alexametrics
25 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

PGRI Kudus Usulkan Penjaga dan Staf TU Dapat Tunjangan

KUDUS – Bupati Kudus Hartopo menghadiri acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) di SMA PGRI 2, Kaliwungu. Pada momen itu, PGRI Kudus menyampaikan usulan agar penjaga sekolah, staf tata usaha (TU), dan tenaga kependidikan lainnya masuk daftar penerima tunjangan.

Ketua PGRI Kudus Ahadi Setyawan mengatakan, pihaknya berupaya memperjuangkan orang-orang yang berjasa di dunia pendidikan. Tidak hanya guru. Tapi tenaga kependidikan seperti penjaga sekolah, staf tata usaha, dan tenaga kependidikan lainnya.

”Jadi, kami berharap Pemerintah Kabupaten Kudus mempertimbangkan agar bisa masuk daftar tunjangan kesejahteraan guru swasta (TKGS),” jelasnya.


Rendahnya penyebaran Covid-19 saat ini, Pemkab Kudus diharapkan bisa kembali konsentrasi untuk memperjuangkan kesejahteraan guru, memberikan TKGS atau bagi guru tidak tetap (GTT).

Baca Juga :  Peringati HGN dan HUT ke-76 PGRI, Sekolah di Kudus Adakan Lomba Memasak

Sementara itu Hartopo menyampaikan pesan, guru tetap semangat meski di era pandemi sekarang terdampak. Keterbatasan mengajar lewat daring berbeda dengan tatap muka langsung. Sehingga penyampaikan materi belajar tidak maksimal.

Selain itu pengawasan guru terhadap peserta didiknya juga sangat terbatas. Namun kondisi sekarang yang memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) meski belum seluruhnya full diharapkan guru-guru mampu menyesuaikan.

“Pemkab Kudus terus mengupayakan memberikan perhatian kepada guru honorer atau swasta, dengan memberikan tunjangan kesejahteraan guru swasta (TKGS). Karena keterbatasan anggaran nominal yang diberikan belum bisa maksimal,” jelasnya.

Pada acara tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada. Hartopo menyempatkan menghibur tamu undangan dengan menyanyikan dua lagu. Widuri dan Mendung Tanpo Udan. (war)

 






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Bupati Kudus Hartopo menghadiri acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) di SMA PGRI 2, Kaliwungu. Pada momen itu, PGRI Kudus menyampaikan usulan agar penjaga sekolah, staf tata usaha (TU), dan tenaga kependidikan lainnya masuk daftar penerima tunjangan.

Ketua PGRI Kudus Ahadi Setyawan mengatakan, pihaknya berupaya memperjuangkan orang-orang yang berjasa di dunia pendidikan. Tidak hanya guru. Tapi tenaga kependidikan seperti penjaga sekolah, staf tata usaha, dan tenaga kependidikan lainnya.

”Jadi, kami berharap Pemerintah Kabupaten Kudus mempertimbangkan agar bisa masuk daftar tunjangan kesejahteraan guru swasta (TKGS),” jelasnya.

Rendahnya penyebaran Covid-19 saat ini, Pemkab Kudus diharapkan bisa kembali konsentrasi untuk memperjuangkan kesejahteraan guru, memberikan TKGS atau bagi guru tidak tetap (GTT).

Baca Juga :  Kasus Korupsi Dana Desa Eks Kades Lau Kudus di PN Semarang Berlanjut

Sementara itu Hartopo menyampaikan pesan, guru tetap semangat meski di era pandemi sekarang terdampak. Keterbatasan mengajar lewat daring berbeda dengan tatap muka langsung. Sehingga penyampaikan materi belajar tidak maksimal.

Selain itu pengawasan guru terhadap peserta didiknya juga sangat terbatas. Namun kondisi sekarang yang memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) meski belum seluruhnya full diharapkan guru-guru mampu menyesuaikan.

“Pemkab Kudus terus mengupayakan memberikan perhatian kepada guru honorer atau swasta, dengan memberikan tunjangan kesejahteraan guru swasta (TKGS). Karena keterbatasan anggaran nominal yang diberikan belum bisa maksimal,” jelasnya.

Pada acara tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada. Hartopo menyempatkan menghibur tamu undangan dengan menyanyikan dua lagu. Widuri dan Mendung Tanpo Udan. (war)

 






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/