alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Dilalap Api selama 3 Jam, Kertas Seharga Rp 200 Juta Jadi Butiran Debu

KUDUS – Tumpukan kertas PT Enggal Subur Kertas di Jalan Kudus-Pati KM 12, Desa Terban, Kecamatan Jekulo jadi butiran debu kemarin. Dari peristiwa itu kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Kapolsek Jekulo AKP Supartono mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 10.30. Petugas Damkar butuh waktu sekitar tiga jam untuk menjinakkan si jago merah.

“Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 12.30. Pemadaman dibantu oleh beberapa unit tim Damkar dari berbagai instansi,” ungkapnya.


Pihaknya menjelaskan, kronologi kebakaran yang melanda pabrik kertas itu terjadi pada pukul 10.30. Ketika itu karyawan pabrik kertas, Daryamin, 35 melihat kepulan asap pada tumpukan kertas bruk. Lokasinya berada di depan gedung PM 3.

Melihat kejadian itu, Daryamin melaporkan peristiwa itu ke satpam. Petugas keamanan selanjutnya melaporkan kepala gudang sekaligus melakukan pemadaman si jago merah dengan alat seadanya agar tak meluas.

Baca Juga :  Waisak di Kutuk Kudus digelar Lebih Leluasa, Umat Muslim Nyumbang Pasang Pelita Kebajikan

Dari penuturan Humas PT Enggal Subur Ketas Supartono mengatakan, penyebab kebakaran diduga diakibatkan gesekan antara tumpukan kertas bruk dengan lantai cor. Di samping itu kondisi cuaca yang panas membuat suhu cuaca di sekitar meningkat pada tumpukan kertas itu.

“Lalu muncul gumpalan asap asalnya dari tumpukan kertas bruk. Juga disertai munculnya api sehingga membakar tumpukan kertas bruk yang ada di sekitarnya,” ungkapnya.

Diperkirakan, kertas yang terbakar sebanyak 50 ton. Sementara kerugian ditaksir sebesar Rp 200 juta. Petugas pemadam kebakarakan diterjunkan dari beberapa instansi. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Tumpukan kertas PT Enggal Subur Kertas di Jalan Kudus-Pati KM 12, Desa Terban, Kecamatan Jekulo jadi butiran debu kemarin. Dari peristiwa itu kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Kapolsek Jekulo AKP Supartono mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 10.30. Petugas Damkar butuh waktu sekitar tiga jam untuk menjinakkan si jago merah.

“Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 12.30. Pemadaman dibantu oleh beberapa unit tim Damkar dari berbagai instansi,” ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan, kronologi kebakaran yang melanda pabrik kertas itu terjadi pada pukul 10.30. Ketika itu karyawan pabrik kertas, Daryamin, 35 melihat kepulan asap pada tumpukan kertas bruk. Lokasinya berada di depan gedung PM 3.

Melihat kejadian itu, Daryamin melaporkan peristiwa itu ke satpam. Petugas keamanan selanjutnya melaporkan kepala gudang sekaligus melakukan pemadaman si jago merah dengan alat seadanya agar tak meluas.

Baca Juga :  Bea Cukai Kudus Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal di E-Commerce

Dari penuturan Humas PT Enggal Subur Ketas Supartono mengatakan, penyebab kebakaran diduga diakibatkan gesekan antara tumpukan kertas bruk dengan lantai cor. Di samping itu kondisi cuaca yang panas membuat suhu cuaca di sekitar meningkat pada tumpukan kertas itu.

“Lalu muncul gumpalan asap asalnya dari tumpukan kertas bruk. Juga disertai munculnya api sehingga membakar tumpukan kertas bruk yang ada di sekitarnya,” ungkapnya.

Diperkirakan, kertas yang terbakar sebanyak 50 ton. Sementara kerugian ditaksir sebesar Rp 200 juta. Petugas pemadam kebakarakan diterjunkan dari beberapa instansi. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/