KUDUS - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus telah memetakan beberapa titik ruas jalan yang berpotensi macet saat mudik lebaran.
Beberapa ruas jalan dalam kota lima titik, dan ruas jalan pantura tiga titik.
Potensi kawasan macet ini disampaikan oleh Dishub Kudus kepada para wartawan belum lama ini saat agenda koordinasi persiapan mudik 2024 di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus.
Hal itu diungkapkan Kepala Dishub Catur Sulistiyanto.
Ia mengatakan, potensi kemacetan di ruas jalan dalam kota meliputi ruas jalan Pasar Kliwon (Jalan Jenderal Sudirman), Pasar Bitingan (Jalan Mayor Basuno) ADA Swalayan (Jalan Kudus-Jepara), Simpang Empat Jember, dan kawasan Menara Kudus.
Sementara potensi kemacetan di ruas jalan pantura diprediksi akan terjadi di Simpang Empat Sumber, Simpang Empat Krawang, dan Simpang Tiga Bulung.
Sementara itu, Dishub Kudus menyiapkan antisipasi dengan mencarikan jalur alternatif ke arah Semarang atau Pati.
Serta adanya pengaturan parkir on street di pusat perbelanjaan.
"Kalau di area Bulusan, Simpang Empat Krawang, dan Pasar Bareng dari arah Pati terjadi kemacetan, maka warga harus beralih ke Simpang Tiga Pladen, Simpang Tiga Terban, Simpang Tiga Bulungcangkring, lalu Simpang Empat Jepang," ujarnya.
Sementara jika kemacetan terjadi dari arah Semarang, maka warga perlu memilih rute sebaliknya.
Yakni Simpang Empat Jepang, Simpang Tiga Bulungcangkring, Simpang Tiga Terban, lalu Simpang Tiga Pladen.
Dalam persiapan mudik ini juga, pihak Dishub menyiapkan pemasangan rambu hati-hati, warning light, serta rambu imbauan rawan laka.
Karena ada empat titik ruas jalan pantura yang rawan laka.
Empat titik itu yakni Desa Payaman (Jalan Lingkar Timur), Jalan Pantura Kudus-Pati (Taman Bumi Wangi, Jekulo) taman Bumi Wangi, Jalan Pantura Kudus-Pati timur Polsek Jekulo, serta area PT Pura Barutama, Terban.
"Antisipasi padatnya kendaraan yang parkir saat mudik lebaran juga kami siapkan. Terutama di wilayah pusat perbelanjaan. Nantinya akan ada satgas parkir Dishub Kudus yang terjun ke lapangan untuk memantau lokasi padat kendaraan," imbuhnya. (ark)
Editor : Dzikrina Abdillah