alexametrics
32 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Jual Pertalite ke Mobil Modifikasi Tangki BBM, SPBU Bacin Kudus Disanksi Pertamina

KUDUS – Pertamina kembali menjatuhkan sanksi kepada SPBU di Kudus yang melanggar aturan penjualan BBM Pertalite. Kali ini, sanksi diberikan untuk SPBU 4359318 di Jalan Lingkar Utara Bacin, Bae, Kudus.

Brasto Galih Nugroho, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan, SBPU tersebut terbukti menjual Pertalite secara berulang dengan modifikasi tangki BBM.

Baca Juga: Jual Pertalite Pakai Jeriken, SPBU Matahari Kudus Disanksi Pertamina Tak Dijatah Pertalite 2 Pekan


“Kami tidak akan segan-segan memberi sanksi yang tegas bagi SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran. Khususnya terkait penyaluran produk BBM subsidi maupun yang merupakan penugasan dari pemerintah, seperti Pertalite,” tegasnya.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Pantura Kudus-Pati Sebabkan Lalu Lintas Tersendat

Penjualan Pertalite hanya dikhususkan kepada konsumen akhir, yaitu kendaraan bermotor. Kecuali bagi masyarakat yang berprofesi sebagai petani dengan didukung surat rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.

“Untuk itu kami melarang pembelian maupun penjualan Pertalite dengan jeriken maupun mobil dengan tangki BBM dimodifikasi untuk diperjualbelikan kembali. Ini agar penyaluran Pertalite  tepat sasaran,” terangnya.

Brasto menambahkan, SPBU Bacin itu disanksi tidak menerima pasokan Pertalite pada 25 Juni sampai 8 Juli 2022. “Kami berharap sanksi ini bisa memberikan efek jera kepada SPBU tersebut,” tambahnya.

Sanksi tersebut diharapkan juga bisa menjadi peringatan bagi SPBU lainnya agar dapat menjaga amanah yang diberikan pemerintah maupun Pertamina dalam menyalurkan BBM bersubsidi, seperti Pertalite.

KUDUS – Pertamina kembali menjatuhkan sanksi kepada SPBU di Kudus yang melanggar aturan penjualan BBM Pertalite. Kali ini, sanksi diberikan untuk SPBU 4359318 di Jalan Lingkar Utara Bacin, Bae, Kudus.

Brasto Galih Nugroho, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan, SBPU tersebut terbukti menjual Pertalite secara berulang dengan modifikasi tangki BBM.

Baca Juga: Jual Pertalite Pakai Jeriken, SPBU Matahari Kudus Disanksi Pertamina Tak Dijatah Pertalite 2 Pekan

“Kami tidak akan segan-segan memberi sanksi yang tegas bagi SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran. Khususnya terkait penyaluran produk BBM subsidi maupun yang merupakan penugasan dari pemerintah, seperti Pertalite,” tegasnya.

Baca Juga :  Hilang Sehari, Bocah di Kudus Ditemukan Tewas Terapung di Aliran Sungai

Penjualan Pertalite hanya dikhususkan kepada konsumen akhir, yaitu kendaraan bermotor. Kecuali bagi masyarakat yang berprofesi sebagai petani dengan didukung surat rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.

“Untuk itu kami melarang pembelian maupun penjualan Pertalite dengan jeriken maupun mobil dengan tangki BBM dimodifikasi untuk diperjualbelikan kembali. Ini agar penyaluran Pertalite  tepat sasaran,” terangnya.

Brasto menambahkan, SPBU Bacin itu disanksi tidak menerima pasokan Pertalite pada 25 Juni sampai 8 Juli 2022. “Kami berharap sanksi ini bisa memberikan efek jera kepada SPBU tersebut,” tambahnya.

Sanksi tersebut diharapkan juga bisa menjadi peringatan bagi SPBU lainnya agar dapat menjaga amanah yang diberikan pemerintah maupun Pertamina dalam menyalurkan BBM bersubsidi, seperti Pertalite.


Most Read

Artikel Terbaru

/