SATU tahun kepemimpinan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton menandai babak awal realisasi visi besar “Kudus Sehat”.
Di setiap sudut kota dan desa, harapan masyarakat sederhana namun bermakna, yaitu hidup yang lebih baik.
Adapun Sehat merupakan akronim sejahtera harmoni dan takwa. “Sehat” bukan sekadar slogan.
Sedangkan maksud dari Visi Sehat adalah arah pembangunan yang menitikberatkan pada Sejahtera ekonominya, Harmoni sosialnya, dan Takwa dalam nilai spiritualnya.
Setelah satu tahun berjalan, sejumlah indikator menunjukkan tren positif.
Pada 2025, tujuh indikator tercapai, sementara tiga lainnya menjadi fokus evaluasi dan percepatan.
Pertama, tingkat kemiskinan turun menjadi 6,59 persen, melampaui target yang ditetapkan.
Ke dua, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 77,94 persen dari target 77,74 persen.
Ketiga, harapan lama sekolah mencapai 13,49 tahun dan rata-rata lama sekolah 9,51 tahun. Ke empat, Usia harapan hidup menyentuh 77,21 tahun, sesuai target.
Tak hanya itu (kelima), indeks toleransi tetap di angka 100. Kudus dinilai tetap rukun dan harmonis.
Ke enam, bantuan token listrik gratis untuk rumah ibadah serta tunjangan imam dan marbot masjid menjadi bagian penguatan nilai sosial dan spiritual.
Ke tujuh, tunjangan kesejahteraan guru swasta dan madrasah diniah terealisasi.
”Angka-angka ini bukan sekadar statistik, tetapi cerita tentang perubahan,” sebagaimana disampaikan dalam rekapan materi video Dinas Kominfo Kudus. Satu tahun mungkin belum sempurna, namun arah pembangunan dinilai telah menunjukkan fondasi yang jelas. (dik/him)
Editor : Ali Mustofa