Kominfo

BOJONEGORO Sebagian besar pekerja lepas (freelancer) tidak hanya memiliki klien sesama warga Indonesia, akan tetapi memiliki klien dari berbagai negara. Kebijakan Komenterian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memblokir PayPal berdampak bagi pekerja lepas.1`

PayPal sendiri salah satu penyedia layanan transaksi uang secara online paling populer di duniaDi Bojonegoro ada beberapa pekerja lepas bidang desain grafis. Mereka resah dan khawatir sejak PayPal diblokir tiga hari lalu. Meski, per Minggu (31/7) PayPal dibuka sementara selama lima hari, para pekerja lepas harus mencari alternatif.

Jaya Adi Prastya selaku desainer grafis mengaku terdampak atas pemblokiran PayPal. “Jadi bingung mau pakai apa ke depan. Meski ada alternatif Payoneer, tapi PayPal ini sudah populer dan banyak klien saya menggunakannya,” ungkapnya.


Saat ini, Jaya memanfaatkan pembukaan blokir sementara untuk mencairkan uangnya di PayPal. Apabila skenario terburuk PayPal diblokir lagi waktu lama, Jaya akan bernegosiasi dengan klien-kliennya agar mau menggunakan jasa pembayaran selain PayPal.

Hal senada dirasakan Bagaskara juga desainer grafis, statusnya pencairan uang dari pihak ketiga ke PayPal masih pending.

Kemungkinan uangnya baru masuk ke dompet PayPal-nya di atas tanggal 5 Agustus yang mana PayPal sudah diblokir lagi. “Kalau diblokir lagi, alamat uang saya tertahan di PayPal,“ tuturnya.

Baca Juga :  Airlangga Tinjau Pengembangan KEK terkait Industri MRO Pesawat di Batam

Sementara itu, kalangan pemuda penikmat game online di aplikasi Steam juga terdampak akibat diblokir. Satya Bagus mengatakan, selama Steam diblokir memang tidak sedang ingin main. Kalau pun ingin main, ia menyiasati memanfaatkan domain name server (DNS) cloodflare agar bisa membobol blokir tersebut. “Karena kalau pakai virtual private network (VPN) kurang aman,” imbuhnya. (Radar Bojoneoro)

BOJONEGORO Sebagian besar pekerja lepas (freelancer) tidak hanya memiliki klien sesama warga Indonesia, akan tetapi memiliki klien dari berbagai negara. Kebijakan Komenterian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memblokir PayPal berdampak bagi pekerja lepas.1`

PayPal sendiri salah satu penyedia layanan transaksi uang secara online paling populer di duniaDi Bojonegoro ada beberapa pekerja lepas bidang desain grafis. Mereka resah dan khawatir sejak PayPal diblokir tiga hari lalu. Meski, per Minggu (31/7) PayPal dibuka sementara selama lima hari, para pekerja lepas harus mencari alternatif.

Jaya Adi Prastya selaku desainer grafis mengaku terdampak atas pemblokiran PayPal. “Jadi bingung mau pakai apa ke depan. Meski ada alternatif Payoneer, tapi PayPal ini sudah populer dan banyak klien saya menggunakannya,” ungkapnya.

Saat ini, Jaya memanfaatkan pembukaan blokir sementara untuk mencairkan uangnya di PayPal. Apabila skenario terburuk PayPal diblokir lagi waktu lama, Jaya akan bernegosiasi dengan klien-kliennya agar mau menggunakan jasa pembayaran selain PayPal.

Hal senada dirasakan Bagaskara juga desainer grafis, statusnya pencairan uang dari pihak ketiga ke PayPal masih pending.

Kemungkinan uangnya baru masuk ke dompet PayPal-nya di atas tanggal 5 Agustus yang mana PayPal sudah diblokir lagi. “Kalau diblokir lagi, alamat uang saya tertahan di PayPal,“ tuturnya.

Baca Juga :  Rerie: Pelibatan Swasta dalam Penurunan Angka Stunting Harus Disertai Tata Kelola yang Transparan

Sementara itu, kalangan pemuda penikmat game online di aplikasi Steam juga terdampak akibat diblokir. Satya Bagus mengatakan, selama Steam diblokir memang tidak sedang ingin main. Kalau pun ingin main, ia menyiasati memanfaatkan domain name server (DNS) cloodflare agar bisa membobol blokir tersebut. “Karena kalau pakai virtual private network (VPN) kurang aman,” imbuhnya. (Radar Bojoneoro)


Most Read

Artikel Terbaru