Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Penanganan Darurat, Material Longsor Talud Colo Ditutup Terpal

Galih Erlambang Wiradinata • Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:34 WIB

DARURAT: Petugas melintas di dekat talud yang ditutup terpal di Desa Colo.
DARURAT: Petugas melintas di dekat talud yang ditutup terpal di Desa Colo.
 

KUDUS- Imbas talud jembatan yang ambrol di Desa Colo, Kecamatan Dawe dilakukan langkah antisipasi oleh pemerintah Kabupaten Kudus. Sisa material talud saat ini ditutup menggunakan terpal.

Talud tersebut ambrol Jumat (9/1) malam, sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus telah melakukan pemeriksaan dan adanya retakan.

Adanya retakan tersebut membuat, BPBD melakukan imbauan agar warga tidak melintas di daerah tersebut. Namun tidak disangka, retakan tersebut kian parah dan berujung ambrol dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi.

Menindaklanjuti talud jembatan yang ambrol tersebut, Pemkab Kudus bergerak cepat. Pemkab Kudus memasang terpal pada bagian di sisa material.

Terpal yang dibentangkan kurang lebih memiliki panjang lima meter. Selain terpal, akses jalan menuju pintu masuk Colo dialihkan sementara waktu. Bis peziarah diminta untuk mencari akses lain, yakni melintasi di via Desa Dukuhwaringan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan, untuk langkah antisipasi sementara sisa material longsor ditutup dengan terpal. Hal ini untuk menghindari terjadinya longsor susulan dan memperparah keadaan.

”Ini ditutup dulu dengan terpal, agar tanahnya tidak jenuh, ini langkah darurat,” katanya.

Dia menambahkan, talud tersebut merupakan baru. Adanya curah hujan yang cukup tinggi dan faktor aliran sungai yang tersumbat membuat talud tersebut terkikis berujung longsor.

Sementara terkait penutupan akses jalan menuju Desa Colo, kata Sam’ani belum mengetahui secara pasti. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi Jateng untuk penanganan jalan yang ambles tersebut.

”Talud jalan yang ambles ini masuk ke jalan provinsi. Kami berkoordinasi dengan Pemprov Jateng untuk melakukan penanganan,” ungkapnya.

Selain longsor yang terjadi di Desa Colo, longsor juga menerpa di Desa Rahtawu. Namun skala longsor di Desa Rahtawu lebih kecil dibanding di Desa Colo. (gal)

Editor : Zainal Abidin RK
#colo #amblas #bencana #Kudus