KUDUS - Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM2SK) KH Em Nadjib Hasan tutup usia pada Jumat (9/2) siang.
Pemakaman akan dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB di Makam Krapyak, Kudus.
Abdul Jalil, salah satu pengurus dari Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM2SK) membenarkan kabar tersebut.
Saat dihubungi pukul 13.34 pada Jumat (9/2) pihaknya masih membahas jadwal dan tempat pemakaman. "Masih kami rapatkan," katanya.
Dia sendiri menerima kabar KH Em Nadjib Hasan berpulang sekitar pukul 11.50 WIB.
Dia juga membenarkan jika almarhum dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Loekmono Hadi Kudus.
"Benar dirawat di RSUD, di rumah sakit sejak kemarin sore (Kamis, 8 Februari, Red) waktu ashar," ujarnya.
Humas Menara Kudus Muhammad Kharis, saat dikonfirmasi mengungkapkan, sudah sekitar satu bulan terakhir ini almarhum KH Em Nadjib Hasan jarang terlihat (dalam berkegiatan,Red).
KH Em Nadjib Hasan sendiri terkenal aktif dibeberapa lembaga, di antaranya menjadi Ketua Yayasan Pendidikan Islam Qudsiyyah (YAPIQ), dan Penasehat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
"Di PBNU beliau jadi A'wan, selain itu juga menjadi pengurus Muslimat NU," ungkapnya.
Menurutnya, KH Em Nadjib Hasan merupakan sosok yang baik, teliti, dan tegas.
Jika sedang bersama, almarhum sering menekankan untuk selalu jujur dalam menjalani pekerjaan, selain itu juga harus sungguh-sunguh dalam bekerja.
"Kalau dari konteks kerja, kata dia, almarhum KH Em Nadjib Hasan selalu menekankan kejujuran, itu satu di antara pesan yang selalu beliau sampaikan," terangnya.
Sekitar pukul 14.00 WIB, informasi yang Jawa Pos Radar Kudus terima, almarhum KH Em Nadjib Hasan akan dimakamkan di Makam Krapyak, Kudus pukul 20.00. (ark)6
Editor : Ali Mustofa