alexametrics
33.3 C
Kudus
Friday, August 12, 2022

Alat Belum Lengkap, Kudus Butuh Tambahan Alat Tera Timbangan

KUDUS – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, masih membutuhkan tambahan alat untuk tera ulang timbangan maupun alat ukur lainnya. Karena peralatan yang dimiliki selama ini belum sepenuhnya lengkap.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Imam Prayitmo mengatakan ada dua alat yang belum dimiliki, yakni alat untuk tera jembatan timbang dan bejana ukur standar untuk mengukur kapasitas tangki.

Alat yang dimiliki saat ini, kata dia, belum bisa untuk melakukan tera jembatan timbang yang dimiliki beberapa perusahaan di Kudus. Demikian halnya untuk mengukur tangki juga belum tersedia alatnya.


”Kalaupun tersedia anggaran untuk pengadaan kedua alat tersebut, khusus untuk bejana ukur standar untuk kapasitas 200 liter dan 500 liter,” jelasnya.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan tera ulang timbangan maupun alat ukur yang dimiliki masyarakat, kata dia, juga dibutuhkan gedung pelayanan yang representatif. Karena selama ini hanya memanfaatkan halaman kantor.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Gelontorkan Anggaran Rp 5 Miliar untuk Lebarkan Akses Rahtawu

Ia mengutarakan harapannya agar ketika tersedia anggaran bisa dipenuhi untuk kebutuhan pengadaan alat tera tersebut. Termasuk untuk anggaran verifikasi alat tera yang dimiliki. Sesuai ketentuan, setiap setahun sekali harus diverifikasi alat tera yang jumlahnya berkisar 50-an jenis alat dengan jumlah benda per jenisnya berbeda-beda.

Kebutuhan anggaran untuk melakukan verifikasi, berkisar Rp 30 jutaan. Namun tahun ini belum tersedia anggaran. Karena kebetulan tahun sebelumnya sudah diverifikasi. Sehingga alatnya saat ini dinilai masih ideal untuk tera ulang terhadap alat ukur milik masyarakat.

Bupati Kudus Hartopo saat kunjungan di Kantor Dinas Perdagangan mengungkapkan dinas bisa mengajukan anggaran sesuai skala prioritas kebutuhan. Dalam upaya penunjang sarpras tera di Kudus.

”Saya tentu tidak mengetahui kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Untuk itu, silahkan mengajukan kebutuhan anggarannya dan untuk apa saja. Jika dananya mencukupi dan prioritas tentunya akan dipertimbangkan,” ujarnya. (san/war)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, masih membutuhkan tambahan alat untuk tera ulang timbangan maupun alat ukur lainnya. Karena peralatan yang dimiliki selama ini belum sepenuhnya lengkap.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Imam Prayitmo mengatakan ada dua alat yang belum dimiliki, yakni alat untuk tera jembatan timbang dan bejana ukur standar untuk mengukur kapasitas tangki.

Alat yang dimiliki saat ini, kata dia, belum bisa untuk melakukan tera jembatan timbang yang dimiliki beberapa perusahaan di Kudus. Demikian halnya untuk mengukur tangki juga belum tersedia alatnya.

”Kalaupun tersedia anggaran untuk pengadaan kedua alat tersebut, khusus untuk bejana ukur standar untuk kapasitas 200 liter dan 500 liter,” jelasnya.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan tera ulang timbangan maupun alat ukur yang dimiliki masyarakat, kata dia, juga dibutuhkan gedung pelayanan yang representatif. Karena selama ini hanya memanfaatkan halaman kantor.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Gelontorkan Anggaran Rp 5 Miliar untuk Lebarkan Akses Rahtawu

Ia mengutarakan harapannya agar ketika tersedia anggaran bisa dipenuhi untuk kebutuhan pengadaan alat tera tersebut. Termasuk untuk anggaran verifikasi alat tera yang dimiliki. Sesuai ketentuan, setiap setahun sekali harus diverifikasi alat tera yang jumlahnya berkisar 50-an jenis alat dengan jumlah benda per jenisnya berbeda-beda.

Kebutuhan anggaran untuk melakukan verifikasi, berkisar Rp 30 jutaan. Namun tahun ini belum tersedia anggaran. Karena kebetulan tahun sebelumnya sudah diverifikasi. Sehingga alatnya saat ini dinilai masih ideal untuk tera ulang terhadap alat ukur milik masyarakat.

Bupati Kudus Hartopo saat kunjungan di Kantor Dinas Perdagangan mengungkapkan dinas bisa mengajukan anggaran sesuai skala prioritas kebutuhan. Dalam upaya penunjang sarpras tera di Kudus.

”Saya tentu tidak mengetahui kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Untuk itu, silahkan mengajukan kebutuhan anggarannya dan untuk apa saja. Jika dananya mencukupi dan prioritas tentunya akan dipertimbangkan,” ujarnya. (san/war)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/