alexametrics
29.2 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

UMK Adakan FGD Peningkatan Keberhasilan Pembelajaran MBKM bagi Mahasiswa

KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tingkat Univeristas dengan mengangkat tema Peningkatan Keberhasilan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka Bagi Mahasiswa UMK di Hotel Gryptha pada Selasa (28/12). FGD tersebut digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari tingkat Prodi, Fakultas, dan Universitas.

Acara

SAMBUTAN: Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si memberikan sambutan dan membuka kegiatan FGD tingkat universitas di Hotel Gryptha kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

tersebut difasitasi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek.


Tim pelaksana kegiatan penelitian terdiri dari Rina Fiati, S.T., M.Cs., Dr. Sulistyowati, S.H, C.N., Dr. Ir. Endang D Murrinie, MP, Wiwit Aryani, S.H., M.Hum., Andy Prasetyo Utomo, S.Kom., M.T., dan Budi Gunawan, S.T., M.T.

Melalui kegiatan FGD penelitian MBKM membahas tentang hasil penelitian MBKM yang telah dilaksanakan dengan responden seluruh civitasi kademika UMK, yang terdiri dari dosen, tenaga pendidik (Tendik) dan mahasiswa.

Kegiatan penelitian ini terlaksana melalui Program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS Tahun Anggaran 2021 dari Kemendikbudristek.

Kegiatan FGD tingkat universitas diikuti semua civitas akademika UMK yang terkait langsung dengan program MBKM di UMK yang terdiri dari rektor, wakil rektor, seluruh dekan, dan wakil dekan, seluruh ketua program, semua kepala tata usaha di lingkungan UMK, serta semua person in charge (PIC) pada tiap kegiatan MBKM yang dijalankan di UMK.

SUKSESKAN MBKM: UMK menggelar FGD tingkat Univeristas dengan tema Peningkatan Keberhasilan Pembelajaran Merdeka Belajajar Kampus Merdeka Bagi Mahasiswa
UMK di Hotel Gryptha kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Ketua Tim Pelaksana Penelitian MBKM yang sekaligus kepala UPT Lemdik UMK Rina Fiati mengatakan fokus kegiatan FGD peningkatan pembelajaran MBKB bagi mahasiswa di UMK.

“Beberapa waktu lalu periode 2020, UMK sudah menyusun dengan kebijakan rektor, panduan penyusunan kurikulum, dan surat keputusan rektor serta bentuk kegiatan pembelajaran. Semua sudah didistribusikan ke fakultas dan prodi terkait,” paparnya.

Mahasiswa UMK sudah mengikuti kegiatan MBKM yang diselenggarakan Dikti Kemendikbudristek, di antaranya, penerimaan program bantuan kerja sama MBKM dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), kemudian Kampus Mengajar angkatan pertama pada 2020 sebanyak 20 mahasiswa, angkatan kedua pada 2021 sebanyak 66 mahasiswa, akhir tahun ini dibuka Kampus Mengajar angkatan ketiga dan sudah ada penutupan pendaftaran.

Penerima bantuan dana Program Studi Transfer Internasional diikuti oleh 10 mahasiswa. Program magang bersertifikat diikuti 14 mahasiswa, kemudian program pertukaran mahasiswa 2021 angkatan pertama sebanyak 15 mahasiswa.

Baca Juga :  Sambut HUT Ke-472 Kudus, Ki Dalang Cilik Ceritakan Kelahiran Gatotkaca

“Semua data tersebut semua sudah terlaksana. Dan, Kampus Mengajar angkatan ketiga tahun 2022 sudah mulai praktik. Mahasiswa yang ikut MBKM magang dari kegiatan Kemendikbudristek dan Industri Badan Umum Milik Negara (BUMN),” jelasnya.

Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si menyatakan, FGD tingkat universitas membawa nilai yang baik untuk UMK. Harapannya berkibar panji UMK, berkarya sebagai patriot bangsa sehingga forum ini memunculkan kesyahduan dan rasa menjalani berjuang bersama-sama.

“Simponi UMK ini dalam kedamaian. Penuh keikhlasan mengantarkan panji UMK benar-benar berkibar,” pesan Rektor UMK Darsono.

Dia mengatakan, perguruan tinggi swasta (PTS) dari sekitar 4.400 total PTS se-Indonesia terpilih 110 yang di dalamnya ada UMK. Kalau dikonvergensikan lebih kecil lagi dalam komunitas PTS di Jawa Tengah maka hanya enam yang dipercaya Dikti, salah satunya UMK.

“Kami harus berbangga, UMK masuk klaster 2. Indeks penilian paling tinggi se-Jateng. Eksternal rekognisi sudah cukup baik. Maka akan lebih baik lagi linier internalisasi antar-personal dan unit,” jelasnya.

Dia menambahkan, pengabdian dari UMK nomor satu se-Jawa Tengah mulai dari tahun sebelumnya hingga sekarang. Kemudian, penelitian juga nomor lima se-Jateng. Bahkan, PKM juga nomor satu.

“Capaian-capaian tersebut saya kira tidak saja berbangga tapi juga berinstropeksi pada diri masing-masing dan menyesuaikan perilaku yang mencerminkan prestasi tersebut,” tandasnya.

Wakil Rektor 1 Dr. Sulistyowati, S.H, C.N. mengatakan, UMK telah melaksanakan delapan kegiatan MBKM yang terdiri dari pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian atau riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen, dan membangun desa atau kuliah kerja nyata tematik.

”UMK bisa terpilih melaksanakan program penelitian dan riset MBKM serta memperoleh bantuan dana dari Kemendikbudristek prosesnya cukup panjang. Perjuangan tim dari UMK mengejar agar UMK bisa lolos sangat diapresiasi. Delapan kegiatan MBKM tersebut sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, telah dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya. (mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tingkat Univeristas dengan mengangkat tema Peningkatan Keberhasilan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka Bagi Mahasiswa UMK di Hotel Gryptha pada Selasa (28/12). FGD tersebut digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari tingkat Prodi, Fakultas, dan Universitas.

Acara

SAMBUTAN: Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si memberikan sambutan dan membuka kegiatan FGD tingkat universitas di Hotel Gryptha kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

tersebut difasitasi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek.

Tim pelaksana kegiatan penelitian terdiri dari Rina Fiati, S.T., M.Cs., Dr. Sulistyowati, S.H, C.N., Dr. Ir. Endang D Murrinie, MP, Wiwit Aryani, S.H., M.Hum., Andy Prasetyo Utomo, S.Kom., M.T., dan Budi Gunawan, S.T., M.T.

Melalui kegiatan FGD penelitian MBKM membahas tentang hasil penelitian MBKM yang telah dilaksanakan dengan responden seluruh civitasi kademika UMK, yang terdiri dari dosen, tenaga pendidik (Tendik) dan mahasiswa.

Kegiatan penelitian ini terlaksana melalui Program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS Tahun Anggaran 2021 dari Kemendikbudristek.

Kegiatan FGD tingkat universitas diikuti semua civitas akademika UMK yang terkait langsung dengan program MBKM di UMK yang terdiri dari rektor, wakil rektor, seluruh dekan, dan wakil dekan, seluruh ketua program, semua kepala tata usaha di lingkungan UMK, serta semua person in charge (PIC) pada tiap kegiatan MBKM yang dijalankan di UMK.

SUKSESKAN MBKM: UMK menggelar FGD tingkat Univeristas dengan tema Peningkatan Keberhasilan Pembelajaran Merdeka Belajajar Kampus Merdeka Bagi Mahasiswa
UMK di Hotel Gryptha kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Ketua Tim Pelaksana Penelitian MBKM yang sekaligus kepala UPT Lemdik UMK Rina Fiati mengatakan fokus kegiatan FGD peningkatan pembelajaran MBKB bagi mahasiswa di UMK.

“Beberapa waktu lalu periode 2020, UMK sudah menyusun dengan kebijakan rektor, panduan penyusunan kurikulum, dan surat keputusan rektor serta bentuk kegiatan pembelajaran. Semua sudah didistribusikan ke fakultas dan prodi terkait,” paparnya.

Mahasiswa UMK sudah mengikuti kegiatan MBKM yang diselenggarakan Dikti Kemendikbudristek, di antaranya, penerimaan program bantuan kerja sama MBKM dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), kemudian Kampus Mengajar angkatan pertama pada 2020 sebanyak 20 mahasiswa, angkatan kedua pada 2021 sebanyak 66 mahasiswa, akhir tahun ini dibuka Kampus Mengajar angkatan ketiga dan sudah ada penutupan pendaftaran.

Penerima bantuan dana Program Studi Transfer Internasional diikuti oleh 10 mahasiswa. Program magang bersertifikat diikuti 14 mahasiswa, kemudian program pertukaran mahasiswa 2021 angkatan pertama sebanyak 15 mahasiswa.

Baca Juga :  Selain Optimalisasi Relawan, BPBD Kudus Perlu Peremajaan Armada

“Semua data tersebut semua sudah terlaksana. Dan, Kampus Mengajar angkatan ketiga tahun 2022 sudah mulai praktik. Mahasiswa yang ikut MBKM magang dari kegiatan Kemendikbudristek dan Industri Badan Umum Milik Negara (BUMN),” jelasnya.

Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si menyatakan, FGD tingkat universitas membawa nilai yang baik untuk UMK. Harapannya berkibar panji UMK, berkarya sebagai patriot bangsa sehingga forum ini memunculkan kesyahduan dan rasa menjalani berjuang bersama-sama.

“Simponi UMK ini dalam kedamaian. Penuh keikhlasan mengantarkan panji UMK benar-benar berkibar,” pesan Rektor UMK Darsono.

Dia mengatakan, perguruan tinggi swasta (PTS) dari sekitar 4.400 total PTS se-Indonesia terpilih 110 yang di dalamnya ada UMK. Kalau dikonvergensikan lebih kecil lagi dalam komunitas PTS di Jawa Tengah maka hanya enam yang dipercaya Dikti, salah satunya UMK.

“Kami harus berbangga, UMK masuk klaster 2. Indeks penilian paling tinggi se-Jateng. Eksternal rekognisi sudah cukup baik. Maka akan lebih baik lagi linier internalisasi antar-personal dan unit,” jelasnya.

Dia menambahkan, pengabdian dari UMK nomor satu se-Jawa Tengah mulai dari tahun sebelumnya hingga sekarang. Kemudian, penelitian juga nomor lima se-Jateng. Bahkan, PKM juga nomor satu.

“Capaian-capaian tersebut saya kira tidak saja berbangga tapi juga berinstropeksi pada diri masing-masing dan menyesuaikan perilaku yang mencerminkan prestasi tersebut,” tandasnya.

Wakil Rektor 1 Dr. Sulistyowati, S.H, C.N. mengatakan, UMK telah melaksanakan delapan kegiatan MBKM yang terdiri dari pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian atau riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen, dan membangun desa atau kuliah kerja nyata tematik.

”UMK bisa terpilih melaksanakan program penelitian dan riset MBKM serta memperoleh bantuan dana dari Kemendikbudristek prosesnya cukup panjang. Perjuangan tim dari UMK mengejar agar UMK bisa lolos sangat diapresiasi. Delapan kegiatan MBKM tersebut sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, telah dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya. (mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/