Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

4 Kecamatan di Kudus Terdampak Banjir, Ratusan Rumah Terendam, Ini Daftarnya

Galih Erlambang Wiradinata • Minggu, 11 Januari 2026 | 14:31 WIB

 

HATI-HATI: Warga melintasi jalan Alternatif Kudus-Pati di Desa Mejobo yang terendam banjir.
HATI-HATI: Warga melintasi jalan Alternatif Kudus-Pati di Desa Mejobo yang terendam banjir.

KUDUS- Intensitas hujan berlangsung cukup tinggi terjadi di Kabupaten Kudus, sejak Sabtu (10/1) hingga Minggu (11/1).

Hal ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus terendam banjir dan terdampak tanah longsor.

Salah satu daerah yang terdampak dan menjadi langganan banjir berada di Kecamatan Mejobo, tepatnya di perempatan Mejobo. Jalan alternatif penghubung Kabupaten Kudus menuju Pati tersebut terendam air.

Ketinggian air yang merendam jalan sekitar 40 sentimeter. Hal tersebut membuat sejumlah kendaraan terutama roda dua mengalami mogok.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Eko Hari Djatmiko menyampaikan di Kecamatan Mejobo ada tujuh desa yang terdampak. Antara lain di Desa Mejobo, Jojo, Kesambi, Golantepus, Temulus, Tenggeles, dan Hadiwarno.

Dia merincikan, untuk Desa Mejobo ada 120 jiwa dan 35 rumah yang terdampak banjir. Ketinggian air mencapai 20-30 sentimeter. Di Desa Jojo 1.040 jiwa dan kurang lebih 200 rumah terkena dampak banjir. Ketinggian air mulai 5-30 sentimeter.

Sementara di Desa Mejobo 1.741 jiwa dan kurang lebih 425 rumah terendam.

Ketinggian air mulai empat hingga 40 sentimeter. Di Desa Golantepus, 701 jiwa dan kurang lebih 150 rumah terendam air. Ketinggian air mencapai 4-40 sentimeter.

”Di Temulus, 520 jiwa 40 rumah terendam air, ketinggian air 5-20 sentimeter. Sementara di Desa Hadiwarno yang terkena dampaknya adalah area persawahan,” jelasnya.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Mejobo tersebut dikarenakan intensitas hujan yang tinggi serta luapan Sungai Dawe, Piji, Logung, Jati Pasean, dan Mrisen.

Tidak hanya di Kecamatan Mejobo, banjir juga sempat melanda Kecamatan Kota, Kudus. Desa Demangan dan Singocandi sempat terendam banjir akibat limpasan Sungai Gelis. Saat ini kondisinya sudah surut.

”Di Kecamatan Jekulo banjir melanda di Desa Hadipolo 1.870 jiwa terdampak, 200 rumah terendam dan kini sudah surut,” katanya.

Eko menambahkan, banjir juga terjadi di Kecamatan Bae, Desa Ngembalrejo. Sebanyak 1.961 jiwa dan 500 rumah terkena dampak. Banjir yang terjadi Sabtu (10/1) akibat limpasan Sungai Dawe dan Nolo kini sudah surut. (gal)

Editor : Mahendra Aditya
#banjir #bencana #Kudus