alexametrics
22.4 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Gelato Asli Italia Bikin Nyes di Mulut

SIANG hari di Kota Mina Tani terasa gerah sekali. Matahari September sedang terik-teriknya. Butuh suatu kesegaran untuk melewati hari-hari yang panas itu. Gelato mungkin bisa jadi solusinya.

Es krim khas Italia itu sedang hits di Kota Pati. Penggemarnya beragam. Mulai dari anak muda hingga kalangan keluarga.

Salah satu kedai yang menyediakan menu gelato ini ada di Selasar Cofee and Gelato. Kedai di Jalan Sudiono nomor 1, Dukuh Sekar Kurung, Desa Muktiharjo, ini menyajikan gelato sebagai menu utama dan andalan di kafe milik Safira Maharani ini.


Gelato sendiri tampak sama, seperti es krim pada umumnya. Namun, gelato lebih banyak susu dibanding krim. Selain itu, biasanya gelato memiliki kandungan lemak lebih rendah dibanding es krim biasa. Gelato juga cenderung lebih padat, namun teksturnya juga lebih halus.

GELATO VANILA: Gelato varian speculoos dipadukan dengan varian vanila. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Di kedai ini ada tujuh varian gelato yang disediakan. Di antara stroberi, cokelat, vanila, oreo, coffee, yoghurt, greentea, cheese cake, dan speculoos, sejenis biskuit rempah dengan bahan cengkeh, kapulaga, juga jahe.

Kedai yang berdiri sejak Maret 2021 ini bahkan bisa menjual sampai seratusan cup dalam sebulan.

“Waktu itu gelato di Pati belum ada. Mungkin masih ada yang belum tahu gelato. Kebanyakan tahunya es krim. Karena itu kami ingin memunculkan variasi kuliner baru di Pati, untuk memfamilierkan gelato, jadi pilihan kuliner di Pati lebih beragam. Selain itu juga jadi pembeda kami dari tempat kuliner lain,” jelas Safira.

Safira mengatakan, gelato yang dia sajikan buatan Gelato Matteo, kedai gelato yang cukup ternama di Semarang.

Gelato Matteo merupakan milik seorang asli Italia. Karena itu cita rasanya juga asli Italia.

Baca Juga :  Takoyaki, Jajanan Jepang: Toppingnya Katsuobushi, Rasanya Oishi

“Disebut artisan, karena semua bahan dipilih yang kualitas terbaik. Proses pembuatan juga dijaga kualitasnya. Pembuatannya dari bahan asli, misalnya yang rasa stroberi pakai buah asli. Susu lebih banyak, tidak pakai air, kecuali varian sorbet. Cita rasa lebih kuat, tekstur lebih lembut,” papar perempuan alumnus Universitas Diponegoro ini.

PILIH: Ada berbagai macam rasa gelato. Ada cekela, vanila, hingga stroberi. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Safira mengatakan, tiap harinya dia menyajikan tujuh varian rasa. Namun bergantian setiap pekan. Karena produk Getalo Matteo ini ada 20-an varian. “Paling laris cokelat, vanila, dan stroberi,” jelasnya.

Safira menilai, pangsa pasar gelato cukup bagus di Pati. Karena produk kuliner ini tergolong sesuatu yang baru di Pati.

Gelato di Selasar dibanderol Rp 28 ribu untuk ukuran regular cup atau dua scoop. Pembeli bisa menambah jumlah scoop. Tiap tambahan satu scoop dihargai Rp 14 ribu.

Selain gelato, Selasar juga menyajikan menu makanan, baik kuliner nusantara maupun luar negeri. Di antaranya spaghetti, croissant waffle, iga bakar, serta ayam dan ikan dori sambal matah.

Selasar juga punya beberapa racikan signature drink, yaitu Nona Manis, Senandung Malam, dan Renjana. Ketiganya merupakan espresso yang diracik dengan campuran aneka komposisi yang unik, antara lain lemon, brown sugar, cranberry, dan rosemary.

Selain itu Selasar juga menjual aneka minuman kopi ala kafe-kafe. Selasar Coffee & Gelato buka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai pukul 21.00.

Tempat ini juga menawarkan kenyamanan nongkrong bagi pengunjungnya. Ada dua pilihan ruang. Smoking area dan ruang tertutup ber-AC. Fasilitas itu dilengkapi dengan tempat parkir yang nyaman dan luas untuk kendaraan roda dua dan empat.






Reporter: Achmad Ulil Albab

SIANG hari di Kota Mina Tani terasa gerah sekali. Matahari September sedang terik-teriknya. Butuh suatu kesegaran untuk melewati hari-hari yang panas itu. Gelato mungkin bisa jadi solusinya.

Es krim khas Italia itu sedang hits di Kota Pati. Penggemarnya beragam. Mulai dari anak muda hingga kalangan keluarga.

Salah satu kedai yang menyediakan menu gelato ini ada di Selasar Cofee and Gelato. Kedai di Jalan Sudiono nomor 1, Dukuh Sekar Kurung, Desa Muktiharjo, ini menyajikan gelato sebagai menu utama dan andalan di kafe milik Safira Maharani ini.

Gelato sendiri tampak sama, seperti es krim pada umumnya. Namun, gelato lebih banyak susu dibanding krim. Selain itu, biasanya gelato memiliki kandungan lemak lebih rendah dibanding es krim biasa. Gelato juga cenderung lebih padat, namun teksturnya juga lebih halus.

GELATO VANILA: Gelato varian speculoos dipadukan dengan varian vanila. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Di kedai ini ada tujuh varian gelato yang disediakan. Di antara stroberi, cokelat, vanila, oreo, coffee, yoghurt, greentea, cheese cake, dan speculoos, sejenis biskuit rempah dengan bahan cengkeh, kapulaga, juga jahe.

Kedai yang berdiri sejak Maret 2021 ini bahkan bisa menjual sampai seratusan cup dalam sebulan.

“Waktu itu gelato di Pati belum ada. Mungkin masih ada yang belum tahu gelato. Kebanyakan tahunya es krim. Karena itu kami ingin memunculkan variasi kuliner baru di Pati, untuk memfamilierkan gelato, jadi pilihan kuliner di Pati lebih beragam. Selain itu juga jadi pembeda kami dari tempat kuliner lain,” jelas Safira.

Safira mengatakan, gelato yang dia sajikan buatan Gelato Matteo, kedai gelato yang cukup ternama di Semarang.

Gelato Matteo merupakan milik seorang asli Italia. Karena itu cita rasanya juga asli Italia.

Baca Juga :  Rampung Direhab, Penyerahan Stadion Joyo Kusumo Pati Dilakukan Awal Tahun

“Disebut artisan, karena semua bahan dipilih yang kualitas terbaik. Proses pembuatan juga dijaga kualitasnya. Pembuatannya dari bahan asli, misalnya yang rasa stroberi pakai buah asli. Susu lebih banyak, tidak pakai air, kecuali varian sorbet. Cita rasa lebih kuat, tekstur lebih lembut,” papar perempuan alumnus Universitas Diponegoro ini.

PILIH: Ada berbagai macam rasa gelato. Ada cekela, vanila, hingga stroberi. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Safira mengatakan, tiap harinya dia menyajikan tujuh varian rasa. Namun bergantian setiap pekan. Karena produk Getalo Matteo ini ada 20-an varian. “Paling laris cokelat, vanila, dan stroberi,” jelasnya.

Safira menilai, pangsa pasar gelato cukup bagus di Pati. Karena produk kuliner ini tergolong sesuatu yang baru di Pati.

Gelato di Selasar dibanderol Rp 28 ribu untuk ukuran regular cup atau dua scoop. Pembeli bisa menambah jumlah scoop. Tiap tambahan satu scoop dihargai Rp 14 ribu.

Selain gelato, Selasar juga menyajikan menu makanan, baik kuliner nusantara maupun luar negeri. Di antaranya spaghetti, croissant waffle, iga bakar, serta ayam dan ikan dori sambal matah.

Selasar juga punya beberapa racikan signature drink, yaitu Nona Manis, Senandung Malam, dan Renjana. Ketiganya merupakan espresso yang diracik dengan campuran aneka komposisi yang unik, antara lain lemon, brown sugar, cranberry, dan rosemary.

Selain itu Selasar juga menjual aneka minuman kopi ala kafe-kafe. Selasar Coffee & Gelato buka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai pukul 21.00.

Tempat ini juga menawarkan kenyamanan nongkrong bagi pengunjungnya. Ada dua pilihan ruang. Smoking area dan ruang tertutup ber-AC. Fasilitas itu dilengkapi dengan tempat parkir yang nyaman dan luas untuk kendaraan roda dua dan empat.






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/