KUDUS – Semenjak dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) tak pernah menginjakkan kaki di Kabupaten Kudus.
Hari ini (22/3), Mantan Walikota Surakarta itu kembali mengurungkan niatnya berkunjung ke Kota Kretek.
Padahal, dalam rundown acara yang beredar, Jokowi dijadwalkan menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Kudus, usai kunjungan kerjanya di Demak.
Baca Juga: Penambalan Tanggul Jebol di Sungai Wulan Demak Belum Tertutup Sempurna, Ini Salah Satu Kendalanya
Di Kabupaten Demak, Jokowi mengunjungi pengungsi di SMK Ganesa Gajah, Kecamatan Gajah dan mendatangi pengungsi di Wisma Halim, Kota Demak, Jumat (22/3).
Di sela kunjungan ini, Jokowi menegaskan bahwa penanganan tanggul jebol di Sungai Wulan di Dukuh Norowito, Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar dilakukan siang malam dan telah rampung pada Kamis malam (21/3/2204) pukul 01.00 dini hari.
Menurutnya, secara teknis, penguatan tanggul terus dilakukan oleh Kementerian PUPR bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Jokowi juga menyebut jika banjir yang terjadi karena hujan yang sangat ekstrem hingga mengakibatkan tanggul tidak kuat menahan air hingga jebol.
"Ya ini memang hujannya sangat ekstrem, karena hujan ekstrem itu 150 milimeter yang di sini sudah 238 milimeter," ujarnya dalam YouTube Sekretariat Presiden.
"Sangat ekstrem sekali, sehingga tanggul yang ada tidak muat dan menggerus dan jebol tanggulnya," lanjutnya.
Mantan Guburnur Jakarta ini sudah meminta Kementerian PUPR untuk memperbaiki tanggul yang jebol.
Jokowi menyebut perbaikan tanggul sudah selesai sejak kemarin.
Batalnya Jokowi secara mendadak di Kabupaten Kudus ini belum diketahui alasan persisnya.
Dalam rundown acara, Presiden Jokowi akan terbang landas dari Jakarta pukul 07.00 WIB menuju Semarang.
Selanjutnya Jokowi dan rombongan menuju Tanggulangin Karanganyar, Demak (Rute Semarang, Sayung, Klambu Purwodadi, Undaan, Tanjung, Tanggulangin Karanganyar Demak) dengan kendaraan darat.
Baca Juga: Apa Itu Buyuk? Kemunculannya di Pantai Jepara Berbagai Mitos yang Dipercaya Masyarakat
Usai kunker di Tanggulangin Karanganyar Demak, Jokowi menuju masjid untuk Salat Jumat di Masjid Agung Kudus. Lokasinya di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Kemudian Kembali menuju Semarang dan Take Off Jakarta.
Sebelumnya, Jokowi juga pernah membatalkan agenda di Kudus pada Sabtu (31/1) 2015.
Saat itu Jokowi sedianya menghadiri acara groundbreaking (peletakan batu pertama) Waduk Logung di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Ketidakhadiran Jokowi ke Kudus kedua kalinya ini mengundang berbagai tanda tanya. Apakah takut dengan adanya Rajah Kalacakra Kanjeng Sunan Kudus?
Baca Juga: Buyuk Muncul di Pantai Jepara : Warga Kaitkan Kehadiran Dewi Kemakmuran hingga Tanda Bencana Alam
Beredar mitos di masyarakat, bahwa penguasa yang berkunjung ke Kudus, terutama di Masjid Kudus niscaya bakal kehilangan jabatannya.
Konon Rajah Kalacakra Sunan Kudus itu mampu menghilangkan kekuatan seseorang, tak terkecuali seorang presiden jika melewati rajah tersebut.
Masyarakat setempat percaya bahwa Sunan Kudus telah memasang Rajah Kalacakra di gerbang atau pintu masuk masjid.
Tujuannya untuk mengingatkan orang agar berhati-hati terhadap kekuasaan.
Editor : Ali Mustofa