Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Ada Orang yang Lebih Memilih Diam daripada Meluapkan Amarah?

A
Penulis: Azka Ilham Najan❯
Diam menjadi cara sebagian orang menghadapi amarah
Diam menjadi cara sebagian orang menghadapi amarah

Advertisement

RADAR KUDUS – Tidak semua orang meluapkan kemarahan dengan suara keras atau kata-kata tajam. Sebagian justru memilih diam, menjauh sejenak, atau mengurangi percakapan ketika sedang kesal.

Sikap ini terkadang dianggap sebagai tanda tidak peduli, padahal ada berbagai alasan seseorang menahan diri untuk tidak langsung berbicara.

Dalam psikologi, diam saat marah dapat berkaitan dengan upaya mengelola emosi, menghindari pertengkaran, atau kesulitan mengungkapkan perasaan.

Advertisement

Tinjauan penelitian tentang silent treatment yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology pada 2026 juga menemukan bahwa perilaku diam dalam hubungan memiliki beragam motif dan dampak.

1. Takut Mengucapkan Kata-Kata yang Menyakitkan

Ketika emosi sedang memuncak, seseorang mungkin khawatir akan mengatakan sesuatu yang disesali setelah amarah mereda.

Advertisement

Karena itu, mereka memilih menahan ucapan sampai perasaannya lebih terkendali.

Dalam kondisi ini, diam dapat menjadi jeda untuk mencegah konflik semakin besar.

Namun, akan lebih baik jika seseorang menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk menenangkan diri.

2. Membutuhkan Waktu untuk Memahami Perasaan

Tidak semua orang langsung memahami penyebab kemarahannya. Ada yang membutuhkan waktu untuk memikirkan kejadian, mengenali perasaan yang muncul, dan menentukan cara menyampaikan keberatan.

Diam sejenak dapat membantu proses tersebut. Akan tetapi, jika masalah terus dipendam tanpa pernah dibicarakan, kesalahpahaman justru berpotensi semakin besar.

Advertisement

Artikel Terkait

Trauma Usai Dugaan Kekerasan di Sekolah, Korban Bullying Pati Disiapkan Pendampingan Psikologis hingga Bantuan Hukum

Trauma Usai Dugaan Kekerasan di Sekolah, Korban Bullying Pati Disiapkan Pendampingan Psikologis hingga Bantuan Hukum

Pemkab Pati bersama Dinsos, Kemenag, dan pendamping korban memberikan dukungan psikologis hingga hukum bagi korban dugaan bullying di sekolah. Korban kini menjalani pemulihan setelah mendapat perawatan medis.

5 Warna Pakaian yang Sering Dikaitkan dengan Orang Cerdas, Ini Penjelasan Pakar Psikologi Warna

5 Warna Pakaian yang Sering Dikaitkan dengan Orang Cerdas, Ini Penjelasan Pakar Psikologi Warna

Psikologi warna menyebut lima warna pakaian sering diasosiasikan dengan orang cerdas dan berwibawa. Simak makna merah, biru, hijau, ungu, dan oranye serta fakta ilmiah di balik persepsi tersebut.

Asesmen Psikologis Ungkap Indikasi Trauma pada Sejumlah Santri di Pati, Dinsos Siapkan Pendampingan Khusus

Asesmen Psikologis Ungkap Indikasi Trauma pada Sejumlah Santri di Pati, Dinsos Siapkan Pendampingan Khusus

Dinsos P3AKB Kabupaten Pati menyiapkan pendampingan psikologis bagi sejumlah santri yang berdasarkan hasil asesmen dinilai membutuhkan penanganan khusus.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer