RADAR KUDUS - Matcha resmi mencuri perhatian publik sepanjang tahun 2025 dan menjadi minuman yang paling digemari, bahkan melampaui dua jenis kopi populer.
Tren ini terlihat jelas dari peningkatan penjualan serta melonjaknya pencarian terkait matcha di berbagai platform digital.
Teh hijau bubuk asal Jepang tersebut kini semakin mudah ditemukan di berbagai kota, terutama di kalangan anak muda yang gemar mengunggah konten minuman mereka di media sosial.
Popularitas matcha tidak hanya merebak di Asia, tetapi juga meluas hingga Inggris dan sejumlah negara Eropa.
Mengutip laporan The Sun (25/11/2025), penjualan matcha di Inggris tercatat meningkat dua kali lipat sepanjang tahun ini.
Nilai industri matcha yang sebelumnya mencapai £46 juta (sekitar Rp1 triliun) diproyeksikan tumbuh menjadi £74 juta (sekitar Rp1,7 triliun) pada 2030 menurut analisis Grand View Horizon.
Baca Juga: Matcha, Minuman Tradisional Jepang yang Jadi Favorit Dunia
Tren ini turut diperkuat oleh konten viral di platform seperti Instagram dan TikTok yang menampilkan cara meracik matcha hingga kreasi minuman baru.
Lonjakan minat tersebut juga terlihat pada Google Trends, yang menunjukkan pencarian matcha terus meningkat sejak 2020 dan mencapai puncaknya pada Desember 2024 hingga pertengahan 2025.
Bahkan, pada Juni 2025, jumlah pencarian matcha hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan pencarian kopi latte, dan lima kali lebih tinggi dibandingkan cappuccino.
Salah satu temuan menarik datang dari Moffat di kawasan Dumfries and Galloway, yang menjadi wilayah dengan pencarian matcha tertinggi dalam rentang satu minggu hingga satu tahun terakhir.
Fakta ini menunjukkan bahwa antusiasme terhadap matcha tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi merata secara luas.
Baca Juga: Matcha dan Green Tea: Selain Enak, Juga Bikin Rileks
Secara historis, matcha berasal dari daun Camellia sinensis yang diolah menjadi bubuk halus dan digunakan dalam tradisi minum teh Jepang.
Kini, matcha berkembang menjadi bahan minuman modern seperti latte, smoothies, hingga campuran makanan.
Sejumlah riset menyebutkan bahwa matcha memiliki berbagai manfaat, mulai dari membantu menekan stres, meningkatkan konsentrasi, hingga menjaga kesehatan jantung.
Kandungan kafeinnya lebih tinggi dibanding teh hijau biasa, namun keberadaan L-theanine diyakini dapat menyeimbangkan efek kafein.
Dengan permintaan pasar yang terus meningkat dan perhatian publik yang masih tinggi, matcha diprediksi akan tetap menjadi salah satu minuman favorit dalam beberapa tahun mendatang.(laura)
Editor : Ali Mustofa